Sabtu, 05 Sep 2026 20:50 WIB

Kelakar Plh Walkot Surabaya Armuji Soal Teror Pocong yang Kini Viral

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jun 2026 15:31 WIB
Teror pocong di kawasan Mulyorejo Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).
Teror pocong di kawasan Mulyorejo Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya, Armuji menanggapi fenomena video pocong yang viral di media sosial.

Di tengah maraknya konten horor yang beredar, ia mengajak warga untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sebut Teror Pocong AI Bukti Rendahnya Literasi Digital

Armuji menilai banyak konten yang beredar saat ini bisa dibuat melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) sehingga masyarakat perlu lebih kritis dalam menyikapinya.

“Kalau itu cuma aplikasi atau AI, ya jangan dibesar-besarkan. Sekarang semua bisa dilakukan melalui teknologi. Teknologi jangan sampai mengelabui kita dan jangan sampai kita terjebak dengan hal-hal semacam itu. Karena itu kan hoaks, jadi tidak perlu kita tanggapi secara serius,” jelasnya, Senin (1/6/2026).

Saat dimintai imbauan terkait isu pocong yang ramai diperbincangkan warga, politisi PDI Perjuangan itu menjawab dengan gaya khasnya yang penuh guyonan.

“Imbauannya ya, koen gak usah wedi karo pocong lah (kamu gak perlu takut dengan pocong lah),” ungkapnya.

Candaan Armuji berlanjut ketika wartawan menanyakan kemungkinan masih adanya teror pocong di Surabaya. Dengan spontan, ia melontarkan jawaban yang kembali mengundang gelak tawa.

Baca Juga: Viral Teror Pocong Ketuk Pintu Tengah Malam di Mulyorejo Surabaya

“Gak ono pocong. Lek ono, karo wong-wong iso diparani temen, iso dilebokno botol engko poconge iku (Tidak ada pocong. Kalau ada, sama orang-orang bisa disamperin beneran. Bisa dimasukkan botol nanti pocongnya itu),” kelakarnya.

Meski disampaikan dengan nada bercanda, Armuji menegaskan masyarakat harus semakin cerdas memilah informasi di era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat berbagai konten rekayasa dapat dibuat menyerupai kejadian nyata sehingga berpotensi menimbulkan keresahan jika dipercaya mentah-mentah.

Karena itu, Armuji mengimbau warga untuk selalu mengedepankan logika dan fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Jangan sampai teknologi mengelabui kita,” tegasnya.

Diketahui, ramainya konten bernuansa horor yang belakangan beredar di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan publik. Armuji berharap warga tidak mudah panik serta lebih bijak menyikapi setiap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.