Selasa, 01 Sep 2026 19:18 WIB

Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

Ilustrasi Diskotek Triple X Surabaya. (Dok. Google Gemini/Istimewa).
Ilustrasi Diskotek Triple X Surabaya. (Dok. Google Gemini/Istimewa).

selalu.id - Pelaku pengeroyokan brutal di Diskotek Triple X hingga membuat korbannya kritis, kini telah diamankan Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Total, tiga pelaku yang ditangkap. Mereka masing-masing berinisial FR, R, dan MA, itu kini telah dijebloskan ke sel tahanan usai menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP David Manurung membenarkan penetapan status tersangka terhadap ketiga pelaku tersebut.

"Terkait peristiwa tersebut, tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Inisialnya FR, R, dan MA. Ketiganya sudah dilakukan penahanan di Rutan Polrestabes Surabaya," katanya, Selasa (1/9/2026).

David menjelaskan, aksi kekerasan berujung penganiayaan berat itu dipicu keributan dan salah paham antara kelompok pelaku dengan korban berinisial BL, warga asal Lampung yang berdomisili di kawasan Margorejo, Wonocolo, Surabaya.

Sebabnya, korban tak terima saat mengetahui teman wanitanya digoda oleh kelompok pelaku ketika sedang berjoget di dalam hall diskotek.

"Selisih paham karena korban merasa teman wanitanya diganggu," jelas David.

Baca Juga: Dituduh Lecehkan Karyawan, Bos Restoran WNA Korea Anggap Dirinya Tak Bersalah dan Janji Koperatif 

Insiden berdarah ini bermula pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu korban menegur para pelaku.

Diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol, para pelaku tidak terima hingga terjadi percekcokan yang berujung pengeroyokan di dalam area hall.

Kalah jumlah, korban sempat melarikan diri ke area luar hingga ke pojok parkiran ruko untuk bersembunyi.

Namun, para pelaku terus mengejar dan kembali menghajar korban. Salah satu pelaku bahkan nekat menganiaya korban menggunakan paving.

Baca Juga: Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

"Dari halaman situ ada satu orang yang dikejar sampai lari ke selatan, sampai ke pojok parkiran. Lalu sembunyi, kondisinya sudah luka-luka," ungkap Bayu, salah satu petugas keamanan ruko di lokasi kejadian.

Aksi brutal tersebut baru terhenti setelah anggota kepolisian bersama petugas keamanan ruko tiba di lokasi untuk membubarkan keributan.

Korban yang mengalami luka parah di bagian kepala serta sabetan senjata tajam di punggung langsung dilarikan ke RS William Booth, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya guna mendapatkan perawatan medis intensif.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jamin Hak Bagi Hasil Jukir 40 Persen Cair H+1, Dishub Surabaya: Yang Tak Tertib Sanksi Tegas!

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kini mengintegrasikan aplikasi yang akan mencatat keluar-masuk voucher secara digital.

Kasus Temuan Limbah Medis B3 di Tambak Sumur Sidoarjo Kini Diselidiki Polisi, Ada Dugaan Black Campaign

Polisi berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara transparan untuk mengungkap motif utama di balik pembuangan limbah medis misterius ini.

Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Pernyataan tersebut menjadi salah satu opsi yang disiapkan Eri apabila masih ditemukan jukir yang tidak menjalankan sistem pembayaran non-tunai.

Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Pelaku merupakan seorang residivis kasus serupa yakni pencurian kendaraan bermotor. Pelaku selalu beraksi seorang diri.

Temukan Indikasi Pungli Setoran Tunai, Wali Kota Eri Siap Sapu Bersih Jukir hingga Pejabat Dishub

Eri menyebut pengawas hingga pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya juga bisa diganti apabila persoalan tersebut tidak segera dibenahi.

Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Bahtiar juga mengingatkan para pendidik agar memberikan panggung utama kepada para siswa dalam memamerkan karya mereka.