Sabtu, 08 Agu 2026 20:57 WIB

Keluh Penjual Ikan Hias di Probolinggo saat Pemadaman Listrik: Banyak yang Mati, Rugi Total

  • Penulis : Inung
  • | Rabu, 24 Jun 2026 18:57 WIB
Penjual ikan hias di Probolinggo saat merapikan aquariumnya. (Foto: Inung/selalu.id).
Penjual ikan hias di Probolinggo saat merapikan aquariumnya. (Foto: Inung/selalu.id).

selalu.id - Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat para pedagang ikan hias di Kota Probolinggo dilanda kekhawatiran. 

Tanpa memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan, mereka harus mencari cara agar ikan dagangannya tetap bertahan hidup saat aerator tidak berfungsi.

Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 176 Hektare, Tiga Heli Water Bombing Diturunkan

‎Salah satu pedagang yang terdampak adalah Novian Firmansyah, pemilik usaha ikan hias Prapatan Cupang di Jalan dr Soetomo, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Saat terjadi pemadaman listrik, Novian mengambil langkah darurat dengan mengurangi volume air akuarium hingga setengahnya.

‎"Kalau air dikurangi, ikan lebih mudah naik ke permukaan untuk mengambil oksigen. Ini satu-satunya cara yang bisa saya lakukan untuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman lagi," ungkapnya, Rabu (24/6/2026).

‎Menurut Novian, dari berbagai jenis ikan yang dijual seperti glowfish, cupang, molly, koki, koi, channa, komet, hingga manfish, ikan koi menjadi yang paling rentan ketika aerator berhenti bekerja akibat aliran listrik terputus.

Baca Juga: Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas, Tiga Pintu Masuk Wisata Ditutup

‎Ia menjelaskan, ikan koi dapat mati dalam waktu sekitar satu jam apabila tetap berada di akuarium dengan volume air penuh tanpa suplai oksigen. Namun, dengan mengurangi air hingga setengahnya, ikan tersebut masih bisa bertahan hingga kurang lebih enam jam.

‎"Kalau terlalu lama tidak mendapatkan pasokan oksigen dari aerator, ikan bisa lemas dan yang paling parah bisa mati," jelas Novian.

‎Sementara itu, jenis ikan lain dinilai lebih mampu bertahan tanpa bantuan aerator. Meski demikian, Novian tetap rutin mengawasi kondisi ikan-ikan peliharaannya saat terjadi pemadaman listrik.

Baca Juga: Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?

‎Ia berharap pasokan listrik dapat kembali normal agar para pelaku usaha yang bergantung pada peralatan listrik tidak lagi merasa khawatir dan rugi banyak.

‎"Harapan saya listrik bisa kembali stabil. Bukan hanya saya, tetapi juga pedagang lain yang menggunakan listrik untuk menunjang usaha agar tidak terus merasa resah dan rugi," tegas Novian.

Editor : Zain Ahmad
Berita Terbaru

Ketika Persebaya Mengunci Drama, Menemukan Mahkota di Gianyar Bali

Di sanalah, Persebaya Surabaya mengukir sejarah barunya. Sebuah penantian panjang yang ditutup dengan cara yang paling membuat jantung berdegup kencang.

Chelsea vs AC Milan di GBK Jakarta, The Blues Diprediksi Menang Tipis

Pertemuan ini menjadi momen bersejarah lantaran untuk kali pertama kedua tim bertatap muka di tanah Asia.

Pesta Pramuka Prasiaga Sidoarjo, Cara Seru Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini

Bunda Paud Sidoarjo Sriatun Subandi pun mengajak para orang tua untuk tidak berhenti pada pendampingan, tetapi juga memberikan contoh dalam keseharian. 

19 Daerah di Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Desak Pemprov Hentikan Solusi Tambal Sulam

Eddy Paripurna anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim  melontarkan kritik terhadap penanganan kekeringan yang terus berulang di beberapa wilayah di Jatim.

Daftar Film Horor yang Cocok Temani Weekend, Rasakan Ketegangannya

Bagi penyuka film yang bikin sensasi menjadi tegang hingga adrenalin yang memacu jantung, daftar film horor ini bisa jadi pilihan temani liburmu.

DPRD dan Pemkab Sidoarjo Bangun Kebersamaan Lewat Laga Sepak Bola

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mencairkan hubungan antara legislatif dan eksekutif.