Kamis, 23 Jul 2026 04:33 WIB

Tumbal Wedhus Kendit hingga Perjanjian Mematikan di Balik Pesugihan Gunung Kawi

Ilustrasi ritual di Gunung Kawi. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi ritual di Gunung Kawi. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Gunung Kawi tak lepas dengan kata pesugihan, ritual hingga mistisnya. Terletak di barat daya Kabupaten Malang, Gunung Kawi konon disebut-sebut menawarkan kekayaan instan dengan imbalan yang mengerikan.

Selama bertahun-tahun, tempat ini diselimuti aura gaib, menarik perhatian banyak orang yang mencari jalan pintas menuju kemakmuran.

Baca Juga: Misteri Pesugihan Gunung Kawi, Jalan Pintas Menuju Kemakmuran?

Meskipun para juru kunci dan pihak pengelola menegaskan bahwa tempat ini adalah lokasi ziarah, narasi tentang pesugihan tetap menjadi daya tarik misterius yang tak lekang oleh waktu.

Lantas, apa saja pesugihan paling tersohor (terkenal) di Gunung Kawi? Berikut rangkumannya:

Perjanjian Mematikan, Harta Dibalas Nyawa

Kepercayaan akan adanya pesugihan tak lepas dari pemahaman "harta dibalas nyawa". Mitos yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa kekayaan yang diperoleh melalui jalan pesugihan harus dibayar dengan nyawa.

Menurut salah satu peneliti mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB), Harun Rasyid Al Habsyi, pengorbanan ini bervariasi tergantung motif pelaku.

"Kami memang menemukan istilah 'harta dibalas nyawa'. Pengorbanannya bervariasi, tergantung motif, karena ada yang mencari kekayaan, jabatan, hingga penglaris," ungkapnya.

Meski begitu, tidak ada bukti nyata yang mendukung klaim tersebut. Harun mengatakan, informasi ini hanya didapat dari penuturan warga lokal dan belum dapat dipastikan kebenarannya karena fokus utama penelitian mereka adalah aspek mental.

Baca Juga: Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Larang Bawa Atribut hingga Konvoi

Alih-alih menemukan bukti tumbal, studi itu justru menemukan adanya korelasi antara keyakinan kuat pada praktik tersebut dengan gangguan mental, khususnya psikosis.

Artinya, obsesi pada pesugihan bisa jadi merupakan kecenderungan psikologis tertentu yang mendorong seseorang mencari solusi irasional.

Tumbal 'Wedhus Kendit'

Merangkum dari berbagai sumber, salah satu elemen paling terkenal dari mitos pesugihan Gunung Kawi adalah penggunaan "wedhus kendit" sebagai tumbal.

Baca Juga: Misteri Malam Jumat Legi: Malamnya Makhluk Gaib hingga Dukun, Fakta atau Mitos?

Kambing ini memiliki ciri khas berupa corak berwarna putih melingkar di bagian perutnya, yang menyerupai sabuk.

Konon, kambing ini adalah syarat utama dalam ritual tertentu untuk mendapatkan kekayaan atau jabatan.

Ritual ini disebut-sebut dilakukan pada malam-malam keramat seperti malam Jumat Legi atau malam 1 Suro, dengan biaya yang tidak sedikit.

Praktik ini dipercaya melibatkan sosok pemandu spiritual yang disebut "pangoyeg". Di mana, pangoyeg dipercaya memiliki kekuatan untuk memperantarai permintaan manusia dengan entitas gaib.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.