Senin, 19 Okt 2026 01:41 WIB

Pemkot Mojokerto Sabet 2 Penghargaan Pendidikan Tingkat Nasional

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan Abdul Mukti. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan Abdul Mukti. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan di bidang pendidikan dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (25/5/2026) malam.

Raihan tersebut menempatkan Kota Mojokerto sebagai salah satu pemerintah kota dengan kinerja terbaik nasional dalam tata kelola serta pelayanan pendidikan berbasis data.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Penghargaan pertama diraih pada kategori validitas data pendidikan terbaik tingkat pemerintah kota dengan predikat Terbaik 3 Nasional.

Sementara penghargaan kedua pada capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan Tahun 2025 berdasarkan rapor pendidikan kategori pemerintah kota dengan predikat Terbaik 3 Nasional.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan sumber daya manusia.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

“Bagi kami, pendidikan bukan sekadar urusan administratif, tetapi fondasi utama dalam membangun kualitas SDM dan masa depan daerah. Karena itu, kualitas layanan pendidikan harus terus dijaga, diperkuat, dan dikembangkan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, sekolah, hingga masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

“Validitas data dan kualitas pelayanan harus berjalan beriringan. Dengan data yang akurat, kebijakan pendidikan dapat disusun lebih tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Ning Ita menegaskan, Pemerintah Kota Mojokerto akan terus memperkuat sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan sistem pendidikan berbasis data.

Raihan dua penghargaan tersebut sekaligus memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai salah satu daerah dengan performa pendidikan terbaik di tingkat nasional, khususnya dalam aspek pelayanan dasar pendidikan dan tata kelola data pendidikan daerah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.