Rabu, 16 Sep 2026 21:33 WIB

Insiden Proyek Maut Margorejo Surabaya, DPRD Jatim Desak Evaluasi Keamanan

Penampakan proyek gorong-gorong maut di Margorejo Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).
Penampakan proyek gorong-gorong maut di Margorejo Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).

selalu.id - Insiden meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraannya tercebur ke lokasi proyek pembangunan gorong-gorong di kawasan Margorejo, Surabaya, menuai keprihatinan mendalam. 

Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur, Lilik Hendarwati mendesak Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan di seluruh proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Lilik tak lupa mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. 

“Semoga almarhuma mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tuturnya, Rabu (17/6/2026).

Lilik menyatakan kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa pembangunan yang bertujuan memperbaiki fasilitas umum tidak boleh mengorbankan keselamatan nyawa warga. 

"Ini tentu menjadi duka bersama. Tidak ada satu pun yang menginginkan hasil pembangunan justru berujung pada musibah seperti ini,” ujarnya.

Lilik menegaskan pemerintah daerah wajib memastikan setiap proyek dilaksanakan dengan standar keamanan yang ketat. Pengamanan lokasi tidak boleh dianggap sekadar pelengkap, melainkan bagian utama dari pekerjaan. 

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

Hal itu meliputi pemasangan pagar pembatas yang kokoh, rambu peringatan yang jelas dan mudah terlihat, serta penerangan yang cukup terutama pada malam hari, disertai pengawasan rutin selama masa pengerjaan.

“Musibah ini harus menjadi bahan evaluasi serius, bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan warga adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.

Selain meminta langkah tegas dari pemerintah dan kontraktor, Lilik juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. 

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Ia mengingatkan pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi lintasan, serta mematuhi rambu keselamatan saat melintas di sekitar area konstruksi.

Lilik berharap seluruh pihak terkait segera memeriksa ulang seluruh titik pekerjaan agar tidak ada lagi celah yang berpotensi membahayakan warga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari kecepatan atau kualitas bangunan semata, melainkan juga dari kemampuan menjamin keamanan masyarakat selama proses berlangsung.

“Pembangunan yang sesungguhnya adalah yang membawa manfaat tanpa mengorbankan nyawa warganya,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.

Keselamatan Terancam, Warga Karangbong Sidoarjo Tolak Rencana Kenaikan Kelas Jalan Surowongso

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswanto menegaskan pihak legislatif wajib melihat kondisi objektif sebelum menentukan sikap penyesuaian kelas jalan.