KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027
- Penulis : Ariyanto
- | Minggu, 13 Sep 2026 14:23 WIB
selalu.id - Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo periode 2026–2029 dihadapkan pada pekerjaan besar. Selain membenahi tata kelola organisasi dan memastikan pengelolaan anggaran lebih transparan, KONI juga dituntut menyiapkan kekuatan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus KONI Sidoarjo masa bakti 2026–2029 di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (13/9/2026).
Baca Juga: Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo
Bupati Sidoarjo Subandi menilai pembenahan internal menjadi hal penting yang harus segera dilakukan kepengurusan baru. Ia tidak ingin persoalan yang pernah terjadi di tubuh KONI kembali terulang.
“Kita mengucapkan selamat atas pelantikan hari ini. Tadi sudah saya sampaikan kepada daerah bahwa KONI ini sudah dilantik dua kali. Maka, hari ini sudah tidak boleh lagi ada persoalan seperti KONI yang kemarin,” kata Subandi.
Menurut Subandi, dukungan Pemkab Sidoarjo terhadap KONI, termasuk melalui anggaran, harus diikuti tata kelola organisasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia mendorong pengelolaan KONI mulai diarahkan berbasis digital.
Pemkab Sidoarjo akan menyiapkan dashboard untuk memantau data cabang olahraga (cabor), kegiatan, hingga realisasi anggaran.
“Kita punya dashboard. Cabor-cabor akan terdata semua. Kegiatan, realisasi anggaran juga akan diketahui semua. Cabor yang kemarin kerjanya bagus dan tidak, kita akan bisa melihat semua,” ujarnya.
Menurut Subandi, sistem tersebut membuat kebutuhan setiap cabor dapat dipetakan secara lebih jelas. Penyusunan anggaran nantinya tidak hanya berdasarkan pengajuan, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan dan capaian masing-masing cabor.
Subandi juga meminta pengurus KONI tidak menunggu hingga mendekati Porprov 2027 untuk memulai persiapan. Audiensi dengan Pemkab Sidoarjo diminta segera dilakukan guna menyusun program sekaligus kebutuhan anggaran.
Perencanaan, kata dia, harus dimulai sejak 2026 agar alokasi anggaran pada 2027 dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Jangan sampai nanti pada tahun 2027 kita siapkan anggaran banyak, ternyata anggaran tidak dimanfaatkan,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua KONI Sidoarjo Rafi Wibisono membawa agenda pembenahan melalui program “Atlet Unggul, Sidoarjo Juara”. Program tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi arah kerja kepengurusan 2025–2029.
Rafi menekankan tiga fokus, yakni pembinaan atlet secara berjenjang, peningkatan kesejahteraan atlet, serta penguatan kualitas pelatih melalui penerapan sport science.
“Yang pertama, unggul dalam pembinaan yang berjenjang. Karena tidak ada kemenangan yang instan, semua pasti membutuhkan persiapan dan proses,” kata Rafi.
Pembinaan atlet akan diarahkan sejak usia dini. Penjaringan bibit potensial dilakukan mulai tingkat desa hingga kecamatan, kemudian dilanjutkan melalui pembinaan berkelanjutan menuju kelompok usia muda hingga level prestasi.
Selain prestasi, Rafi juga menaruh perhatian pada masa depan atlet. Ia ingin atlet yang telah memberikan kontribusi bagi Sidoarjo tetap mendapat dukungan setelah masa aktifnya berakhir.
Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol
“Pada masa proses saya ini jangan lagi ada atlet Sidoarjo yang berprestasi, tetapi nanti hidupnya susah,” tegasnya.
Untuk itu, KONI Sidoarjo akan membangun database atlet yang memuat rekam prestasi dan kontribusi masing-masing. Data tersebut dapat menjadi dasar pemberian perhatian, mulai bonus, beasiswa hingga peluang pengembangan karier.
Rafi juga membuka kerja sama lebih luas dengan Pemkab Sidoarjo, badan usaha milik daerah (BUMD), maupun badan usaha milik negara (BUMN) untuk memperkuat pembinaan dan kesejahteraan atlet.
Untuk Porprov Jawa Timur 2027, Rafi memasang target tinggi. Ia ingin Sidoarjo mampu bersaing di papan atas.
“Sidoarjo harus masuk juara besar. Ini adalah target kita,” ujarnya.
Status Surabaya sebagai tuan rumah, menurut Rafi, tidak boleh membuat kontingen Sidoarjo pesimistis. Ia menilai Sidoarjo memiliki modal atlet yang cukup untuk bersaing.
“Sidoarjo adalah kabupaten yang besar. Sidoarjo adalah gudangnya para atlet. Mengapa kita pesimistis? Kita harus optimistis sehingga juara itu nanti bisa kita dapatkan,” katanya.
Rafi juga meminta seluruh pengurus cabor mengurangi ego sektoral dan memperkuat kekompakan. Prestasi daerah, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama.
Baca Juga: Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor
“Hilangkan rasa ego, hilangkan sekat-sekat dan golongan. Kita ini satu bendera, KONI Sidoarjo. Jika ini kompak, juara itu pasti akan datang,” ucapnya.
Rafi yang masih berusia 25 tahun menyebut jabatan tersebut sebagai amanah sekaligus tanggung jawab besar. Ia memastikan KONI akan membuka ruang komunikasi bagi seluruh cabor dan atlet.
“KONI ini bukan hanya milik ketua, KONI ini milik kita bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil meminta KONI Sidoarjo memperkuat sinergi dengan Pemkab Sidoarjo dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi fondasi penting bagi kesinambungan pembinaan dan prestasi atlet.
“Target minimal Sidoarjo harus berada di posisi kedua di bawah Surabaya. Namun, peluang untuk melampaui Surabaya tetap terbuka, terutama setelah Surabaya tidak lagi menjadi tuan rumah Porprov,” kata Nabil.
Nabil mengingatkan agar orientasi KONI tidak berhenti pada perolehan medali. Keberlanjutan prestasi harus dibarengi perhatian terhadap kesejahteraan atlet.
“Jangan sampai atlet ditelantarkan karena mereka merupakan bagian penting dalam menyumbangkan prestasi bagi daerah. KONI Sidoarjo juga harus segera memetakan cabang olahraga yang belum tersedia tetapi memiliki potensi prestasi untuk dikembangkan sebagai persiapan menghadapi Porprov 2027,” tegasnya.
Pemetaan tersebut penting untuk menentukan cabor yang memiliki peluang prestasi dan medali, baik dari nomor perorangan maupun beregu. Dengan pembenahan organisasi, penguatan pembinaan, pemetaan potensi cabor, serta persiapan sejak dini, KONI Sidoarjo diharapkan mampu memenuhi target besar pada Porprov Jawa Timur 2027.
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-15475-koni-sidoarjo-mulai-babak-baru-fokus-persiapan-porprov-2027
