Minggu, 18 Okt 2026 21:38 WIB

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Ilustrasi. (Dok. Freepik).
Ilustrasi. (Dok. Freepik).

selalu.id - Nasib naas menimpa dua atlet balap sepeda yang tengah menjalani porsi latihan intensif untuk persiapan ajang SEA Games.

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Kedua korban diketahui berinisial C (17) dan B (20). Peristiwa bermula saat rombongan yang terdiri dari tujuh atlet balap sepeda sedang melakukan latihan gabungan dengan rute gowes dari arah Krembung, Sidoarjo menuju ke kawasan Trawas, Mojokerto.

Kanit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Ali Askur menceritakan, kejadian berawal saat seorang pengendara motor bernama M Yodi Ardianto, warga Desa Wiyu, Pacet, melintas dan berpapasan langsung dengan rombongan atlet tersebut.

"Pelaku mengendarai motor itu bergerak turun ke bawah dari arah Gondang, sedangkan korban dari arah Gondang menuju arah Pacet," terang Ali saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Melihat rombongan pesepeda melintas, pelaku diduga langsung tergiur dan memutar balik laju sepeda motornya untuk mengejar rombongan korban. Pelaku lantas memepet salah satu korban dan melancarkan aksi bejatnya.

"Setelah di Jurang Gongso itu dia melihat anak-anak bersepeda, pelaku putar balik. Saat itu korban dipepet kemudian dipegang pantatnya oleh pelaku," ungkap Ali.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

Tak berhenti di situ, usai melancarkan aksi pertamanya, pelaku sempat menghilang dan masuk ke kawasan pemukiman warga melalui sebuah gang.

Namun, saat korban terus mengayuh sepedanya ke arah Pacet, pelaku kembali muncul dan coba memegang korban untuk kedua kalinya.

Beruntung, korban berhasil sigap melawan. Korban menepis tangan pelaku hingga mengenai siku bagian kanan.

Akan tetapi, ulah nekat pelaku belum juga reda. Sesampainya rombongan atlet di kawasan Jalan Raya Trece, tepatnya di sekitar area pemakaman umum, pelaku kembali beraksi dan mengincar korban kedua.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

"Sesampainya di Jalan Raya Trece dekat makam, dia memegang lagi korban kedua. Saat kejadian itu korban sedang latihan untuk persiapan SEA Games," beber Ali.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini telah diamankan dan diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto.

"Karena domainnya anak-anak, pelaku kami serahkan ke PPA Polres Mojokerto untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.