Kamis, 10 Sep 2026 22:43 WIB

Buntut Kasus Korupsi, Pemkot Surabaya Buka Seleksi Terbuka Dirut KBS Secara Nasional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Jul 2026 20:03 WIB
Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya saat ditetapkan tersangka korupsi. (Dok. Selalu.id).
Mantan Dirut Kebun Binatang Surabaya saat ditetapkan tersangka korupsi. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola rekrutmen pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan membuka seleksi Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya (KBS) secara nasional. 

Langkah itu diambil agar proses pencarian pemimpin BUMD lebih kompetitif sekaligus menjaring kandidat terbaik dari berbagai daerah.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pengumuman seleksi tidak hanya dipublikasikan di Surabaya maupun Jawa Timur, tetapi juga melalui media nasional sehingga dapat diakses masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kita buka pendaftaran seluas-luasnya. Saya masukkan ke media nasional. Saya berharap bukan hanya di lingkup Surabaya dan Jawa Timur, tapi seluruh nasional tahu kalau ada lowongan atau kami mencari pimpinan BUMD,” tegasnya, Senin (27/7/2026).

Eri menjelaskan pola seleksi terbuka tersebut tidak hanya diterapkan untuk posisi Direktur Utama KBS, tetapi juga akan diberlakukan pada BUMD lainnya, termasuk Perumda Pasar Surya.

Eri menegaskan seluruh masyarakat yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama mengikuti proses seleksi.

Baca Juga: Polemik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit Surabaya, PDAM Pilih Jalur Diskusi

Persyaratan teknis telah diumumkan secara terbuka, termasuk untuk calon Direktur Utama KBS yang harus memiliki kompetensi di bidang pengelolaan satwa.

“Kalau KBS tentu harus memiliki kemampuan terkait satwa. Persyaratannya sudah diumumkan dan bisa dilihat oleh masyarakat,” bebernya.

Di sisi lain, Eri memastikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan petinggi KBS menjadi momentum memperkuat tata kelola seluruh BUMD, bukan hanya di KBS.

Baca Juga: Didemo Gempar Jatim soal Air Mampet, PDAM Surabaya Cuma Jawab Begini

Ia menegaskan setiap kepala BUMD bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan anggaran sehingga pengawasan akan terus diperketat melalui audit independen.

“Akan ada audit independen yang dipilih oleh pemerintah kota berdasarkan rekomendasi nama-nama auditor di bawah Badan Pemeriksa Keuangan. Jadi benar-benar netral,” tandas Eri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jelang Laga Panas Persela Vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Miras

Dalam operasi cipta kondisi itu, Polsek Deket Lamongan juga mengamankan pemilik warung yakni Sukarjo (38), warga Dusun Pucuk, Desa Srirande, Kecamatan Deket.

Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp124 Miliar di Lakarsantri, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Lahan yang berhasil diamankan tersebut mencakup sejumlah fasilitas publik, yakni Taman Hutan Raya (Tahura) Jeruk, Puskesmas, dan Waduk Jeruk.

Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Bupati Sidoarjo Subandi berpesan agar purna tugas tidak menyurutkan semangat para ASN untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Sadar dalam Lindungi Pekerja Lewat Jamsostek

Langkah ini diharapkan mampu membuat para pelaku usaha demi memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kota Mojokerto.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim saat Emil Dardak Dampingi Khofifah

Sikap absennya Fraksi Demokrat ini sangat disayangkan mengingat Paripurna ini sangat krusial bagi hajat hidup warga Jawa Timur.

Carut-marut Data Desil Surabaya dan Ancaman Ketidakadilan Bansos

Banyaknya aduan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa data sosial ekonomi yang ada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil warga di lapangan.