Jumat, 06 Nov 2026 21:15 WIB

Sekuriti BNI Ditemukan Meninggal di Depan Lobi, Polisi: Diduga Bunuh Diri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Agu 2023 16:56 WIB
Sekuriti Bank BNI meninggal diduga karena bunuh diri
Sekuriti Bank BNI meninggal diduga karena bunuh diri

selalu.id - Sekuriti BNI yang ditemukan meninggal di depan lobi kantor bank yang berada di Jalan Ahmad Yani, Surabaya diduga kuat karena bunuh diri.

Kapolsek Gayungan Surabaya, Kompol Trie Sis Biantoro, mengidentifikasi bahwa sekuriti tersebut berinisial SE (38) dan diduga kuat meninggal karena melompat dari lantai 13 gedung kantor Bank BNI Graha Pangeran, pada Senin (21/8/2023) dini hari.

"Kejadian orang meninggal dunia (SE, red)) loncat dari gedung BNI Graha Pangeran sekitar pukul 00.20 WIB," kata Kompol Trie melalui rilisnya.

Kompol Trie menyampaikan bahwa SE yang merupakan warga Sidoarjo itu, meninggalkan barang bukti telepon genggam merek Oppo yang kondisinya rusak, kunci lantai 13, daftar chek list patroli gedung, serta dompet.

"Dompet isi uang Rp 379.000, KTP, BPJS, SIM C, kartu ATM BRI, BNI, Mandiri, Alfamidi," bebernya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Buyung Hidayat mengatakan melalui keterangan saksi yang juga sekuriti Bank BNI, sekitar pukul 00.00 saat itu sedang bertugas dan melakukan pengecekan kantor di area lantai 13.

"Saksi pun mendengar teriakan. Kemudian, melihat adanya rekan kerjanya SE sudah tergeletak di area halama mobil depan loby bank BNI, "kata Buyung, melalui laporan kepada selalu.id.

Saksi pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian dan ke command center 112. Petugas terkait pun langsung melakukan evakuasi terhadap sekuriti SE.

Baca Juga: Wondr Futsal Series 2026, Misi Cetak Bintang Timnas Masa Depan dari Bangku Sekolah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.

BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Jatim, Omzetnya Setahun Ugal-ugalan

Dalam ungkap ini, petugas juga menemukan berbagai produk berupa krim, losion, dan toner yang dikemas dalam wadah polos tanpa label maupun izin edar.