Rabu, 28 Okt 2026 06:53 WIB

Akhir Pelarian Pengedar Pil Koplo di Surabaya Setelah Diteriaki Copet

Pengedar pil koplo saat diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. (Dok. Satresnarkoba Polrestabes Surabaya).
Pengedar pil koplo saat diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. (Dok. Satresnarkoba Polrestabes Surabaya).

selalu.id - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus seorang pengedar obat keras terlarang jenis pil koplo berlogo “Y” di kawasan Jalan Kenjeran, kota setempat.

Tersangka diketahui berinisial AS (23), warga Jalan Hangtuah Gang XX, Semampir, Kota Surabaya.

Baca Juga: Pengedar Sabu di Bogen Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya

Pemuda yang telah lama menjadi target operasi petugas tersebut diamankan saat berada di area SPBU Jalan Kenjeran pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

"Saat penggeledahan badan, anggota menemukan tiga botol berisi tablet warna putih yang diduga sediaan farmasi jenis pil koplo logo Y (Yorindo) dengan jumlah total sebanyak 3.000 butir," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama, Jumat (11/9/2026).

Dodi menjelaskan, barang haram tersebut didapat tersangka dari seseorang berinisial DYT yang saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Transaksi dilakukan secara langsung di pinggir jalan kawasan Sawahpulo, Surabaya.

"Pelaku membeli secara langsung kepada DYT dengan harga Rp633.000 per botol," jelasnya.

Baca Juga: Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Pil koplo itu rencananya akan diedarkan kembali oleh AS kepada rekan-rekannya, seperti TKL dan PJI, yang sebelumnya telah memesan dengan harga Rp800.000 per botol. Dari penjualan ini, tersangka meraup keuntungan pribadi sebesar Rp167.000 per botol.

Uniknya, saat petugas berupaya melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lain di sekitar Jalan Gubernur Suryo, AS sempat nekat melarikan diri. Pengejaran berlangsung dramatis hingga memancing perhatian warga lokal.

Warga sekitar yang berada di kawasan Taman Apsari bahkan sempat meneriakinya copet dan ikut membantu polisi mengejar tersangka hingga akhirnya berhasil dibekuk kembali.

Baca Juga: Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dari tangan tersangka, polisi turut menyita sejumlah barang bukti lain berupa satu unit ponsel iPhone 15 warna hitam dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol L-30XX-CAE.

Atas perbuatannya, AS dijerat dengan Pasal 435 jo Pasal 138 ayat (2) dan (3) UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Percepatan ini menjadi komitmen PLN NP dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Proses distribusi komoditas dari berbagai wilayah dinilai tidak selalu bisa menyesuaikan ketentuan waktu yang berlaku.