Selasa, 15 Sep 2026 21:09 WIB

Demo Mahasiswa di Surabaya: Usai Seruan Reformasi, Eh Langsung Bubar

Kelompok massa berpakaian hitam yang masih bertahan di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya saat para mahasiswa pilih balik kampus. (Foto: Rofik/selalu.id).
Kelompok massa berpakaian hitam yang masih bertahan di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya saat para mahasiswa pilih balik kampus. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Aksi demo yang dilakukan ratusan mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya tidak greget, Rabu (17/6/2026).

Meski sempat melakukan bakar-bakar botol bekas dan seruan reformasi, mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) malah pilih menjauh dan akhirnya balik kandang atau ke kampus.

Baca Juga: Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

Yang kini masih bertahan, yakni kelompok berpakaian kaus hitam. Mereka terlihat malah main sepakbola di jalanan.

Baca Juga: Penyakit ISPA di Surabaya Melonjak, DPRD Ingatkan Demam Tinggi Anak Bisa jadi Sinyal DBD

Sempat juga terjadi provokasi dari kelompok tersebut, yang menyatakan BEM Unair saat demo hanya paduan suara.

"Aksi kok cuma nyanyi saja, kayak paduan suara," teriak kelompok dari pakaian serba hitam itu.

Baca Juga: Diduga Ditemukan Larva di Dalam Jeruk MBG, Dinkes Surabaya Soroti SLHS SPPG

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus berjaga di sekitar Gedung Negara Grahadi Surabaya. Jalanan Gubernur Suryo yang awalnya ditutup, kini sudah dibuka dan bisa dilewati pengendara lagi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Begini Penjelasannya

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga satu jam. Warga terpaksa membongkar dinding bata ringan yang masih dalam tahap pembangunan itu.

Pansus DPRD Surabaya Bidik Pekerja Kebersihan Kampung Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Kelompok ini dinilai masuk kategori pekerja rentan karena berpenghasilan rendah dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.

Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

Nanang mengatakan bahwa keberanian warga untuk melapor sangat krusial guna memutus rantai intimidasi dan trauma yang dialami korban.