Gegara Sampah, Tempat Usaha Servis Elektronik dan Laundry di Pandaan Ludes Terbakar
- Penulis : Ariyanto
- | Jumat, 28 Agu 2026 14:24 WIB
selalu.id - Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di udara Kelurahan Ketorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/8/2026).
Bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha servis elektronik sekaligus laundry ludes dilalap si jago merah.
Baca Juga: Tempat Usaha Laundry di Ploso Bogen Surabaya Ludes Terbakar
Kobaran api yang sangat cepat membesar membuat petugas pemadam kebakaran harus berjuang ekstra keras.
Sebanyak empat armada damkar gabungan dari Satpol PP/Damkar Kabupaten Pasuruan dan pihak swasta dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.
Butuh waktu sekitar 1,5 jam bagi puluhan personel di lapangan hingga akhirnya si jago merah berhasil ditaklukkan.
Usai api padam, petugas langsung melakukan proses pembasahan menyeluruh guna mengantisipasi munculnya potensi titik api susulan dari sisa-sisa material yang terbakar.
Kebakaran ini disinyalir dipicu oleh kelalaian kecil. Pemilik rumah, M. Eko, mengakui bahwa api pertama kali muncul saat dirinya sedang membakar sampah di area samping bangunan.
Baca Juga: Akibat Kebakaran, Diduga 22 Motor di Bengkel KNV Sidoarjo Ikut Hangus
Tanpa diduga, tiupan angin dan banyaknya material mudah terbakar membuat api menyambar struktur bangunan usaha miliknya.
"Tadi sempat bakar-bakar sampah, terus ternyata merembet ke mana-mana," ungkap Eko.
Banyaknya perangkat elektronik serta bahan material perabotan di dalam rumah membuat kobaran api cepat membesar dan memicu gumpalan asap hitam tebal.
Petugas Damkar Kabupaten Pasuruan, M. Azizir R, membenarkan bahwa pengerahan armada dalam jumlah banyak dilakukan untuk melokalisasi area agar kobaran api tidak makin meluas ke pemukiman sekitar.
Baca Juga: Kebakaran Dini Hari, Bengkel Modifikasi Racing di Kahuripan Nirwana Ludes
"Proses pemadaman memakan waktu sekitar 1,5 jam. Berdasarkan informasi awal di lapangan, dugaan kuat memang berawal dari aktivitas membakar sampah," katanya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian yang ditanggung pemilik usaha diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat banyaknya peralatan elektronik usaha yang habis terbakar.
Saat ini, garis polisi telah dipasang dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan tim penyidik kepolisian setempat.
Editor : Zein Muhammad