Minggu, 01 Nov 2026 08:32 WIB

DLH Surabaya Tindak Pembuang Darah Kurban ke Sungai, Terancam Denda Rp50 Juta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 27 Mei 2026 18:16 WIB
Patroli sisir sungai rumen. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Patroli sisir sungai rumen. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memperketat pengawasan limbah kurban saat momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Bahkan, satu kelompok warga langsung ditindak tegas setelah kedapatan membuang darah segar hewan kurban ke saluran air yang bermuara ke sungai.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Melalui tim Yustisi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, patroli pengawasan dilakukan di sepanjang aliran Kali Surabaya mulai dari Sungai Asreboyo, Rabu (27/5/2026).

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan empat kelompok masyarakat yang mencuci limbah pemotongan hewan kurban di sungai.

Tiga kelompok hanya diberi peringatan dan diminta membawa kembali rumen atau kotoran hewan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Namun satu kelompok lainnya langsung dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Plt Kepala DLH Surabaya, M Fikser mengatakan, tindakan tegas dilakukan karena kelompok tersebut terbukti membuang darah segar langsung ke aliran air tanpa proses penyaringan maupun pembekuan.

“Yang satu kelompok ini kami lakukan penindakan yustisi karena mereka membuang darah segar langsung mengalir ke sungai tanpa proses penyaringan atau pembekuan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sebagai bentuk penindakan, petugas menyita KTP pelanggar untuk diproses ke sidang tipiring di pengadilan. Menurut Fikser, langkah tersebut dilakukan agar pelanggar mendapat efek jera.

“Kalau denda di tempat mungkin kecil sekitar Rp75 ribu. Tapi sekarang tidak, kami sita KTP-nya dan dibawa ke proses sidang tipiring,” sebutnya.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Fikser menjelaskan, berdasarkan Peraturan Daerah tentang Lingkungan Hidup, pelanggar pencemaran sungai dapat dikenai denda maksimal hingga Rp50 juta sesuai putusan hakim.

Pemkot Surabaya memperketat pengawasan karena Kali Surabaya dan Kalimas menjadi sumber bahan baku air bersih PDAM sekaligus bagian penting ekosistem kota.

“Mencuci rumen atau membuang darah di sungai tidak hanya mencemari air, tetapi juga membuat daging kurban berisiko terkontaminasi bakteri dari air sungai yang tidak bersih,” tandas dia.

Untuk mengantisipasi pencemaran selama Iduladha, DLH membagi pengawasan ke dalam lima zona dan menggandeng BPBD, Satpol PP hingga kepolisian menyusuri jalur sungai di Surabaya.

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

Selain pengawasan, Pemkot juga menyiapkan layanan pengangkutan limbah kurban gratis selama empat hari.

Sebanyak 18 armada dump truck disiagakan untuk mengangkut limbah pemotongan hewan langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Fikser mengimbau panitia kurban tidak membuang darah langsung ke saluran air. Limbah darah disarankan ditampung terlebih dahulu di kantong plastik hingga membeku sebelum dibuang ke TPS.

“Kami berharap warga Surabaya semakin sadar. Fasilitas sudah kami siapkan, jadi mohon kerja samanya untuk tidak lagi mengotori sungai Kota Surabaya,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal