Minggu, 11 Okt 2026 23:02 WIB

Jurus Wali Kota Surabaya Eri dalam Menambal Potensi Defisit APBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Agu 2026 17:25 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Selalu.id).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memutar otak untuk menambal potensi defisit anggaran akibat merosotnya angka Transfer ke Daerah (TKD).

Salah satu jurus utama yang kini digenjot Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi adalah dengan memaksimalkan pendapatan sektor parkir melalui sistem digital.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Eri menegaskan, penurunan alokasi TKD dan tingginya opsi dari pemerintah provinsi tidak lantas membuat Pemkot Surabaya bersama DPRD patah arang dalam memberikan pelayanan publik.

"TKD kita turun, besar dan tinggi. Opsi dari provinsi juga tinggi. Tetapi bukan berarti Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD menyerah dan tidak melakukan pelayanan publik," tegas Eri seusai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Kamis (27/8/2026).

Ia menambahkan, digitalisasi terbukti mampu mengikis potensi kebocoran pendapatan sektor parkir secara signifikan.

Untuk kategori pajak parkir tempat usaha, penerapannya yang ditopang oleh kamera pengawas CCTV mampu memicu lonjakan pendapatan daerah hingga ratusan persen.

"Ketika kita sudah menggunakan metode digital dengan CCTV, peningkatannya bisa lebih dari 100 persen. Seperti di Rumah Makan Sederhana, dulunya sudah meningkat 100 persen, kini pendapatannya hampir 200 persen," terang Eri.

Manfaat pembayaran digital juga amat terasa pada sektor retribusi parkir tepi jalan umum dan kawasan Car Free Day (CFD).

Eri membeberkan, perbedaan setoran antara pengelolaan manual dan sistem berbasis digital yang melibatkan juru parkir (jukir) menghasilkan margin yang cukup fantastis.

"Untuk satu titik, selisihnya bisa hampir Rp2 juta. Bahkan di salah satu titik kawasan CFD, selisihnya bisa mencapai hampir Rp4 juta," ungkapnya.

Baca Juga: Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

Melihat fakta tersebut, Eri mengimbau seluruh warga Surabaya untuk membiasakan diri bertransaksi secara digital saat membayar parkir.

Ia menekankan bahwa transparansi arus kas parkir digital akan mempermudah pengawasan dan hasilnya akan dikembalikan penuh untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kalau warga cinta Surabaya dan ingin membantu sesama warga kota Surabaya, tolong membayar parkir dengan digital. Masih banyak warga yang membayar non-digital sehingga uangnya tidak kita ketahui mengalir ke mana," imbaunya.

Eri menambahkan, seluruh pendapatan daerah tersebut nantinya disalurkan kembali untuk mendanai berbagai program prioritas warga, mulai dari pembenahan sektor pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Selain fokus mengejar pendapatan baru, Pemkot Surabaya juga melakukan penghematan ketat pada pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga: Persiapan Porprov Jatim 2027, Pemkot Surabaya Mulai Petakan Venue Pertandingan

Eri memaparkan, penentuan nilai pembiayaan proyek tidak lagi berpatokan pada pagu perencanaan awal, melainkan disesuaikan langsung dengan hasil lelang terkecil.

"Perhitungannya bukan lagi dari Rp100 juta, tetapi dari Rp80 juta sesuai hasil lelang. Sisanya kemudian langsung dikembalikan," jelas Eri.

Tak berhenti di situ, efisiensi juga merambah ke aktivitas internal birokrasi melalui perampingan kegiatan berbasis digital.

Eri turut mengimbau masyarakat untuk mengambil peran dalam gerakan penghematan ini, termasuk bijak dalam penggunaan air bersih rumah tangga.

"Warga Surabaya mulailah menghemat. Kalau air digunakan untuk mandi, ya untuk mandi saja. Jangan digunakan untuk mencuci motor dan kegiatan lainnya secara berlebihan," tandasnya

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.

Ancaman Kekeringan Ekstrem Meluas di Jawa Timur, Peluang Ada Hujan Tipis

Masyarakat diimbau untuk lebih hemat dalam menggunakan air bersih dan menghindari pemicu percikan api di area terbuka guna mencegah kebakaran lahan meluas.

Achmad Hidayat Gabung PSI, Sebut Kader PDIP Surabaya Bakal Ikuti Langkahnya

Hidayat mengklaim akan ada kader-kader PDI Perjuangan lain di Kota Surabaya yang bergabung dengan PSI secara bertahap, setelah dirinya memutuskan berlabuh.