Kamis, 05 Nov 2026 14:24 WIB

DPRD Surabaya Minta Polisi Hukum Tegas Para Siswa SMAN 11 yang Keroyok Remaja hingga Tewas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jun 2026 11:00 WIB
Foto Thomas Julius Kristianto semasa hidup. (Dok. Selalu.id).
Foto Thomas Julius Kristianto semasa hidup. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Kasus pengeroyokan yang menewaskan Thomas Julius Kristianto, remaja 18 tahun asal Manukan, Surabaya oleh sejumlah siswa SMAN 11, mendapat perhatian serius DPRD Surabaya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko meminta para pelaku dijatuhi hukuman tegas agar memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kekerasan di kalangan pelajar.

Baca Juga: SPDP Diterima Kejari Tanjung Perak Surabaya, Go Bozze Gozali Mengaku Tak Tahu

Yona mengapresiasi langkah cepat Satreskrim Polrestabes Surabaya yang berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap para tersangka dalam waktu singkat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polrestabes Surabaya yang berhasil mengungkap kasus ini dengan cepat. Tragedi ini menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan dan pergaulan remaja di Surabaya,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026).

Yona mengatakan sebagian besar tersangka telah memasuki usia yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum. Karena itu, proses hukum harus berjalan tanpa adanya perlakuan khusus terhadap para pelaku.

“Mereka rata-rata sudah bukan di bawah umur. Proses hukum harus tetap berjalan dan pelaku harus dihukum tegas agar menjadi efek jera,” tegasnya.

Selain menyoroti proses hukum, Yona menilai kasus tersebut menjadi peringatan serius bagi seluruh pihak terkait maraknya kekerasan di lingkungan pelajar.

Ia mendorong Pemerintah Kota Surabaya memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi hukum di sekolah.

Baca Juga: Empat Pelamar Dishub Surabaya Diduga Kena Pungli, DPRD Desak Usut Jaringan Calo

Program sosialisasi seperti Satpol PP Goes to School perlu diperluas untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai konsekuensi hukum dari tindakan kekerasan.

“Banyak remaja yang belum memahami bahwa tindakan kriminal bisa berdampak panjang terhadap masa depan mereka. Edukasi hukum harus diperkuat agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” jelas Yona.

Yona menegaskan, tindakan kekerasan yang berujung hilangnya nyawa tidak hanya merugikan korban dan keluarga, tetapi juga menghancurkan masa depan pelaku.

Karena itu, upaya pencegahan melalui pendidikan karakter dan kesadaran hukum harus menjadi perhatian bersama.

Baca Juga: Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Mengaku Dapat Ancaman Jika Tak Teken Surat Operasional

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto membenarkan adanya kasus tersebut. Katanya, para terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

“Sudah diamankan dan sekarang sedang menjalani penyidikan di Unit Resmob,” katanya.

Hingga kini, penyidik Polrestabes Surabaya masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Thomas mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Hak Buruh saat Silaturahmi ke KSPI

Kapolda Jatim meminta KSPI terus menyampaikan perkembangan penetapan upah minimum menjelang 21 November 2026.

Sindikat Scamming Internasional Dibongkar di Mojokerto, 23 WNA Diimingi Gaji 1000 US Dolar

Polsek Trawas lalu mengamankan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mojokerto.

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.

Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.