Sabtu, 10 Okt 2026 03:40 WIB

Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Ratusan warga berebut uang receh atau koin untuk peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Supri/selalu.id).
Ratusan warga berebut uang receh atau koin untuk peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ratusan warga Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto menggelar tradisi rombekan atau menebarkan uang koin (receh) dalam memperingati perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).

Tradisi rombekan sendiri dilaksanakan di Masjid Darussalam dan di berbagai musala yang berada di desa tersebut bahkan di rumah-rumah warga.

Baca Juga: Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik

Ratusan warga berdesak-desakan demi mendapatkan uang koin lima ratus dan seribu rupiah. Ada pula uang pecahan 2.000 hingga 20.000 ribu.

Meski rawan terinjak-injak, namun warga tetap antusias memeriahkan tradisi turun-temurun tersebut untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut mengais uang receh yang ditebar sejumlah tokoh masyarakat hingga berdesak-desakan, dan tak jarang dari mereka yang kepalanya terkena lemparan uang koin.

Salah satu warga, Ika Sri Rahayu, mengatakan dirinya bersama ratusan warga lainnya merebutkan uang koin yang sudah disiapkan oleh beberapa orang dan takmir masjid.

Baca Juga: Top 5 Berita: Mobil Cinta hingga Aturan SHS yang Ribet

"Merebutkan uang koin, tidak takut terinjak, seru. Iya tiap tahun, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tadi sama ribuan warga," katanya.

Sementara, salah satu tokoh masyarskat, Sampiono, yang menebar uang menjelaskan tradisi rombekan tersebut merupakan tradisi turun temurun sejak puluhan tahun lalu. 

Uang koin yang disebar merupakan uang pribadi dari masing-masing tokoh masyarakat untuk diperebutkan warga.

"Memang tradisi ini turun temurun di Desa Kauman, yang berebut warga sekitar sini, sama anak-anak, terus banyak macam-macam yang ingin merebut, ya silakan saja. Kalau dari saya sendiri, tadi 2 juta. Kalau dari teman-teman, saya nggak tahu," ungkapnya.

Baca Juga: Dua Curanmor Dibekuk saat Hendak Beraksi di Mojokerto

Menurut Sampiono, tradisi rombekan sudah ada sejak kiai yang memiliki keyakinan. Sehingga para warga meneruskan tradisi yang baik dari kiai pendahulu.

"Mungkin keyakinan dari para kiai dulu-dulu. Dulu kita kan sering rombek-rombek sama teman-teman. Sekarang jadi kita yang rombekan yang meneruskan," ujarnya.

Sebelum tradisi rombekan dimulai, ratusan warga bersama-sama membaca salawat yang ditujukan kepada Nabi Muhammad, dengan harapan dosa-dosa mereka akan dihapus dan diberi syafaat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Super League Persebaya vs Isenmulang Kalteng FC, Bajol Ijo Menang Tipis

Tambahan 3 poin ini mendongkrak posisi Persebaya Surabaya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin, terpaut satu poin dari Persija.

Investasi Surabaya jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja, Tembus Rp23,6 T

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, realisasi investasi hingga semester I 2026 telah melampaui separuh dari target yang ditetapkan. 

Ingin Nikmati Sunset Sambil BBQ-an, Vasa Hotel Surabaya Bisa jadi Pilihan

Para tamu diajak menikmati suasana malam Surabaya sembari menyantap aneka hidangan panggang yang disajikan secara segar dengan aroma smoky yang khas.

Gandeng Dinkes Surabaya, Midtown Hotels Bekali 44 Warga Binaan Keterampilan Bisnis Kopi

Donny Manuarva mengatakan bahwa pelatihan racik kopi ini diproyeksikan menjadi batu loncatan awal menuju kemandirian finansial peserta.

Kapolda Jatim Irjen Dekananto: Polri Harus Dekat dengan Masyarakat!

Ke depannya, Deka menegaskan seluruh jajaran Polda Jatim harus lebih dekat dan bergandengan tangan dengan masyarakat. 

Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Penyelesaian akses jalan sepanjang sekitar 350 meter itu dikejar agar bisa digunakan masyarakat sebelum libur Tahun Baru 2027.