Minggu, 19 Jul 2026 07:50 WIB

Kelakar Plh Walkot Surabaya Armuji Soal Teror Pocong yang Kini Viral

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jun 2026 15:31 WIB
Teror pocong di kawasan Mulyorejo Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).
Teror pocong di kawasan Mulyorejo Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya, Armuji menanggapi fenomena video pocong yang viral di media sosial.

Di tengah maraknya konten horor yang beredar, ia mengajak warga untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga: DPRD Surabaya Sebut Teror Pocong AI Bukti Rendahnya Literasi Digital

Armuji menilai banyak konten yang beredar saat ini bisa dibuat melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) sehingga masyarakat perlu lebih kritis dalam menyikapinya.

“Kalau itu cuma aplikasi atau AI, ya jangan dibesar-besarkan. Sekarang semua bisa dilakukan melalui teknologi. Teknologi jangan sampai mengelabui kita dan jangan sampai kita terjebak dengan hal-hal semacam itu. Karena itu kan hoaks, jadi tidak perlu kita tanggapi secara serius,” jelasnya, Senin (1/6/2026).

Saat dimintai imbauan terkait isu pocong yang ramai diperbincangkan warga, politisi PDI Perjuangan itu menjawab dengan gaya khasnya yang penuh guyonan.

“Imbauannya ya, koen gak usah wedi karo pocong lah (kamu gak perlu takut dengan pocong lah),” ungkapnya.

Candaan Armuji berlanjut ketika wartawan menanyakan kemungkinan masih adanya teror pocong di Surabaya. Dengan spontan, ia melontarkan jawaban yang kembali mengundang gelak tawa.

Baca Juga: Viral Teror Pocong Ketuk Pintu Tengah Malam di Mulyorejo Surabaya

“Gak ono pocong. Lek ono, karo wong-wong iso diparani temen, iso dilebokno botol engko poconge iku (Tidak ada pocong. Kalau ada, sama orang-orang bisa disamperin beneran. Bisa dimasukkan botol nanti pocongnya itu),” kelakarnya.

Meski disampaikan dengan nada bercanda, Armuji menegaskan masyarakat harus semakin cerdas memilah informasi di era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat berbagai konten rekayasa dapat dibuat menyerupai kejadian nyata sehingga berpotensi menimbulkan keresahan jika dipercaya mentah-mentah.

Karena itu, Armuji mengimbau warga untuk selalu mengedepankan logika dan fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Jangan sampai teknologi mengelabui kita,” tegasnya.

Diketahui, ramainya konten bernuansa horor yang belakangan beredar di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan publik. Armuji berharap warga tidak mudah panik serta lebih bijak menyikapi setiap informasi yang belum jelas kebenarannya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.