Kamis, 03 Sep 2026 17:17 WIB

6.000 Guru Ngaji Terima Insentif, Bupati Mojokerto: Kami Alokasikan Rp7,5 Miliar

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menyerahkan simbolis insentif bagi guru TPQ. (Foto: Supri/selalu.id).
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menyerahkan simbolis insentif bagi guru TPQ. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 6.000 guru ngaji Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) di Kabupaten Mojokerto menerima insentif dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Insentif itu diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra di Pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdakab Mojokerto, Tatang Mahendra menjelaskan, kegiatan ini merujuk pada Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 36 Tahun 2023 tentang pemberian insentif bagi guru TPQ.

Selain itu, dasar pelaksanaan juga mengacu pada keputusan Bupati Mojokerto terkait daftar penerima bantuan sosial dan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan tahun anggaran 2026.

“Total penerima bantuan sebanyak 6.000 guru TPQ se-Kabupaten Mojokerto. Masing-masing menerima insentif sebesar Rp1.250.000 per orang,” sebutnya.

Untuk program insentif tersebut, Pemkab Mojokerto menyiapkan anggaran sebesar Rp7,5 miliar.

Di samping insentif, Pemkab juga membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para guru TPQ, meliputi jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) yang difasilitasi melalui BPJS Ketenagakerjaan wilayah Mojokerto.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra sekaligus meresmikan program “Sang Ajirasa” atau Santri Giat Ngaji dan Rajin Salat.

Gus Barra, sapaan akrab Bupati, menegaskan bahwa bantuan bagi guru TPQ akan terus dilanjutkan sebagai bentuk apresiasi atas peran para ustaz dan ustazah dalam mendidik generasi muda.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

“Kami menitipkan masa depan anak-anak Kabupaten Mojokerto kepada panjenengan semua. Guru-guru TPQ tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter dan akhlakul karimah anak-anak kita,” ungkapnya.

Gus Barra juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pencairan insentif tahun ini.

Ia menjelaskan keterlambatan disebabkan perubahan mekanisme dan penyesuaian administrasi dari bagian kesejahteraan rakyat ke dinas terkait.

“Alhamdulillah akhirnya insentif bisa cair sekarang dan nilainya tidak berkurang dari tahun sebelumnya,” katanya.

Baca Juga: Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Gus Barra menambahkan, Kabupaten Mojokerto tetap berkomitmen mempertahankan insentif bagi guru TPQ maupun guru Madin, meski beberapa daerah lain di Jawa Timur mengurangi bantuan serupa.

“Pekerjaan panjenengan adalah pekerjaan mulia. Karena itu pemerintah daerah tidak hanya memberikan insentif, tetapi juga jaminan perlindungan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Pemkab Mojokerto berharap, melalui program ini para guru TPQ dapat menjalankan tugas mendidik generasi Qurani yang berakhlakul karimah dengan lebih tenang dan nyaman.

Tampak hadir dalam penyerahan Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tatang Mahendra, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto Muttakin, serta perwakilan guru TPQ. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.