Porkab Sidoarjo Berakhir, Atlet Dijanjikan Bonus dan Prioritas Sekolah
- Penulis : Ariyanto
- | Sabtu, 25 Jul 2026 18:21 WIB
selalu.id - Prestasi olahraga di Kabupaten Sidoarjo ke depan tidak hanya akan dihargai melalui raihan medali dan bonus. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai menyiapkan skema dukungan yang lebih luas bagi atlet berprestasi, termasuk memberikan prioritas akses pendidikan sebagai bagian dari penguatan pembinaan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Kebijakan tersebut mengemuka setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo berakhir. Ajang yang mempertemukan atlet dari berbagai cabang olahraga itu menjadi sarana untuk memetakan potensi sekaligus mengukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh KONI bersama pengurus cabang olahraga, Sabtu (25/7/2026).
Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba
Dari hasil evaluasi tersebut, pemerintah daerah menilai atlet yang mampu mengharumkan nama daerah layak memperoleh perhatian lebih. Salah satu bentuk apresiasi yang tengah disiapkan adalah pemberian prioritas bagi atlet peraih juara 1, 2, dan 3 untuk melanjutkan pendidikan ke SMP negeri.
“Kami ingin anak-anak yang sudah berjuang membawa nama baik Sidoarjo mendapatkan perhatian dari pemerintah. Karena itu mereka akan kami prioritaskan masuk SMP negeri,” ujarnya.
Selain dukungan di sektor pendidikan, Pemkab Sidoarjo juga membuka peluang peningkatan bonus bagi atlet peraih medali emas pada ajang Porprov Jawa Timur. Jika sebelumnya bonus yang diberikan sebesar Rp45 juta, nilainya berpotensi naik menjadi Rp60 juta dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta capaian prestasi yang diraih.
Menurut Bupati Sidoarjo, keberhasilan atlet tidak dapat dipisahkan dari proses pembinaan yang berlangsung secara berkelanjutan. Karena itu, Porkab menjadi instrumen penting untuk menilai efektivitas program pembinaan yang dijalankan selama ini.
“Bagi kami, Porkab ini menjadi tolok ukur untuk melihat masa depan atlet-atlet Sidoarjo. Kalau pembinaan KONI bersama seluruh cabang olahraga berjalan baik, maka masa depan atlet juga akan semakin baik,” kata Bupati Sidoarjo.
Meski demikian, keberhasilan menjadi juara di Porkab belum otomatis mengantarkan atlet masuk dalam kontingen Sidoarjo untuk Porprov mendatang. KONI Sidoarjo masih akan melakukan serangkaian pemantauan dan evaluasi guna memastikan atlet yang dipilih benar-benar memiliki performa terbaik saat mewakili daerah.
⁷ Tugas Ketua KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan proses pemantauan akan dilakukan melalui sejumlah agenda kompetisi lanjutan. Salah satunya adalah Puslat Cup yang dijadwalkan berlangsung mulai Agustus mendatang sebagai bagian dari evaluasi atlet yang mengikuti program pemusatan latihan kabupaten.
Baca Juga: 520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi
“Setelah Porkab ini kami akan melihat lagi perkembangan atlet, khususnya yang menjadi juara. Mereka akan kami evaluasi kembali,” kata Imam.
Selain Puslat Cup, perkembangan atlet juga akan dipantau melalui Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur maupun berbagai kejuaraan tingkat provinsi lainnya. Hasil yang diperoleh dalam kompetisi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengukur kemampuan atlet saat menghadapi lawan dari daerah lain.
Pelaksana Tugas Ketua KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan proses pemantauan akan dilakukan melalui sejumlah agenda kompetisi lanjutan. Salah satunya adalah Puslatkab (pusat latihan kabupaten) yang dijadwalkan berlangsung mulai Agustus mendatang sebagai bagian dari evaluasi atlet yang mengikuti program pemusatan latihan kabupaten.
“Setelah Porkab ini kami akan melihat lagi perkembangan atlet, khususnya yang menjadi juara. Mereka akan kami evaluasi kembali,” kata Imam.
Baca Juga: Jawa Timur Matangkan Persiapan Seri Perdana Liga Sepak Takraw Indonesia 2026
Selain Puslatkab, perkembangan atlet juga akan dipantau melalui Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur maupun berbagai kejuaraan tingkat provinsi lainnya. Hasil yang diperoleh dalam kompetisi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan untuk mengukur kemampuan atlet saat menghadapi lawan dari daerah lain.
Imam menjelaskan mekanisme seleksi menuju Porprov akan menerapkan sistem promosi dan degradasi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga. Penilaian teknis sepenuhnya berada di tangan pengurus cabang olahraga agar proses seleksi berjalan objektif dan sesuai kebutuhan tim.
“Prinsipnya kami mencari atlet terbaik. Sistem promosi dan degradasi akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.
Melalui kombinasi dukungan pemerintah daerah, pembinaan yang berkesinambungan, dan seleksi berbasis performa, Sidoarjo berupaya menjaga tradisi prestasi di tingkat provinsi. Ribuan atlet peraih medali dalam Porkab tahun ini dinilai menjadi modal penting untuk menyiapkan generasi atlet yang mampu bersaing dan membawa nama daerah meraih prestasi pada ajang olahraga mendatang.
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-14787-porkab-sidoarjo-berakhir-atlet-dijanjikan-bonus-dan-prioritas-sekolah
