Jumat, 31 Jul 2026 19:29 WIB

Polisi Usut Proyek Maut di Margorejo Surabaya, Siapa jadi Tersangka?

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya. (Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya).
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya. (Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya).

selalu.id - Kecelakaan tunggal di Jalan Margorejo Indah, Wonocolo, Surabaya yang menyebabkan tewasnya Laila Endriati (69), warga Bubutan kota setempat, kini terus diselidiki pihak kepolisian.

"Terkait kasusnya sedang kita selidiki. Kemarin sudah kita asistensi untuk perbaikan sistem keselamatan di lokasi kecelakaan," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, Selasa (16/6/2026). 

Baca Juga: 2 Oknum Petugas DLH Surabaya Peras Pedagang di Kawasan Tugu Pahlawan, Ini Tampangnya

Galih menyebut bahwa dalam penyelidikan, Tim Unit Gakkum Satlantas berkolaborasi dengan Satreskrim. 

Beberapa pihak yang dianggap harus bertanggung atas proyek maut di Margorejo itu akan segera dipanggil dan dimintai keterangan. 

"Kita berkoordinasi dengan Satreskrim dan Polsek Wonocolo. Kedepannya, kita akan panggil semua pihak-pihak yang bertanggungjawab," jelasnya.

Seperti diketahui, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.55 WIB. Saat itu bermula saat Edy Parlin berboncengan dengan Laila Endriati. Motor Honda Supra X bernopol L 5478 AAE itu melaju dari arah timur ke barat. Di depan pasutri lansia itu, ada dua kendaraan roda empat. 

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

Salah satu mobil berbelok menuju area pusat perbelanjaan. Edy kemudian berusaha menyalip satu kendaraan yang di depannya. 

Namun, usahanya untuk mendahului dari sebelah kiri itu gagal. Ia tidak mengetahui jika proyek gorong-gorong di sana. 

Minimnya rambu peringatan dan penerangan mengaburkan mata kakek 65 tahun tersebut. Keduanya pun terperosok ke dalam lubang galian yang menganga dan tak terjangkau oleh road barrier yang jumlahnya terbatas. 

Baca Juga: Soal Polemik Pajak, Manajemen Rumah Makan AG Ny Suharti Surabaya Tegaskan Kooperatif

Kejadian tersebut pun kini menjadi perhatian banyak pihak. Sampai-sampai Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi minta Inspektorat mengusut proyek maut tersebut. Ia juga memberi ultimatum kepada kontraktor dan dinas terkait. 

Selain itu, DPRD Surabaya juga turut mengevaluasi proyek di depan Plaza Marina itu. Kontraktornya segera dilakukan pemanggilan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Operasi URC Polda Jatim: Ringkus 206 Pelaku 3C, Sita Ratusan Kendaraan

Dalam ungkap ini, sejumlah kendaraan hasil curian yang disita penyidik juga telah diserahkan kembali kepada pemiliknya.

IJTI Surabaya Desak Presiden Prabowo Minta Maaf soal Istilah Londo Ireng

Falentinus Hartayan menilai pernyataan Presiden Prabowo berpotensi melukai martabat profesi jurnalistik yang selama ini bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers.

Massa PSHT Kepung Markas M1R di Surabaya: Sempat Ricuh, Satu Petugas Terluka

Aksi ini merupakan bagian dari penyampaian aspirasi massa PSHT buntut kasus pembacokan terhadap dua petugas valet di Ambyar Superclub Surabaya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Lagi, Tapi Gak Banyak ya Bunda..

Sedangkan dalam sebulan terakhir harga emas Antam juga turun dengan rentang Rp2.769.000-2.992.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Karier Lagi Bagus, Sementara Percintaan Bikin Galau

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk.

Aksi Damai Wartawan-Jurnalis di Nganjuk Sikapi Istilah Londo Ireng

Selain melakukan orasi, mereka melakukan tabur bunga di atas ID Pers yang mereka kumpulkan di depan massa aksi.