Sabtu, 12 Sep 2026 06:34 WIB

Usai Bentrokan, Kelompok Ormas dan Perguruan Silat di Surabaya Kini Sepakat jaga Kamtibmas

Aksi bentrokan di Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).
Aksi bentrokan di Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Bentrokan yang terjadi di Jalan Teuku Umar, Surabaya dalam dua hari terakhir menyisakan berbagai cerita. 

Di tengah situasi yang mulai kondusif, Ketua Maluku Satu Rasa (M1R), Baharudin Umasugi akhirnya menyampaikan sikap organisasinya yang memilih menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian.

Baca Juga: Bukan Cuma Jual Beli, Pasar Buah Tanjung Sari 77 Surabaya Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa

Ia menegaskan, langkah tersebut diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Surabaya. 

Menurut Baharudin, penyelesaian melalui jalur hukum merupakan cara terbaik agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Pria yang akrab disapa Udin itu membenarkan insiden bermula dari aktivitas penagihan kendaraan oleh oknum anggota M1R yang bekerja sebagai debt collector (DC). 

Namun, ia menegaskan aktivitas tersebut merupakan profesi pribadi dan sama sekali tidak mewakili organisasi Maluku Satu Rasa.

Udin menjelaskan, persoalan bermula ketika seorang karyawan AmbYar Club Surabaya berinisial W diketahui memiliki tunggakan pembayaran mobil. 

Tim penagih kemudian menunggu yang bersangkutan selesai bekerja sambil mengawasi kendaraan yang menjadi objek penagihan.

Situasi berubah ketika mobil tersebut dipindahkan oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya. Peristiwa itu memicu adu argumen antara tim penagih dengan petugas di lokasi hingga akhirnya berujung keributan.

Baca Juga: Serapan Anggaran APBD Minim, Ketua DPRD Surabaya Desak Legislator Turun Lapangan Lakukan Sidak

"Perdebatan antara tim penagih dan petugas di lokasi kemudian berkembang menjadi keributan. Terjadi cekcok, situasi tidak kondusif, lalu berujung pengeroyokan terhadap anggota kami. Dalam kondisi emosi, terduga pelaku kemudian melakukanpembacokan," terang Udin kepada selalu.id, Selasa (28/7/2026).

Meski demikian, pihaknya menegaskan organisasinya tidak pernah mentoleransi tindakan kekerasan. 

Sejak awal kejadian, Udin mengaku langsung berkoordinasi dengan kepolisian serta sejumlah organisasi kemasyarakatan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik antarkelompok.

"Sejak awal kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan berbagai ormas agar persoalanyang bermula dari profesi debt collector tidak merembet menjadi permusuhan antar kelompok. Saya juga memastikan pelaku telah menyerahkan diri dan siap menjalani proses hukum," jelasnya.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Sebagai bagian dari upaya meredam situasi, Polrestabes Surabaya juga memfasilitasi pertemuan antara perwakilan M1R dan perguruan silat.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu kondusifitas Kota Surabaya.

Udin berharap masyarakat tidak mudah terpancing berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial. Ia mengajak seluruh pihak memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara tersebut.

"Kami serahkan proses hukum kepada pihak kepolisian. Saya menghimbau semua pihak menahandiri dan mengutamakan kondusifitas kamtibmas Kota Surabaya. Masyarakat juga jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di mediasosial," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Akhir Pelarian Pengedar Pil Koplo di Surabaya Setelah Diteriaki Copet

Dari tangan tersangka, polisi menyita 3 ribu butir pil koplo, satu unit iPhone 15, dan sepeda motor Honda Scoopy bernopol L 30XX CAE.

Klasemen Liga Inggris: Arsenal Sapu Bersih 3 Laga Awal, MU Tertahan di Posisi 11

Nasib apes justru menghampiri Manchester United (MU) saat bertandang ke markas Everton di Hill Dickinson Stadium. Setan merah ditahan imbang 2-2.

Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Selain itu, SIER juga memberikan bantuan biaya operasional sekolah kepada seorang siswa dari keluarga kurang mampu yang mengalami kesulitan biaya pendidikan.

Kasihan! Usai Cari Rumput, Lansia di Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Kereta Kelinci

Jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis. Polisi juga tengah menyelidiki penyebab kematiannya.

Lagi Beli Sosis di Minimarket, Pria di Mojokerto Meninggal Dunia

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Prof. dr. Soekandar, Mojosari, guna menjalani pemeriksaan visum.

Suroboyoan Business Lunch Buffet, Cara Wyndham Surabaya Angkat Derajat Makanan Tradisional

Melalui tangan dingin tim kulinernya, sajian khas Surabaya diolah dan disajikan berkonsep buffet tanpa menghilangkan racikan bumbu khas aslinya.