Selasa, 28 Jul 2026 14:46 WIB

Bahagianya Para Pedagang Kaki Lima di JFC 2026, Jualannya Laris Manis

Endang, penjual jajanan Rangen saat melayani pembeli pada acara JFC 2026 (Foto: Nurul/selalu.id).
Endang, penjual jajanan Rangen saat melayani pembeli pada acara JFC 2026 (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 kembali membuktikan diri bukan hanya sebagai ajang seni dan budaya berkelas internasional, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. 

Membludaknya pengunjung yang memadati pusat Kota Jember selama rangkaian kegiatan berlangsung membawa berkah bagi para pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.

Baca Juga: Hadirkan Layanan Dokter Keluarga Gratis, Pemkab Jember Resmikan Program Home Care

Sejak pembukaan rangkaian JFC pada Jumat (24/7/2026) hingga puncak acara pada Minggu (26/7/2026), kawasan sekitar Alun-Alun Jember, Pendopo Wahyawibawagraha, hingga jalur karnaval dipenuhi ribuan warga dan wisatawan. Kondisi tersebut membuat aktivitas jual beli meningkat tajam.

Salah satu pedagang yang merasakan dampaknya adalah Endang (51), penjual rangen, jajanan tradisional khas Jember, asal Desa Panti. Ia mengaku penjualannya meningkat signifikan selama berlangsungnya JFC.

Endang yang telah menekuni usaha tersebut sejak 2019 mengatakan dagangannya hampir selalu habis setiap hari karena tingginya jumlah pembeli.

"Sejak hari Jumat sampai Minggu ini ramai sekali. Pembeli datang terus bergantian sehingga dagangan saya cepat habis. Alhamdulillah, rezekinya jauh lebih baik dibanding hari biasa," ungkapnya, Minggu (26/7/2026).

Menurut Endang, JFC selalu menjadi momen yang paling dinantikan para pedagang kecil. Kehadiran ribuan pengunjung setiap tahun memberikan peluang besar untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

Baca Juga: Pemprov Jatim Siap Dukung Jember Fashion Carnaval Tembus Level Internasional

"Kalau ada JFC seperti ini, kami ikut merasakan manfaatnya. Semoga acara ini terus ada setiap tahun karena sangat membantu pedagang kecil seperti kami," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Agus Sodikin, pedagang gorengan dan kopi yang berjualan di sekitar Pendopo Wahyawibawagraha. Warga Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, itu mengaku omzet usahanya meningkat hingga tiga kali lipat selama penyelenggaraan JFC.

"Alhamdulillah, gorengan dan kopi yang saya jual laris. Omzet bisa naik sekitar tiga kali lipat dibanding hari biasa karena pengunjung sangat banyak," katanya.

Ramainya transaksi selama JFC menunjukkan bahwa penyelenggaraan event berskala internasional tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.

Baca Juga: Dari Jember untuk Dunia, Jejak Sukses JFC dan Harumnya Kostum Nasional Indonesia

Meningkatnya jumlah wisatawan ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang makanan tradisional, minuman, parkir, jasa transportasi, hingga berbagai pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan pendapatan.

Keberhasilan JFC 2026 dalam menarik ribuan pengunjung diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi lokal. 

Selain memperkuat citra Jember sebagai destinasi wisata kreatif, ajang tahunan ini juga membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat serta memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Forkopimda Sidoarjo Siap Berantas Prostitusi hingga Miras Ilegal

Selain menindak toko miras tanpa izin, Pemkab Sidoarjo juga akan mengevaluasi lokasi usaha yang telah mengantongi izin namun diduga melanggar ketentuan daerah.

PDIP Surabaya Masih Bungkam soal Kadernya yang Diduga Asik Ngegim saat Rapat Paripurna

Bahkan, anggota dewan itu diduga terus melanjutkan permainannya hingga Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengetuk palu tanda berakhirnya rapat paripurna.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Kembali Kompak Turun, Segini Rinciannya

Sedangkan dalam sebulan terakhir harga emas Antam juga turun dengan rentang Rp2.769.000-2.992.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Mengulas Angka Keberuntungan, Cinta hingga Keuangan

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Semua diulas lengkap. Cek segera.

Antisipasi Bentrok Susulan, Polisi Pertebal Pengamanan di Jalan Teuku Umar Surabaya

Diketahui, bentrok sebelumnya terjadi disebut menyusul adanya peristiwa berdarah di depan tempat hiburan malam AmbYar pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Pengamat Politik Sebut Anggota DPRD Surabaya yang Ngegim saat Paripurna Perlu Dievaluasi

Menurut Ken Bimo, rapat paripurna merupakan forum resmi yang menjadi salah satu agenda tertinggi dalam proses pengambilan keputusan di DPRD.