Kamis, 05 Nov 2026 18:14 WIB

Wondr Futsal Series 2026, Misi Cetak Bintang Timnas Masa Depan dari Bangku Sekolah

Pembukaan Wondr Futsal Series 2026 di Surabaya. (Foto: Zain/selalu.id).
Pembukaan Wondr Futsal Series 2026 di Surabaya. (Foto: Zain/selalu.id).

selalu.id - Semangat pembinaan talenta muda Indonesia kembali membara dari Jawa Timur. Resmi bergulir tahun ini, Wondr Futsal Series 2026 menegaskan posisinya bukan sekadar ajang adu gengsi di lapangan, melainkan sebuah ekosistem berkelanjutan yang siap mencetak bintang masa depan.

CEO sekaligus Co-Founder Games of Society, Novel Leonardo, menegaskan bahwa kompetisi ini dirancang untuk menjembatani mimpi anak muda Indonesia, mulai dari bangku sekolah, universitas, klub profesional, hingga menembus skuat Tim Nasional.

Baca Juga: Stikosa-AWS dan Antara Jatim Gelar Futsal Antar Media Lewat Prapanca AWS Cup 2026

"Wondr Futsal Series dibangun bukan sekadar sebagai turnamen, melainkan sebagai ekosistem pembinaan yang menghubungkan sekolah, universitas, klub profesional hingga Tim Nasional," jelasnya saat konferensi pers di Surabaya, Rabu (29/7/2026).

Kemandirian dan Angka Fantastis di Balik Layar

Sejak berdiri pada 2022, Games of Society membuktikan kemandiriannya. Tanpa menyentuh pendanaan pemerintah, mereka sukses membentangkan sayap di 40 kota dari Aceh hingga Papua melalui strategi komersial yang solid, mulai dari kemitraan sponsorship, penjualan tiket, hingga monetisasi privat.

Gebrakan ini memuncak pada musim 2025 lewat catatan statistik yang luar biasa: 55 event digelar di tingkat SMA, perguruan tinggi, hingga profesional. 16.000 atlet & 1.000 tim SMA unjuk gigi di lapangan, dan 756.881 penonton memadati tribun secara langsung.

Baca Juga: BNI Tegaskan Kasus KUR Fiktif di Jember Berawal dari Laporan Perseroan

Kemudian 34 juta pengguna digital tersapa dengan 2,5 miliar impresi di media sosial, dan 1.200 sekolah dikunjungi setiap tahun melalui program edukatif School Visit.

Sinergi Futsal dan Literasi Keuangan Digital

Keberhasilan ekosistem ini kian kokoh berkat kolaborasi strategis bersama Wondr by BNI sebagai naming rights partner untuk periode 2024–2026.

Kemitraan ini melampaui batas lapangan hijau, mengombinasikan semangat olahraga dengan pemahaman finansial sejak dini.

Baca Juga: Sekuriti BNI Ditemukan Meninggal di Depan Lobi, Polisi: Diduga Bunuh Diri

Regional CEO BNI Wilayah 6 Surabaya, Maya Agustina, mengungkapkan bahwa BNI hadir tidak hanya untuk mendukung lahirnya juara, tetapi juga mengedukasi generasi muda agar makin bijak mengelola keuangan digital melalui aplikasi wondr by BNI.

Tak berhenti di situ, BNI juga bersiap menggebrak lewat peluncuran fitur anyar pada ajang BNI wondrX 2026 yang dijadwalkan meluncur Agustus mendatang.

"Semoga kolaborasi ini tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga menciptakan generasi muda yang cerdas secara finansial, adaptif terhadap perkembangan digital, dan siap menghadapi tantangan di masa depan," kata Maya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kemenko PM Ajak Kampus Tak Sekadar Hadir di Desa, Tapi Ukur Dampak Kesejahteraan Warga

Tiga strategi utamanya mencakup pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan, dan penurunan jumlah kantong kemiskinan. 

Komisi A DPRD Sidoarjo Bakal Bentuk Tim Teknis Usut Tuntas Legalitas Lahan Kalialo Jabon

Penelusuran riwayat tanah dan kepastian legalitas aset masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum pemerintah menentukan langkah lebih lanjut.

Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!

Oknum aparatur sipil negara (ASN) Sri Lestari alias Tari mengakui menerima uang dari sejumlah calon tenaga kerja.

Jasa Pelubangan Plastik Mulsa Banjir Orderan Jelang Musim Tanam Melon di Nganjuk

Ukuran pelubangan dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan, sehingga memudahkan petani dalam mempersiapkan lahan sebelum memasuki masa tanam.

SPDP Diterima Kejari Tanjung Perak Surabaya, Go Bozze Gozali Mengaku Tak Tahu

"Belum ada. Saya tidak tahu kalau ada itu (SPDP)," kata Go Bozze Gozali.

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Hak Buruh saat Silaturahmi ke KSPI

Kapolda Jatim meminta KSPI terus menyampaikan perkembangan penetapan upah minimum menjelang 21 November 2026.