Senin, 12 Okt 2026 08:13 WIB

Keluh Penjual Ikan Hias di Probolinggo saat Pemadaman Listrik: Banyak yang Mati, Rugi Total

  • Penulis : Inung
  • | Rabu, 24 Jun 2026 18:57 WIB
Penjual ikan hias di Probolinggo saat merapikan aquariumnya. (Foto: Inung/selalu.id).
Penjual ikan hias di Probolinggo saat merapikan aquariumnya. (Foto: Inung/selalu.id).

selalu.id - Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat para pedagang ikan hias di Kota Probolinggo dilanda kekhawatiran. 

Tanpa memiliki genset sebagai sumber listrik cadangan, mereka harus mencari cara agar ikan dagangannya tetap bertahan hidup saat aerator tidak berfungsi.

Baca Juga: Kandang Ternak di Krajan Probolinggo Terbakar, Dua Sapi Mati Terpanggang ‎

‎Salah satu pedagang yang terdampak adalah Novian Firmansyah, pemilik usaha ikan hias Prapatan Cupang di Jalan dr Soetomo, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Saat terjadi pemadaman listrik, Novian mengambil langkah darurat dengan mengurangi volume air akuarium hingga setengahnya.

‎"Kalau air dikurangi, ikan lebih mudah naik ke permukaan untuk mengambil oksigen. Ini satu-satunya cara yang bisa saya lakukan untuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman lagi," ungkapnya, Rabu (24/6/2026).

‎Menurut Novian, dari berbagai jenis ikan yang dijual seperti glowfish, cupang, molly, koki, koi, channa, komet, hingga manfish, ikan koi menjadi yang paling rentan ketika aerator berhenti bekerja akibat aliran listrik terputus.

Baca Juga: Bea Cukai Probolinggo Ingatkan Warga Waspadai Rokok Ilegal dan Penipuan Siber

‎Ia menjelaskan, ikan koi dapat mati dalam waktu sekitar satu jam apabila tetap berada di akuarium dengan volume air penuh tanpa suplai oksigen. Namun, dengan mengurangi air hingga setengahnya, ikan tersebut masih bisa bertahan hingga kurang lebih enam jam.

‎"Kalau terlalu lama tidak mendapatkan pasokan oksigen dari aerator, ikan bisa lemas dan yang paling parah bisa mati," jelas Novian.

‎Sementara itu, jenis ikan lain dinilai lebih mampu bertahan tanpa bantuan aerator. Meski demikian, Novian tetap rutin mengawasi kondisi ikan-ikan peliharaannya saat terjadi pemadaman listrik.

Baca Juga: Hari Kedua Pencarian Nelayan Tenggelam di Probolinggo, Korban Belum Ditemukan

‎Ia berharap pasokan listrik dapat kembali normal agar para pelaku usaha yang bergantung pada peralatan listrik tidak lagi merasa khawatir dan rugi banyak.

‎"Harapan saya listrik bisa kembali stabil. Bukan hanya saya, tetapi juga pedagang lain yang menggunakan listrik untuk menunjang usaha agar tidak terus merasa resah dan rugi," tegas Novian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Kisah pilu ini mendadak gempar di media sosial setelah sang tante, Calista Arisha, yang mengunggah jeritan hatinya melalui platform Threads.

Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

Berdasarkan pemeriksaan awal, wanita 30 tahun tersebut mengalami luka fraktur pada kaki kiri serta patah atau benturan di bagian kepala.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.