Senin, 09 Nov 2026 03:53 WIB

Temukan Pedestrian Rusak hingga Masalah Pupuk, Wabup Sidoarjo Minta OPD Gerak Cepat

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 28 Jul 2026 17:24 WIB
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat meninjau sejumlah OPD didampingi Kepala Disnaker Dwi Eko Saptono. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat meninjau sejumlah OPD didampingi Kepala Disnaker Dwi Eko Saptono. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), menjadi sarana evaluasi terhadap kualitas pelayanan publik dan kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Berbagai persoalan yang menjadi perhatian meliputi penyerapan tenaga kerja, mutu pendidikan, distribusi pupuk bersubsidi, hingga kondisi fasilitas publik.

Baca Juga: Persahabatan Sepakbola Pemkab Sidoarjo Vs Mojokerto, Subandi Dorong Kebersamaan Tanpa Sekat Jabatan

Sorotan pertama muncul saat rombongan tiba di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan TerpaduSatu Pintu (DPMPTSP). 

Wabup Mimik menemukan penutup drainase pada jalur pedestrian dalam kondisi terbuka. Selain itu, beberapa bagian cor beton tampak mengelupas hingga besi tulangannya terlihat dan dinilai membahayakan pejalan kaki.

Melihat kondisi tersebut, ia meminta perbaikan segera dilakukan agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.

"Saya minta perbaikan penutup drainase dan jalur pedestrian yang rusak di lingkungan DPMPTSP segera dilakukan. Fasilitas pendukung pelayanan publik harus terawat dengan baik agar keamanandan kenyamanan masyarakat tetap terjamin," kata Mimik, Selasa (28/7/2026).

Pihaknya juga mengingatkan pentingnya ketelitian dalam proses penerbitan perizinan. Mimik meminta pengawasan diperketat agar izin yang diterbitkan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Proses perizinan harus berjalan sesuai ketentuan dan dilakukan secara selektif.

Sidak kemudian berlanjut ke Dinas Ketenagakerjaan. Di sana, Wabup Mimik meminta penjelasan terkait langkah-langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran. 

Evaluasi dilakukan untuk memastikan program ketenagakerjaan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dari sektor ketenagakerjaan, perhatian bergeser ke bidang pendidikan. Saat mengunjungi Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Wabup Mimik menemukan beberapa ruang kerja yang memerlukan perbaikan. 

Baca Juga: BKK 2027 600 Juta/Desa, Subandi: Percepatan Pembangunan hingga Harmonisasi Perangkat

Ia kemudian meminta seluruh pejabat terkait memaparkan perkembangan program pendidikan mulai jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP.

Selain menanyakan capaian kinerja masing-masing bidang, Wabup Mimik juga meminta penjelasan mengenai realisasi bantuan rehabilitasi sekolah yang bersumber dari APBD serta perkembangan program kebudayaan.

Menjawab hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Netti Lastiningsih menjelaskan bahwa sepanjang tahun ini terdapat 58 sekolah yang menerima bantuan rehabilitasi dari APBD, termasuk 10 sekolah tingkat SMP. 

Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas sarana prasarana dan mutu pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.

Sidak berikutnya dilakukan di Dinas Sosial. Wabup Mimik berdiskusi dengan Kepala Dinsos Marthaterkait pelaksanaan program pelayanan sosial dan upaya memastikan bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Top 5 Berita: Cara Dapat BSU 900 Ribu hingga Zodiak

Sementara itu, di Dinas Pangan dan Pertanian, Wabup Mimik menyoroti penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di 18 kecamatan. 

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Eni Rustianingsih memastikan distribusi pupuk telah berjalan sesuai mekanisme serta tepat sasaran.

Di akhir sidak, Wabup Mimik menegaskan bahwakegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara optimal dalam melayani masyarakat.

"Melalui sidak ini, kami ingin memastikan seluruh OPD bekerja secara profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Evaluasi langsung di lapangan penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih ditemukan," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Peduli Krisis Air Bersih, SIER Salurkan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon untuk Warga Pasuruan

Dalam kegiatan tersebut, SIER menyalurkan bantuan berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air.

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.

DLH Surabaya Temukan Solar Truk Sampah Dijual, Pelaku Diduga Orang Dalam

Kini DLH Surabaya menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.