Senin, 19 Okt 2026 04:57 WIB

6.000 Guru Ngaji Terima Insentif, Bupati Mojokerto: Kami Alokasikan Rp7,5 Miliar

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menyerahkan simbolis insentif bagi guru TPQ. (Foto: Supri/selalu.id).
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menyerahkan simbolis insentif bagi guru TPQ. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 6.000 guru ngaji Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) di Kabupaten Mojokerto menerima insentif dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Insentif itu diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra di Pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setdakab Mojokerto, Tatang Mahendra menjelaskan, kegiatan ini merujuk pada Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 36 Tahun 2023 tentang pemberian insentif bagi guru TPQ.

Selain itu, dasar pelaksanaan juga mengacu pada keputusan Bupati Mojokerto terkait daftar penerima bantuan sosial dan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan tahun anggaran 2026.

“Total penerima bantuan sebanyak 6.000 guru TPQ se-Kabupaten Mojokerto. Masing-masing menerima insentif sebesar Rp1.250.000 per orang,” sebutnya.

Untuk program insentif tersebut, Pemkab Mojokerto menyiapkan anggaran sebesar Rp7,5 miliar.

Di samping insentif, Pemkab juga membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi para guru TPQ, meliputi jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) yang difasilitasi melalui BPJS Ketenagakerjaan wilayah Mojokerto.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra sekaligus meresmikan program “Sang Ajirasa” atau Santri Giat Ngaji dan Rajin Salat.

Gus Barra, sapaan akrab Bupati, menegaskan bahwa bantuan bagi guru TPQ akan terus dilanjutkan sebagai bentuk apresiasi atas peran para ustaz dan ustazah dalam mendidik generasi muda.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

“Kami menitipkan masa depan anak-anak Kabupaten Mojokerto kepada panjenengan semua. Guru-guru TPQ tidak hanya mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter dan akhlakul karimah anak-anak kita,” ungkapnya.

Gus Barra juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pencairan insentif tahun ini.

Ia menjelaskan keterlambatan disebabkan perubahan mekanisme dan penyesuaian administrasi dari bagian kesejahteraan rakyat ke dinas terkait.

“Alhamdulillah akhirnya insentif bisa cair sekarang dan nilainya tidak berkurang dari tahun sebelumnya,” katanya.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Gus Barra menambahkan, Kabupaten Mojokerto tetap berkomitmen mempertahankan insentif bagi guru TPQ maupun guru Madin, meski beberapa daerah lain di Jawa Timur mengurangi bantuan serupa.

“Pekerjaan panjenengan adalah pekerjaan mulia. Karena itu pemerintah daerah tidak hanya memberikan insentif, tetapi juga jaminan perlindungan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Pemkab Mojokerto berharap, melalui program ini para guru TPQ dapat menjalankan tugas mendidik generasi Qurani yang berakhlakul karimah dengan lebih tenang dan nyaman.

Tampak hadir dalam penyerahan Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tatang Mahendra, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto Muttakin, serta perwakilan guru TPQ. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.