Jumat, 07 Agu 2026 00:46 WIB

Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan

Demo mahasiswa di Mojokerto yang hingga malam ini masih memanas. (Foto: Supri/selalu.id).
Demo mahasiswa di Mojokerto yang hingga malam ini masih memanas. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ratusan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Mojokerto menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Mojokerto, Senin (22/6/2026).

Mereka berangkat dari Terminal Kertajaya Mojokerto. Saat melintas di Simpang Lima Kenanten, massa aksi sempat memblokade Jalan Nasional Mojokerto-Jombang.

Baca Juga: Bahan Baku Tisu PT SPS di Sukoanyar Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Pemadaman Dikerahkan

Bahkan, pengendara motor yang melintas sempat bersitegang dengan mahasiswa lantaran mereka melakukan blokade jalan yang mengakibatkan kemacetan dari lima arah di simpang lima tersebut.

Ketua PMII Mojokerto, Muhammad Nur Fadillah mengatakan massa aksi membawa beberapa tuntutan ke kantor DPRD Kota Mojokerto, termasuk tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Kami menilai bahwa ini seolah-olah menjadi program yang sangat populis dan sangat bergedok. Artinya ketika kita pinjam secara luar seolah-olah banyak manfaat, tapi secara nyata itu melah membawa kerugian terhadap masyarakat banyak," jelasnya.

"Seperti MBG, banyak sekali anggaran, terutama anggaran pendidikan yang itu harus dipangkas hanya untuk kesuksesan program populis. Ketika kita melihat dampaknya, sekitar pendidikan hari ini masih banyak guru honorer yang masih bergaji antara Rp200.000 sampai Rp300.000 untuk memenuhi kebutlahan hidupnya," tambah Nur.

Nur mengatakan pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai memperkaya hanya beberapa elit saja dan adanya ketimpangan terhadap masyarakat.

"Guru yang seharusnya itu mencerdaskan kehidupan bangsa, tapi seolah-olah itu sangat tidak dihargai di negara kita," bebernya.

Baca Juga: Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mojokerto, Eri Purwanti saat demo tersebut menerima delapan tuntutan yang dibawa Aliansi Mahasiswa Mojokerto dan akan menyampaikan aspirasi itu ke tingkat lebih tinggi yakni DPR RI.

"Kami terkait tadi yang disampaikan ada 8 poin, intinya itu sepakat. Jadi kami sepakat agar itu dikaji ulang, dianalisa, terkait pelaksanaannya. Sebelum betul-betul itu nanti dijalankan," jelasnya.

"Baik terkait revisi Undang-Undang Polri, maupun MBG dan KDMP. Kalau KDMP dan MBG memang kami sangat sepakat sekali jika itu diadakan evaluasi secara total dan menyeluruh karena kita ketahui semuanya bahwa kebijakan ini sebenarnya tujuannya bagus," tegas Eri.

Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya banyak sekali ketidaksempurnaan pelaksanaan yang ada di daerah. 

Baca Juga: Kejati Jatim Lelang Mobil, Motor hingga Tanah di Mojokerto, Berikut Tanggal Dibuka dan Syaratnya

"Nah, itu yang kami minta untuk dievaluasi secara total. Artinya nanti setelah ini dihentikan sementara. Kami meminta bahwasannya pelaksanaannya ke depannya lebih baik daripada yang saat ini," katanya.

Usai menggelar orasi dan bertemu dengan anggota dewan Kota Mojokerto, massa aksi langsung menuju ke Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto.

Hingga kini, massa aksi masih menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto. Mahasiswa juga memanas dan sempat adu dorong dengan pihak kepolisian.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Skor 6-5 di babak adu penalti memastikan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 sekaligus mengakhiri turnamen pramusim ini sebagai kampiun.

Kebakaran Bromo Makin Meluas, Kini Mengarah ke Puncak B29 Lumajang

BPBD Probolinggo pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak nekat ke kawasan yang terbakar.

DPRD Surabaya Minta Polemik RM Ayam Goreng Ny Suharti Tuntas dengan Transparan dan Humanis

Fathoni menilai, persoalan ini sudah menyita perhatian masyarakat luas sehingga tidak lagi bisa diselesaikan sekadar sebagai urusan internal Pemkot Surabaya.

60 Remaja di Sidoarjo Idap HIV: Tujuh Meninggal, 53 Berjuang Hidup

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina meminta masyarakat tidak merespons angka ini dengan kepanikan.

Tekan Penularan HIV pada Remaja, Pemkab Sidoarjo Geser Fokus ke Edukasi dan Promotif

Guna membendung penularan vertikal ini, layanan skrining berdasarkan siklus hidup terus diperkuat, termasuk lewat program triple eliminasi.

Bukan Sekadar Tuan Rumah, DPRD Surabaya Ingin Porprov Jatim 2027 Berbasis Sportainment dan Dongkrak UMKM

Menurut Fathoni, Porprov Jatim 2027 bukan sekadar pertandingan olahraga. Ini adalah momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.