Jumat, 18 Sep 2026 17:49 WIB

Revitalisasi Pasar Keputran Surabaya Kini Sudah 60 Persen, Pemotongan Unggas Dipindah ke RPU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Agu 2026 16:25 WIB
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id -  Revitalisasi Pasar Keputran Selatan memasuki tahap baru. Pembangunan pasar yang berada di Jalan Dinoyo Nomor 3, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, itu telah mencapai lebih dari 60 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026.

Tak hanya membangun gedung baru, proyek tersebut juga akan mengubah sistem perdagangan unggas di kawasan Keputran. 

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Aktivitas penyembelihan yang selama ini berlangsung di dalam pasar nantinya dipindahkan ke Rumah Pemotongan Unggas (RPU) yang dibangun di sisi selatan kawasan.

Direktur Utama PT Pasar Surya, Agus Priyo, mengatakan progres pembangunan sejauh ini berjalan sesuai jadwal. 

Setelah pekerjaan konstruksi selesai, tahapan berikutnya adalah penataan pedagang yang saat ini masih menempati tempat penampungan sementara (TPS).

“Progres pembangunan Pasar Keputran Selatan sudah lebih dari 60 persen. Setelah ini kami segera melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar proses penataan bisa berjalan lebih cepat,” kata Agus.

Pantauan di lokasi menunjukkan rangka baja bangunan hampir seluruhnya terpasang. Pekerjaan juga telah memasuki tahap pengecoran lantai dua, sementara deretan kios permanen mulai terlihat di lantai dasar.

Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek, revitalisasi Pasar Keputran Selatan menelan anggaran sebesar Rp7,7 miliar. Pengerjaannya dilakukan selama 180 hari kalender sejak 1 April 2026.

Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Agus memastikan target penyelesaian proyek tidak berubah.

“Insya Allah selesai pada akhir Oktober. Kalau pun ada penyesuaian, paling lambat awal November,” jelasnya.

Setelah pembangunan rampung, PT Pasar Surya akan memprioritaskan pedagang lama untuk kembali menempati stan mereka. Seluruh proses penempatan akan dilakukan melalui pendataan dan sosialisasi.

Di lantai satu, tersedia lebih dari 300 stan permanen yang diperuntukkan bagi pedagang lama. Sementara itu, lantai dua disiapkan untuk menampung pedagang kaki lima (PKL) ber-KTP Surabaya.

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

“Jumlah stannya sekitar 320 unit. Semuanya sudah kami tata sesuai zonasi yang ditetapkan,” tegas Agus.

Selain itu, kawasan pasar juga akan dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk mendukung aktivitas perdagangan, khususnya di sektor unggas.

Keberadaan RPU dan IPAL diharapkan mampu mengatasi persoalan lama yang selama ini melekat pada Pasar Keputran Selatan, seperti aroma tidak sedap, persoalan sanitasi, hingga bercampurnya aktivitas penyembelihan unggas dengan kegiatan jual beli.

“Nanti pasar akan jauh lebih tertata. Area unggas, area basah, dan area kering dipisahkan sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman,” pungkas Agus.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).

Bikin Heboh! Wulan Guritno Beri Kejutan Ultah dan Pelukan Hangat untuk Ariel NOAH

Kehadiran Wulan mendadak bikin heboh saat ia menyanyikan lagu ulang tahun, mendekat, lalu memberikan pelukan hangat serta ciuman di kedua pipi Ariel.

Antisipasi Gempa Patahan Aktif, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Seismograf

Alat yang disiapkan merupakan Raspberry Shake (RS6D), berdasarkan usulan tim geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dipimpin Prof Amien Widodo.

Helikopter Polri Dikerahkan Bantu Evakuasi Keluarga Korban di Operasi Damai Cartenz

Proses evakuasi berjalan lancar dan korban dalam kondisi selamat.

Pabrik Sepatu Terbakar di Mojokerto Belum Padam, Ini Kendala Pemadam di Lokasi

Tim harus membongkar dinding dulu pakai ekskavator yang sudah didatangkan pihak pabrik.

Gagal Berangkatkan Jemaah, Kemenhaj Blokir PT Annisa Ahmada Travelindo

Kemenhaj akan terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap persoalan tersebut.