Hiu Tutul Muncul di Tlocor, Sidoarjo Bersiap Sambut Ikon Wisata Bahari Baru
- Penulis : Ariyanto
- | Jumat, 28 Agu 2026 18:02 WIB
selalu.id - Kemunculan hiu paus atau hiu tutul di perairan Tlocor, Kecamatan Jabon, menjadi angin segar bagi potensi pariwisata bahari Kabupaten Sidoarjo.
Kendati menyimpan peluang besar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan kawasan tersebut tidak serta-merta langsung disulap menjadi destinasi wisata komersial.
Baca Juga: Keren, Warga Desa Tromposari Sidoarjo Sulap Lahan Kumuh jadi Wisata Wringin Asri
Langkah kehati-hatian ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, saat meninjau langsung kawasan pesisir Tlocor pada Kamis (27/8/2026).
Dalam tinjauan tersebut, Wabup didampingi jajaran Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, BPBD Sidoarjo, hingga Forkopimka Jabon.
Mimik menegaskan, Pemkab Sidoarjo saat ini masih fokus melakukan kajian mendalam, pemetaan karakteristik kawasan, hingga pengurusan aspek legalitas wilayah. Menurutnya, fenomena hadirnya satwa langka ini bukan sekadar daya tarik alam biasa, melainkan harus dikelola berbasis pemeliharaan ekosistem (konservasi).
"Saya keliling bersama Disporapar dan BPBD untuk mengangkat potensi wisata air di Sidoarjo. Ternyata di sini ada hiu tutul dan saya sudah membuktikannya dengan melihat secara langsung," kata Mimik.
Namun, faktor keselamatan pengunjung dan kelestarian biota laut menjadi syarat mutlak. Pasalnya, pola kemunculan hiu paus sangat bergantung pada kondisi cuaca serta pasang surut air laut.
Oleh sebab itu, pemantauan berkala diperlukan agar dinamika habitat satwa tersebut dapat terpetakan dengan akurat.
Baca Juga: Rafi Wibisono Jabat Ketua KONI Sidoarjo, Berikut Gebrakan yang Disiapkan
Selain masalah pemantauan satwa, status kewenangan kawasan juga menjadi perhatian serius Pemkab Sidoarjo. Perairan Tlocor berada di bawah wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Ke depannya nanti kita harus mengkaji ulang potensinya seperti apa. Karena ini masih wilayahnya BBWS dan Kementerian PU, jadi kita harus kerja sama dan komunikasikan dengan pemerintah pusat serta provinsi, utamanya menyangkut perizinan," jelasnya.
Mimik juga menekankan bahwa konsep pengembangan wisata Tlocor nantinya tidak semata-mata mengejar jumlah kunjungan wisatawan.
Lebih dari itu, sektor ekonomi masyarakat lokal harus ikut tergerak. Ia juga mengapresiasi partisipasi anak-anak muda setempat yang aktif mendorong kebangkitan wisata air Sidoarjo.
Baca Juga: Dinkes Sidoarjo Siapkan Sanksi Tegas pada Pembuang Limbah Jarum Suntik di Exit Tol Tambaksumur
Menariknya, pesisir Tlocor tak hanya menyimpan daya tarik hiu tutul. Kawasan ini juga menyimpan komoditas rumput laut dengan kualitas jempolan.
"Di pesisir tadi banyak rumput laut, ini komoditas unggulan Sidoarjo dengan kualitas sangat bagus, bahkan disebut paling bagus se-Asia. Hal ini sudah dibuktikan oleh kementerian yang sempat melakukan sidak ke sini," kata Mimik.
Dengan perpaduan potensi wisata hiu paus dan komoditas rumput laut berkualitas tinggi, kawasan pesisir Tlocor dinilai punya modal kuat menjadi ikon baru pariwisata bahari Sidoarjo, dengan catatan seluruh kajian legalitas, keselamatan, dan konservasi telah rampung dipastikan.
Editor : Zein Muhammad