Senin, 13 Jul 2026 15:52 WIB

Razia Gabungan di Tiga Titik Warung Pangku Sidoarjo, Dugaan Kebocoran Informasi jadi Evaluasi

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 13 Jul 2026 13:55 WIB
Sidak dipimpin Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. (foto:ariyanto/selalu.id)
Sidak dipimpin Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. (foto:ariyanto/selalu.id)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar operasi gabungan di tiga lokasi yang selama ini menjadi perhatian masyarakat terkait dugaan praktik penyakit masyarakat, Sabtu (11/7/2026) malam. Sidak yang dipimpin langsung Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyasar kawasan warung remang-remang di selatan Pabrik Gula Krembung, area Krengseng di Krian, serta sejumlah lapak karaoke dan tempat tongkrongan di Desa Lebo.

Kegiatan tersebut melibatkan Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, TNI, Polri, dan Forkopimka setempat sebagai upaya menjaga ketertiban umum sekaligus menekan potensi penyebaran HIV/AIDS.

Baca Juga: Gerakan 1 PNS 1 Pohon Dimulai, Jalur Protokol Sidoarjo Ditanami 644 Bibit Pucuk Merah 

Lokasi pertama yang didatangi berada di Desa Mojoruntut, kawasan selatan Pabrik Gula Krembung. Sejumlah warung remang-remang yang diduga menjadi tempat transaksi prostitusi diperiksa petugas. Namun, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan aktivitas maupun pelanggaran yang menjadi target operasi.

Rombongan kemudian bergerak ke kawasan Krengseng, Krian. Di lokasi yang dikenal sebagai salah satu titik rawan penyakit masyarakat itu, petugas memeriksa sejumlah gubuk dan warung yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi prostitusi.

Meski sebagian besar lokasi tampak sepi, petugas memperoleh informasi mengenai adanya praktik perjudian berupa sabung ayam dan permainan kartu cap jiki yang selama ini dikeluhkan warga sekitar. Dalam operasi tersebut, empat perempuan yang diduga bekerja sebagai pemandu karaoke atau penghibur turut diamankan untuk didata lebih lanjut.

Sepinya aktivitas di sejumlah titik razia memunculkan dugaan bahwa informasi operasi telah lebih dahulu diketahui pihak tertentu. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena dinilai dapat mengurangi efektivitas penertiban.

Indikasi kebocoran informasi terlihat dari kondisi di lapangan. Sebelum rombongan Wakil Bupati tiba di lokasi kedua, sejumlah aparat sudah tampak berkumpul di depan pintu masuk kawasan tersebut. Tak lama setelah beberapa petugas meninggalkan lokasi, diduga sejumlah pekerja seks komersial keluar dari area dan membubarkan diri.

Dugaan itu semakin menguat saat Mimik berbincang dengan salah satu pemilik lapak yang mengaku menutup usahanya karena telah mendapat informasi mengenai razia.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Minta Warga Taat Pajak Demi Percepatan Pembangunan

"Warungnya kok tutup, Bu?" tanya Mimik.

Pemilik lapak menjawab, "Iya, Bu, tutup karena infonya ada razia."

Meski demikian, Mimik meminta agar upaya penertiban tetap dilakukan secara konsisten.

“Kalau memang berpindah tempat, segera dibersihkan. Jangan sampai dibiarkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Begitu terlihat ada aktivitas lagi, langsung ditertibkan,” tegasnya.

Baca Juga: Ribuan Anak Yatim Ikuti Perkemahan, Buka Ruang Interaksi Antar Panti Asuhan

Usai dari Krengseng, tim gabungan melanjutkan sidak ke Desa Lebo. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah lapak karaoke dan tempat tongkrongan yang berdiri di atas tanah kas desa (TKD). Selain itu, ditemukan berbagai jenis minuman keras serta sejumlah pengunjung yang tidak membawa kartu identitas.

“Ada tiga titik yang kami datangi, tetapi sudah sepi karena diduga informasinya bocor. Ini menjadi evaluasi agar operasi berikutnya lebih efektif,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan operasi serupa akan terus digelar bersama aparat terkait guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Razia akan terus kami lakukan. Sidoarjo harus bersih, nyaman, dan asri,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menembus Batas Akses Medis: RSK Ksatria Airlangga Bawa Misi Kemanusiaan ke 4 Pulau Terpencil

Program tersebut menjadi bagian dari JKN 3T yang jadi salah satu fokus BPJS Kesehatan perluas layanan Jaminan Kesehatan di daerah terluar hingga terpencil.

PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

PGN dinilai sebagai salah satu perusahaan yang konsisten menjunjung tinggi GCG di tengah ketidakpastian global dan disrupsi teknologi kecerdasan buatan (AI).

MPLS Surabaya Dimulai Besok, Siswa Dibekali Bahaya Narkoba hingga Cegah Kejahatan Siber

Dispendik Kota Surabaya juga menegaskan seluruh kegiatan dipastikan berlangsung ramah anak dan bebas dari praktik perpeloncoan.

2.500 Perserta Ramaikan PKB Run Festival Jatim 2026 Berhadiah Ratusan Juta

Tak hanya berolahraga, peserta juga berkesempatan membawa pulang beragam hadiah menarik dan uang ratusan juta rupiah.

Tabrak Salon di Mojokerto, Pemotor Vario asal Jombang Tewas

Hingga saat ini penyebab pasti kecelakaan masih didalami Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto.

DPRD Surabaya Minta Sekolah Bentuk Posko Pengaduan Selama MPLS, Cegah Perundungan Sejak Hari Pertama

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Hj. Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah, menegaskan MPLS harus menjadi sarana mengenalkan lingkungan sekolah.