Jumat, 11 Sep 2026 20:14 WIB

Proyek Pasar Taman Sidoarjo Molor dan Amburadul, Pemkab Siapkan Sanksi Tegas

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 11 Sep 2026 18:59 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak proyek Pasar Taman Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak proyek Pasar Taman Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Lambannya pengerjaan sejumlah proyek di kawasan Pasar Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, memantik kemarahan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana.

Ia bahkan membuka peluang pemberian sanksi tegas hingga pemutusan kontrak jika kontraktor tidak menunjukkan komitmen mempercepat pekerjaan.

Baca Juga: Kasihan! Usai Cari Rumput, Lansia di Sidoarjo Ditemukan Tewas dalam Kereta Kelinci

Ketegasan tersebut disampaikan Mimik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik proyek Pasar Taman, Kamis (10/9/2026). Dari hasil cek lokasi, ia menemukan progres pekerjaan yang sangat tertinggal dari target.

Bahkan, dua proyek saluran air tercatat belum tersentuh sama sekali alias masih nol persen. Padahal seluruh proyek ini dibiayai menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sidoarjo.

"Seharusnya pekerjaan itu Agustus kemarin sudah selesai. Faktanya sampai sekarang cuma 25 persen untuk pekerjaan pagar, sedangkan yang saluran air malah nol persen. Ini sudah menyalahi aturan," kata Mimik geram di lokasi sidak.

Selain ketertinggalan progres pada proyek saluran air, pagar, dan pavingisasi, Mimik juga mendapati pengerjaan yang diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dalam kontrak.

Baca Juga: Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Tak hanya itu, pengawasan di lapangan turut menjadi sorotan tajam. Meski konsultan pengawas dilaporkan telah melayangkan teguran tertulis sebanyak empat kali, pihak pelaksana terkesan mengacuhkannya.

"Pengawas juga sudah bersurat sampai empat kali, tetapi tidak dihiraukan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus lebih tegas lagi. Jangan sampai menggunakan anggaran APBD terus dikerjakan seenaknya," tegasnya.

Mengingat sisa waktu pelaksanaan proyek yang kurang dari dua bulan, Mimik mendesak kontraktor untuk "kejar tayang" tanpa mengorbankan kualitas mutu bangunan.

Baca Juga: Atasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi dan Perbaikan Jalan

Mimik memastikan akan terus mengawasi secara langsung agar pekerjaan tidak semakin amburadul.

"Kalau tidak sesuai target, nanti harus disanksi keras. Saya tidak main-main. Kalau memang ada proyek yang sudah tidak sesuai dan tidak komitmen, ke depan ya putus kontrak," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Peduli Pendidikan di Ring Satu Kawasan, SIER Tebus Ijazah dan Bantu Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu

Selain itu, SIER juga memberikan bantuan biaya operasional sekolah kepada seorang siswa dari keluarga kurang mampu yang mengalami kesulitan biaya pendidikan.

Serapan Anggaran APBD Minim, Ketua DPRD Surabaya Desak Legislator Turun Lapangan Lakukan Sidak

Pasalnya, hingga evaluasi dilakukan, realisasi anggaran tersebut dicatat baru menyentuh angka sekitar Rp11 miliar atau berkisar 11 hingga 13 persen.

Lagi Beli Sosis di Minimarket, Pria di Mojokerto Meninggal Dunia

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Prof. dr. Soekandar, Mojosari, guna menjalani pemeriksaan visum.

Suroboyoan Business Lunch Buffet, Cara Wyndham Surabaya Angkat Derajat Makanan Tradisional

Melalui tangan dingin tim kulinernya, sajian khas Surabaya diolah dan disajikan berkonsep buffet tanpa menghilangkan racikan bumbu khas aslinya.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim, Ini Jawaban Wagub Emil

Dari total 11 kursi yang dimiliki di gedung dewan, tidak ada satu pun wakil rakyat dari partai berlambang bintang mercy itu yang hadir di ruang sidang.

Gelar Diskusi Bersama Kejati Jatim, Pelindo Pertegas Mitigasi Risiko Hukum BUMN

Langkah ini diambil guna meluruskan pemahaman terkait prinsip Business Judgment Rule (BJR) yang sering kali disalahartikan sebagai "tameng" hukum.