Senin, 12 Okt 2026 18:49 WIB

Proyek Saluran Bikin Pengendara Terancam Kecelakaan, Wali Kota Eri: Keluar Saja Kalau Tak Sanggup!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Agu 2026 15:32 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak proyek saluran air. (Dok. Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sidak proyek saluran air. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Pengerjaan saluran air di Surabaya ternyata belum selesai ketika alat berat sudah meninggalkan lokasi. Aspal jalan yang seharusnya segera dirapikan justru tertunda hingga dua minggu.

Kondisi ini ditemukan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kedungmangu Timur dan Tenggumung Wetan pada Rabu (26/8/2026) lalu.

Baca Juga: Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Bukan cuma membuat permukaan jalan bergelombang, keterlambatan pengaspalan itu juga disebut membahayakan pengendara. Ketinggian permukaan aspal yang tidak merata bahkan mencapai sekitar dua sentimeter.

“Waktu saya melakukan pengecekan ke sana, proyek fisik saluran telah selesai, namun pengaspalan tertunda hingga dua minggu. Ketinggian aspal yang tidak merata mencapai dua centimeter, memicu kecelakaan pengendara motor,” kata Eri, Jumat (28/8/2026).

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti. Eri memberikan waktu 1x24 jam kepada kontraktor untuk menyelesaikan pengaspalan.

Ultimatum itu rupanya langsung dijalankan. Pada malam setelah sidak, kontraktor menyelesaikan pengaspalan di lokasi tersebut.

“Setelah saya ke sana, pihak kontraktor langsung menyelesaikan pengaspalan pada malam harinya. Sehingga masyarakat bisa nyaman kembali menggunakan jalannya,” jelasnya.

Eri menegaskan, pengerjaan proyek fisik di Surabaya tidak boleh berhenti di satu tahapan. Kontraktor diminta menyelesaikan seluruh pekerjaan secara berurutan sebelum berpindah ke titik berikutnya.

Baca Juga: Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Menurutnya, setelah saluran digali, pekerjaan harus dilanjutkan dengan penutupan dan pengaspalan hingga kondisi jalan kembali mulus.

“Ke depan jangan pernah ada lagi proyek pekerjaan yang tidak melakukan tahapan. Kontraktor di Surabaya harus melindungi warga Kota Surabaya dari kecelakaan,” tegas Eri.

Ia bahkan meminta kontraktor yang tidak sanggup mengikuti tahapan pekerjaan untuk tidak mengambil proyek di Kota Pahlawan.

“Kalau tidak ingin ikut tahapan itu ya keluar saja, jangan kerjakan proyek di Surabaya,” tandasnya.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Tak hanya kontraktor yang mendapat peringatan. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya juga diminta memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek yang sedang berjalan.

Eri ingin kasus serupa tidak kembali terjadi di titik lain, terutama proyek pelebaran saluran dan gorong-gorong yang bersinggungan langsung dengan aktivitas warga.

“Kepada dinas terkait saya juga berpesan untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap proyek-proyek yang sedang berlangsung di Kota Surabaya,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Puluhan Warga Ajung Jember jadi Korban Arisan-Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Saat ini, korban tengah mengumpulkan seluruh bukti transfer dan catatan transaksi untuk proses verifikasi faktual sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.

Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Langkah ini dinilai esensial membangun keseimbangan yang ideal antara tuntutan profesionalisme kerja dan pemenuhan kebutuhan untuk tetap sehat serta bugar.

Potret Semangat Siswa SDN 2 Ploso Nganjuk Belajar dengan Lesehan di Gedung Darurat

Langkah pengungsian KBM ini diambil lantaran gedung utama SDN 2 Ploso tengah direhabilitasi total. Pihak sekolah mewajibkan area proyek steril demi keselamatan.

Bayi 28 Hari Meninggal Usai Diberi Makan Telur di Surabaya, IDAI: Asi Makanan Terbaik

Bayi tersebut menghembuskan napas terakhirnya di RSUD dr Soetomo.