Senin, 26 Okt 2026 05:55 WIB

Jelang Laga Panas Persela Vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Miras

Polsek Deket dan Polres Lamongan saat amankan puluhan miras dari sebuah warung di Dusun Nginje. (Dok. Polsek Deket Lamongan).
Polsek Deket dan Polres Lamongan saat amankan puluhan miras dari sebuah warung di Dusun Nginje. (Dok. Polsek Deket Lamongan).

selalu.id - Menjelang duel panas antara Persela Lamongan melawan Persis Solo, aparat kepolisian bergerak cepat menyisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polsek Deket jajaran Polres Lamongan menggerebek sebuah warung di Dusun Nginjen, Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, yang nekat menjual minuman keras (miras) tanpa izin.

Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Tak Ragu Sikat Penjualan Miras Eceran

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Deket, Ipda Lucky Ardiansyah tersebut dilakukan saat jajaran kepolisian menggelar Patroli Harkamtibmas pada Kamis (10/9/2026) malam sekitar pukul 19.40 WIB.

"Bermula dari laporan masyarakat bahwa di warung milik Sukarjo menjual miras jenis arak dan bir. Kami langsung tindak lanjuti ke lokasi dan setelah dilakukan pengecekan benar adanya," katanya.

Dalam operasi cipta kondisi tersebut, petugas mengamankan pemilik warung yakni Sukarjo (38), warga Dusun Pucuk, Desa Srirande, Kecamatan Deket.

Tak hanya mengamankan pemilik, polisi juga mengangkut puluhan botol miras berbagai merek dan jenis dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Kerangka Manusia Misterius Ditemukan di Hutan Tenggerejo Lamongan

Terdiri dari 28 botol arak kemasan 1,5 liter, 3 botol Arak Bali, 6 botol Vodka Iceland, 4 botol Anggur Merah, 3 botol Kawa-Kawa, 2 botol Anggur Hijau, 5 botol Bir Bintang, 1 botol Whisky, dan 1 botol Eleksis.

Seluruh barang bukti beserta pemilik warung langsung digelandang ke Mapolsek Deket untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Lucky menegaskan, tindakan tegas ini mengacu pada Pasal 4 ayat (2) dan Pasal 24 ayat (1) huruf e Jo Pasal 31 ayat (2) Perda Kabupaten Lamongan No. 16 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol.

Baca Juga: HMI Sidoarjo Siap Bantu Pemerintah Berantas Miras Ilegal hingga Pencegahan HIV/AIDS

"Untuk langkah selanjutnya, kami mencatat identitas pemilik, mengamankan barang bukti, dan melaporkan kepada pimpinan," tegasnya.

Polsek Deket mengimbau keras seluruh elemen masyarakat agar tidak menjual maupun mengonsumsi minuman beralkohol secara ilegal, demi menjaga kondusivitas serta keamanan wilayah jelang pertandingan sepak bola maupun aktivitas warga sehari-hari.

Diketahui, pertandingan antara Persela Lamongan melawan Persis Solo dalam ajang Pegadaian Championship 2026/2027 akan berlangsung pada 13 September 2026 pukul 15.30 WIB, di Stadion Surajaya Lamongan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Barcelona Vs Real Madrid 1-2: Mbappe Cetak Brace, El Clasico Milik Los Blancos

Barcelona tampil menekan di depan pendukungnya sendiri. Sementara Madrid memilih bermain efektif lewat serangan balik cepat.

MU Kalah Lagi, Kini Dibantai Bournemouth 0-3 di Kandang Sendiri

Hasil minor ini memperpanjang tren negatif Manchester United setelah sebelumnya juga kalah telak 1-4 dari Como 1907 di Liga Champions.

Jasa Marga Lagi Perbaiki Jalan Tol 4 Hari ke Depan, Cek Jadwal Jamnya

Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa pelaksanaan pemeliharaan disesuaikan secara terukur dengan kondisi perkerasan serta tingkat kerusakan di lapangan.

Viral! Sungai Brantas Mengering Disulap jadi Jalur Alternatif Sidoarjo-Mojokerto dan Tempat Wisata Dadakan

Suyanto mengatakan akses melintas di tempat ini sepenuhnya gratis. Pengelola hanya menyiapkan wadah sumbangan seikhlasnya bagi pengguna jalan yang melintas.

Merawat Sejarah Kampung Putri Terung Sidoarjo di Tengah Era Digital

Melalui Cultural Visit Kampung Putri Terung, warisan leluhur dihadirkan bukan sekadar peninggalan, melainkan bagian dari kehidupan yang terus dilestarikan.

Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Polsek Sukorejo dan Polres Kendal. Dugaan sementara, duel berdarah itu karena cemburu buta.