Kamis, 05 Nov 2026 17:12 WIB

Viral Teror Pocong Ketuk Pintu Tengah Malam di Mulyorejo Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Mei 2026 15:32 WIB
Tangkapan layar video pocong yang meneror warga di kawasan Mulyorejo Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).
Tangkapan layar video pocong yang meneror warga di kawasan Mulyorejo Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Beredar video pocong mengetuk rumah warga di kawasan Mulyorejo Utara, Surabaya pada malam hari, viral di media sosial.

Dalam video yang diperoleh selalu.id dari grup WhatsApp (WA), warga menyebut itu adalah teror dari pocong jadi-jadian.

Baca Juga: Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!

Warga pun diminta tidak membuka pintu apabila ada yang mengetuk rumah di atas pukul 00.00 WIB, karena dikhawatirkan berkaitan dengan tindak kriminal.

“Lokasinya di Jalan Mulyorejo Utara No.172, Surabaya. Jika ada orang mengetuk pintu di atas pukul 00.00 WIB, disarankan tidak langsung membuka pintu karena dikhawatirkan berkaitan dengan tindak kriminal dan membawa senjata tajam,” tulis pesan dalam video itu.

Menanggapi viralnya isu tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bersikap rasional dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan lingkungan tanpa harus terjebak ketakutan berlebihan terhadap isu yang belum tentu benar.

“Kalau melihat khasnya warga Surabaya ya, ‘Suro’ itu wani, ‘Boyo’ itu bahaya. Jadi warga Surabaya saya rasa berani menghadapi bahaya,” kata Cahyo, Selasa (26/5/2026).

Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini menilai viralnya isu teror pocong justru harus menjadi momentum menghidupkan kembali budaya siskamling dan kepedulian antarwarga di lingkungan kampung.

Baca Juga: SPDP Diterima Kejari Tanjung Perak Surabaya, Go Bozze Gozali Mengaku Tak Tahu

Ia meminta warga kembali aktif melakukan ronda malam dan saling menjaga keamanan lingkungan bersama RT maupun RW setempat.

“Intinya kita sama-sama menjaga Surabaya ini. Tingkatkan keamanan kampung masing-masing, saling rukun dengan warga dan tetangga agar bisa saling menjaga,” ujarnya.

Selain itu, Cahyo juga meminta Pemerintah Kota Surabaya memperhatikan faktor pendukung keamanan lingkungan seperti penerangan jalan umum (PJU) dan pemasangan CCTV di titik rawan.

Menurutnya, kawasan minim pencahayaan berpotensi menimbulkan rasa takut di masyarakat sekaligus membuka peluang tindak kriminal pada malam hari.

Baca Juga: Empat Pelamar Dishub Surabaya Diduga Kena Pungli, DPRD Desak Usut Jaringan Calo

“Saya juga berpesan kepada Pemkot Surabaya agar titik-titik yang masih gelap atau remang-remang segera diperhatikan. Selain pengawasan Satpol PP, perlu tambahan PJU dan CCTV terutama di daerah rawan kejahatan,” jelasnya.

Cahyo menegaskan masyarakat harus bijak menerima informasi viral di media sosial dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

"Kewaspadaan tetap penting dilakukan, namun harus disertai sikap tenang agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat," tuturnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jasa Pelubangan Plastik Mulsa Banjir Orderan Jelang Musim Tanam Melon di Nganjuk

Ukuran pelubangan dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan, sehingga memudahkan petani dalam mempersiapkan lahan sebelum memasuki masa tanam.

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Hak Buruh saat Silaturahmi ke KSPI

Kapolda Jatim meminta KSPI terus menyampaikan perkembangan penetapan upah minimum menjelang 21 November 2026.

Sindikat Scamming Internasional Dibongkar di Mojokerto, 23 WNA Diimingi Gaji 1000 US Dolar

Polsek Trawas lalu mengamankan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mojokerto.

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.