Rabu, 24 Jun 2026 20:06 WIB

Keluh Penjual Ikan Hias di Probolinggo saat Pemadaman Listrik: Banyak yang Mati, Rugi Total

  • Penulis : Inung
  • | Rabu, 24 Jun 2026 18:57 WIB
Penjual ikan hias di Probolinggo saat merapikan aquariumnya. (Foto: Inung/selalu.id).
Penjual ikan hias di Probolinggo saat merapikan aquariumnya. (Foto: Inung/selalu.id).

selalu.id - Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat para pedagang ikan hias di Kota Probolinggo dilanda kekhawatiran. 

Tanpa memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan, mereka harus mencari cara agar ikan dagangannya tetap bertahan hidup saat aerator tidak berfungsi.

Baca Juga: Ternyata, Gegara Ini Panel Surya Lampu Lalulintas Tak Fungsi saat Listrik Padam di Surabaya

‎Salah satu pedagang yang terdampak adalah Novian Firmansyah, pemilik usaha ikan hias Prapatan Cupang di Jalan dr Soetomo, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Saat terjadi pemadaman listrik, Novian mengambil langkah darurat dengan mengurangi volume air akuarium hingga setengahnya.

‎"Kalau air dikurangi, ikan lebih mudah naik ke permukaan untuk mengambil oksigen. Ini satu-satunya cara yang bisa saya lakukan untuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman lagi," ungkapnya, Rabu (24/6/2026).

‎Menurut Novian, dari berbagai jenis ikan yang dijual seperti glowfish, cupang, molly, koki, koi, channa, komet, hingga manfish, ikan koi menjadi yang paling rentan ketika aerator berhenti bekerja akibat aliran listrik terputus.

Baca Juga: Lagi Ramai Pemadaman Listrik, DPRD Jatim Minta Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

‎Ia menjelaskan, ikan koi dapat mati dalam waktu sekitar satu jam apabila tetap berada di akuarium dengan volume air penuh tanpa suplai oksigen. Namun, dengan mengurangi air hingga setengahnya, ikan tersebut masih bisa bertahan hingga kurang lebih enam jam.

‎"Kalau terlalu lama tidak mendapatkan pasokan oksigen dari aerator, ikan bisa lemas dan yang paling parah bisa mati," jelas Novian.

‎Sementara itu, jenis ikan lain dinilai lebih mampu bertahan tanpa bantuan aerator. Meski demikian, Novian tetap rutin mengawasi kondisi ikan-ikan peliharaannya saat terjadi pemadaman listrik.

Baca Juga: LIRA Minta Anggaran DPRD Probolinggo Rp81,41 Miliar Berdampak Langsung bagi Masyarakat

‎Ia berharap pasokan listrik dapat kembali normal agar para pelaku usaha yang bergantung pada peralatan listrik tidak lagi merasa khawatir dan rugi banyak.

‎"Harapan saya listrik bisa kembali stabil. Bukan hanya saya, tetapi juga pedagang lain yang menggunakan listrik untuk menunjang usaha agar tidak terus merasa resah dan rugi," tegas Novian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bea Cukai Juanda Sidoarjo Musnahkan 9 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp13,05 M

Meski jutaan batang rokok ilegal telah dimusnahkan, upaya penindakan belum berhenti. Bea Cukai akan terus kembangkan ke jaringan lainnya.

HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Berakhir, Berikut Daftar Pemenangnya

HGI City Cup 2026 menjadi bukti bahwa Domino memiliki ruang untuk berkembang sebagai mind sport modern.

Kortastipidkor Polri Geledah Kantor Bea Cukai Juanda Sidoarjo, Ini Dugaan Kasusnya

Hingga kini, belum ada informasi lanjutan mengenai perkara yang sedang ditangani, maupun hasil dari penggeledahan tersebut.

DPRD Jatim Minta Aturan Tegas Anti‑LGBT Hingga ke Daerah

Menurut Fauzan Fuadi, seruan tersebut patut diperhatikan serius mengingat fenomena serupa makin tampak terbuka di ruang publik. 

Remaja di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pemuda Konvoi: Dipukuli, Juga Dibacok dengan Celurit

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Tenggilis Mejoyo Surabaya. Dan hingga saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkapnya.

Gebrakan DPRD Surabaya Selesaikan Konflik Pengelolaan Apartemen, Pengembang Jangan Main-main

Josiah berharap perda ini nantinya mampu mengakhiri berbagai polemik pengelolaan apartemen yang selama ini terjadi di Surabaya.