Selasa, 25 Agu 2026 16:00 WIB

Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Ratusan warga berebut uang receh atau koin untuk peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Supri/selalu.id).
Ratusan warga berebut uang receh atau koin untuk peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Ratusan warga Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto menggelar tradisi rombekan atau menebarkan uang koin (receh) dalam memperingati perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (25/8/2026).

Tradisi rombekan sendiri dilaksanakan di Masjid Darussalam dan di berbagai musala yang berada di desa tersebut bahkan di rumah-rumah warga.

Baca Juga: Kejam! Wanita di Mojokerto jadi Korban Perampasan Lalu Diperkosa Residivis di Lahan Tebu

Ratusan warga berdesak-desakan demi mendapatkan uang koin lima ratus dan seribu rupiah. Ada pula uang pecahan 2.000 hingga 20.000 ribu.

Meski rawan terinjak-injak, namun warga tetap antusias memeriahkan tradisi turun-temurun tersebut untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga ikut mengais uang receh yang ditebar sejumlah tokoh masyarakat hingga berdesak-desakan, dan tak jarang dari mereka yang kepalanya terkena lemparan uang koin.

Salah satu warga, Ika Sri Rahayu, mengatakan dirinya bersama ratusan warga lainnya merebutkan uang koin yang sudah disiapkan oleh beberapa orang dan takmir masjid.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Depan Polres Mojokerto, Satu Pemotor Tewas

"Merebutkan uang koin, tidak takut terinjak, seru. Iya tiap tahun, acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tadi sama ribuan warga," katanya.

Sementara, salah satu tokoh masyarskat, Sampiono, yang menebar uang menjelaskan tradisi rombekan tersebut merupakan tradisi turun temurun sejak puluhan tahun lalu. 

Uang koin yang disebar merupakan uang pribadi dari masing-masing tokoh masyarakat untuk diperebutkan warga.

"Memang tradisi ini turun temurun di Desa Kauman, yang berebut warga sekitar sini, sama anak-anak, terus banyak macam-macam yang ingin merebut, ya silakan saja. Kalau dari saya sendiri, tadi 2 juta. Kalau dari teman-teman, saya nggak tahu," ungkapnya.

Baca Juga: Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

Menurut Sampiono, tradisi rombekan sudah ada sejak kiai yang memiliki keyakinan. Sehingga para warga meneruskan tradisi yang baik dari kiai pendahulu.

"Mungkin keyakinan dari para kiai dulu-dulu. Dulu kita kan sering rombek-rombek sama teman-teman. Sekarang jadi kita yang rombekan yang meneruskan," ujarnya.

Sebelum tradisi rombekan dimulai, ratusan warga bersama-sama membaca salawat yang ditujukan kepada Nabi Muhammad, dengan harapan dosa-dosa mereka akan dihapus dan diberi syafaat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tempat Usaha Laundry di Ploso Bogen Surabaya Ludes Terbakar

Untuk memadamkan api, petugas menerjunkan 11 unit mobil pemadam. Atas kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Tapi Gak Banyak, Jual Kembali juga Masih Stabil

Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sekitar 13%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Mengulas Lengkap soal Jodoh, Keuangan hingga Karier

Kali ini, juga mengulas keberuntungan dan percintaanmu. Cek semua bintangmu, apakah ada kabar menarik.

Antara Ijazah Kilat dan Penggunaan APBD: Implikasi Hukum Gelar Akademik Anggota DPRD Bojonegoro

Publik kini menanti hasil verifikasi faktual atas dokumen akademik, status akreditasi historis kampus, serta keabsahan data perizinan di kementerian terkait.

Saat Semangat Bung Karno dan Bung Tomo Menyatu di Final Soekarno Cup 2026

Melalui turnamen Soekarno Cup, sejarah perjuangan bangsa coba dipertemukan dengan mimpi besar anak-anak muda menjadi pesepak bola profesional.

Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Kepala Kelurahan Miroto, Sigit Riyanto mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong warga.