Selasa, 27 Okt 2026 02:41 WIB

Proyek Pasar Taman Sidoarjo Molor dan Amburadul, Pemkab Siapkan Sanksi Tegas

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 11 Sep 2026 18:59 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak proyek Pasar Taman Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak proyek Pasar Taman Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Lambannya pengerjaan sejumlah proyek di kawasan Pasar Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, memantik kemarahan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana.

Ia bahkan membuka peluang pemberian sanksi tegas hingga pemutusan kontrak jika kontraktor tidak menunjukkan komitmen mempercepat pekerjaan.

Baca Juga: Sidak RSUD Notopuro Sidoarjo, Wabup Mimik Wanti-wanti Jangan Ada Akal-akalan di Bangunan

Ketegasan tersebut disampaikan Mimik saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik proyek Pasar Taman, Kamis (10/9/2026). Dari hasil cek lokasi, ia menemukan progres pekerjaan yang sangat tertinggal dari target.

Bahkan, dua proyek saluran air tercatat belum tersentuh sama sekali alias masih nol persen. Padahal seluruh proyek ini dibiayai menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sidoarjo.

"Seharusnya pekerjaan itu Agustus kemarin sudah selesai. Faktanya sampai sekarang cuma 25 persen untuk pekerjaan pagar, sedangkan yang saluran air malah nol persen. Ini sudah menyalahi aturan," kata Mimik geram di lokasi sidak.

Selain ketertinggalan progres pada proyek saluran air, pagar, dan pavingisasi, Mimik juga mendapati pengerjaan yang diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dalam kontrak.

Baca Juga: Tekan Pengangguran dan Percepat Pembangunan, Forum CSR Sidoarjo Diminta Lebih Terarah

Tak hanya itu, pengawasan di lapangan turut menjadi sorotan tajam. Meski konsultan pengawas dilaporkan telah melayangkan teguran tertulis sebanyak empat kali, pihak pelaksana terkesan mengacuhkannya.

"Pengawas juga sudah bersurat sampai empat kali, tetapi tidak dihiraukan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus lebih tegas lagi. Jangan sampai menggunakan anggaran APBD terus dikerjakan seenaknya," tegasnya.

Mengingat sisa waktu pelaksanaan proyek yang kurang dari dua bulan, Mimik mendesak kontraktor untuk "kejar tayang" tanpa mengorbankan kualitas mutu bangunan.

Baca Juga: Top 5 Berita: Spot Wisata, Merawat Sejarah hingga Perkelahian Gegara Janda

Mimik memastikan akan terus mengawasi secara langsung agar pekerjaan tidak semakin amburadul.

"Kalau tidak sesuai target, nanti harus disanksi keras. Saya tidak main-main. Kalau memang ada proyek yang sudah tidak sesuai dan tidak komitmen, ke depan ya putus kontrak," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ternyata, Begini Kronologi Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta di BRI Nganjuk

Menanggapi kabar yang beredar soal isu kredit fiktif, Ahmad meluruskan bahwa tidak pernah ada transaksi atau pencairan kredit baru setelah debitur PA meninggal.

Kejari Kota Mojokerto Bongkar Kasus Korupsi Pembiayaan BNI Syariah Rp8,2 Miliar

Kasi Intel Kejari Kota Mojokerto, Yusaq Djunarto menjelaskan perkara ini bermula pada tahun 2015 dan 2016 di BNI Syariah Kantor Cabang Pembantu Mojokerto.

Pengedar Sabu di Bogen Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Dodi Pratama menegaskan akan terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan di atasnya.

Dramatis! Tim Bagor Segel Gelar Juara Piala Dandim Cup Bola Voli 2026 di Nganjuk

Dandim Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti berharap ajang ini bisa memicu lahirnya bibit-bibit atlet berbakat yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Pidana, Ada Bagian Tubuh Hiu hingga Arak Bali

Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung Program 100 Hari Kapolri serta program Kapolda Jatim, Jogo Omah.

DPRD Surabaya Minta Pemkot Perhatikan Karakteristik Rute dan Nasib Driver Feeder Wira Wiri

Menurut DPRD Surabaya, rute dengan tingkat keterisian tinggi dan jarak perjalanan panjang dinilai layak menjadi prioritas berikutnya.