Kamis, 03 Sep 2026 10:54 WIB

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 02 Sep 2026 19:18 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau SPPG MBG. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau SPPG MBG. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) massal yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo kini berbuntut panjang.

Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan hal tersebut saat meninjau langsung SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Rabu (2/9/2026). Dalam tinjauan tersebut, Subandi didampingi jajaran Forkopimda mulai dari Wabup Mimik Idayana, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, hingga perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jatim, Teguh Bayu Wibowo.

Berdasarkan evaluasi Pemkab Sidoarjo, dari total 174 SPPG di wilayahnya, baru 153 yang telah beroperasi. Sementara 21 SPPG lainnya tercatat belum mengantongi izin resmi.

“Sebanyak 21 SPPG belum berizin. Hal ini telah kami sampaikan kepada BGN pusat. Karena itu, kami meminta pengawasan benar-benar diperketat agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Subandi.

Untuk dapur SPPG Kalitengah, yang menyuplai sekitar 2.800 porsi makanan per hari, termasuk 1.000 porsi ke Ponpes Mambaul Hikam, Subandi memastikan izinnya sudah lengkap.

Kendati demikian, urusan penjatuhan sanksi hingga penghentian operasional penuh berada di bawah kewenangan BGN pusat.

Menanggapi hal tersebut, BGN telah mengambil langkah tegas pasca-laporan masuk pada Selasa (1/9/2026) malam. Dapur penyedia MBG di Kalitengah langsung dihentikan sementara dan surat suspensi resmi diterbitkan pada Rabu pagi.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

“Tim investigasi dari pusat akan datang untuk menentukan apakah suspensinya berkategori ringan atau berat,” ujar Wakil Koordinator BGN Regional Jatim, Teguh Bayu Wibowo.

Teguh juga meluruskan isu liar yang beredar di media sosial mengenai temuan belatung pada makanan santri. Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan penyebab pasti keracunan masih didalami tim ahli medis laboratorium.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Sidoarjo mencatat hingga Rabu (2/9/2026) pukul 13.00 WIB, total santri yang mendapatkan penanganan medis mencapai 567 orang.

Dari jumlah tersebut, 457 santri sudah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang. Namun, 80 santri masih menjalani perawatan intensif dan 30 lainnya masih dalam tahap observasi ketat.

Baca Juga: Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG Dirawat di 7 Rumah Sakit, Ini Daftarnya

Mereka tersebar di delapan rumah sakit, antara lain RSUD Notopuro (31 pasien), RS Siti Hajar (35 pasien), RS Delta Surya (16 pasien), RS Pusura (12 pasien), RSU Aisyiyah St. Fatimah (9 pasien), RS Pusdik Bhayangkara (1 pasien), RS Anwar Medika (1 pasien), dan RS Arafah Anwar Medika (1 pasien).

Pemkab Sidoarjo memastikan seluruh biaya dan penanganan medis pasien menjadi prioritas utama.

Subandi menegaskan pihaknya tetap mendukung keberlanjutan program MBG, namun perbaikan tata kelola dan evaluasi total pengawasan menjadi syarat mutlak.

“Program yang baik harus kita dukung, sedangkan kekurangan yang ada harus segera diperbaiki,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.