Minggu, 25 Okt 2026 19:43 WIB

Momen Wabup Mimik Dibuat Kagum dengan Pengolahan Sampah di Krembung Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 10 Sep 2026 17:12 WIB
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Krembung. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Krembung. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Persoalan sampah di tingkat desa ternyata tak melulu berujung bau dan penumpukan.

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Krembung di Kecamatan Krembung, Sidoarjo, membuktikan bahwa sampah rumah tangga bisa tuntas diolah tanpa perlu dibiarkan mengendap.

Baca Juga: Viral! Sungai Brantas Mengering Disulap jadi Jalur Alternatif Sidoarjo-Mojokerto dan Tempat Wisata Dadakan

Pemandangan ini terlihat saat Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke TPST Krembung pada Rabu (9/9/2026). Ia mendapati area TPST dalam kondisi bersih dan minim dampak lingkungan.

“Baru kali ini saya menjumpai TPST yang bersih. Tidak ada lalat dan terbebas dari polusi udara,” puji Mimik.

Apresiasi itu bukan tanpa alasan. Kecepatan pengolahan menjadi kunci utama di TPST Krembung. Begitu sampah rumah tangga tiba dari permukiman warga, petugas langsung melakukan pemilahan dan pemrosesan harian.

Mimik pun mendorong agar pola pengelolaan mandiri berbasis desa ini disuntikkan ke wilayah lain di Sidoarjo. Menurutnya, keberhasilan Krembung patut menjadi standar baru pengelolaan sampah tingkat desa.

“Ini salah satu contoh, Desa Krembung berhasil. Desa lain juga harus bisa meniru. Kalau Desa Krembung bisa, kenapa desa lainnya tidak bisa,” tegasnya.

Ia menambahkan, pergerakan cepat para petugas membuat sampah terolah dengan ringkas. Bahkan pada pagi hari, area TPST kerap sudah bersih dari material sisa.

Baca Juga: Merawat Sejarah Kampung Putri Terung Sidoarjo di Tengah Era Digital

“Alhamdulillah. Di sini, sampah datang langsung dikelola. Bahkan, sekitar pukul 09.00 WIB sudah klir. Mudah-mudahan gebrakan Desa Krembung ini bisa digetoktularkan ke desa-desa lain,” imbuh Mimik.

Meski begitu, sistem kerja ini masih menyisakan pekerjaan rumah di sektor sarana. TPST Krembung sejauh ini masih mengandalkan kendaraan sewaan untuk mengangkut sampah dari rumah warga menuju lokasi pengolahan.

Sementara itu, Kepala Desa Krembung, Salmiati, mengungkapkan kunci utama ritme pengolahan yang efisien ini terletak pada kedisiplinan dan semangat tim di lapangan.

Sebanyak tujuh petugas dikerahkan setiap hari untuk mengesekusi pemilahan secara langsung.

Baca Juga: Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

“Petugasnya sangat antusias, sangat greget. Akhirnya bersih seperti ini. Sampah yang baru diambil dari warga dibawa ke TPST, kemudian langsung dipilah dan dikelola,” terangnya.

Dalam prosesnya, sampah yang bernilai ekonomis atau berpotensi dimanfaatkan kembali akan dipisahkan. Sedangkan sampah residu dialirkan ke mekanisme penanganan TPST hingga habis.

Dengan skema harian tersebut, penumpukan sampah berhasil dihindari. Salmiati menyebut, seluruh rangkaian pemilahan rata-rata tuntas hanya dalam rentang waktu beberapa jam saja.

“Tidak sampai satu hari sudah habis dan selesai. Sekitar pukul 10.30 WIB sudah selesai, jadi kurang lebih tiga jam,” kata Salmiati.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Rebutan Janda, Dua Pria di Kendal Duel Berdarah Hingga 1 Tewas

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Polsek Sukorejo dan Polres Kendal. Dugaan sementara, duel berdarah itu karena cemburu buta.

Spot Nongkrong Baru di Nganjuk: Nuansa Pedesaan Swiss, Harga Murah Bonus View Gunung Wilis

Untuk menu di kafe ini mulai dari hidangan utama (makanan berat), kudapan manis seperti slice cake, aneka camilan asin hingga kopi dan minuman lainnya.

5 Wisata Bandung Cocok untuk Liburan Bersama Keluarga, Lengkap dan Murah Banget

Selain bikin tenang, tempat wisata Dago Bandung untuk juga dilengkapi dengan fasilitas modern seperti kafe tematik, taman edukatif hingga area bermain keluarga.

Polres Pasuruan Ajak Jemaat Jaga Toleransi dan Tangkal Perundungan Lewat Minggu Kasih

Upaya ini diarahkan untuk menjaga toleransi, mencegah potensi konflik sosial, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pemerintah Salurkan Bantuan 2 Juta Ton Beras hingga Akhir 2026, Ini Kriteria Warga yang Dapat

Setiap KPM menerima 10 kilogram per bulan yang disalurkan sekaligus (dirapel) sebesar 30 kilogram per keluarga, dengan total beras mencapai 1 juta ton.

Harga Daging Sapi di Surabaya Hari Ini, Berikut Rincian per Kilonya

RPH Surabaya mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mempertimbangkan harga ketika membeli daging sapi. Kualitas dan keamanan juga perlu menjadi perhatian.