Jumat, 25 Sep 2026 13:34 WIB

Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan

Demo mahasiswa di Mojokerto yang hingga malam ini masih memanas. (Foto: Supri/selalu.id).
Demo mahasiswa di Mojokerto yang hingga malam ini masih memanas. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ratusan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mojokerto menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Mojokerto, Senin (22/6/2026).

Mereka berangkat dari Terminal Kertajaya Mojokerto. Saat melintas di Simpang Lima Kenanten, massa aksi sempat memblokade Jalan Nasional Mojokerto-Jombang.

Baca Juga: Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

Bahkan, pengendara motor yang melintas sempat bersitegang dengan mahasiswa lantaran mereka melakukan blokade jalan yang mengakibatkan kemacetan dari lima arah di simpang lima tersebut.

Ketua PMII Mojokerto, Muhammad Nur Fadillah mengatakan massa aksi membawa beberapa tuntutan ke kantor DPRD Kota Mojokerto, termasuk tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Kami menilai bahwa ini seolah-olah menjadi program yang sangat populis dan sangat bergedok. Artinya ketika kita pinjam secara luar seolah-olah banyak manfaat, tapi secara nyata itu melah membawa kerugian terhadap masyarakat banyak," jelasnya.

"Seperti MBG, banyak sekali anggaran, terutama anggaran pendidikan yang itu harus dipangkas hanya untuk kesuksesan program populis. Ketika kita melihat dampaknya, sekitar pendidikan hari ini masih banyak guru honorer yang masih bergaji antara Rp200.000 sampai Rp300.000 untuk memenuhi kebutlahan hidupnya," tambah Nur.

Nur mengatakan pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai memperkaya hanya beberapa elit saja dan adanya ketimpangan terhadap masyarakat.

"Guru yang seharusnya itu mencerdaskan kehidupan bangsa, tapi seolah-olah itu sangat tidak dihargai di negara kita," bebernya.

Baca Juga: Korban KM Virgo asal Mojokerto Pulang, Keluarga Guyurkan Air Kembang

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Eri Purwanti saat demo tersebut menerima delapan tuntutan yang dibawa Aliansi Mahasiswa Mojokerto dan akan menyampaikan aspirasi itu ke tingkat lebih tinggi yakni DPR RI.

"Kami terkait tadi yang disampaikan ada 8 poin, intinya itu sepakat. Jadi kami sepakat agar itu dikaji ulang, dianalisa, terkait pelaksanaannya. Sebelum betul-betul itu nanti dijalankan," jelasnya.

"Baik terkait revisi Undang-Undang Polri, maupun MBG dan KDMP. Kalau KDMP dan MBG memang kami sangat sepakat sekali jika itu diadakan evaluasi secara total dan menyeluruh karena kita ketahui semuanya bahwa kebijakan ini sebenarnya tujuannya bagus," tegas Eri.

Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya banyak sekali ketidaksempurnaan pelaksanaan yang ada di daerah. 

Baca Juga: Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

"Nah, itu yang kami minta untuk dievaluasi secara total. Artinya nanti setelah ini dihentikan sementara. Kami meminta bahwasannya pelaksanaannya ke depannya lebih baik daripada yang saat ini," katanya.

Usai menggelar orasi dan bertemu dengan anggota dewan Kota Mojokerto, massa aksi langsung menuju ke Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto.

Hingga kini, massa aksi masih menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto. Mahasiswa juga memanas dan sempat adu dorong dengan pihak kepolisian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Muncul Asap Putih di Mal PTC Surabaya, Pengunjung Heboh

Saat kejadian terdapat kontraktor yang sedang melakukan pekerjaan penggantian cooling tower di PTC.

KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk

Lampri adalah salah satu orang yang ditangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9) lalu.

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.