Minggu, 12 Jul 2026 01:15 WIB

Pemkot Mojokerto Sabet 2 Penghargaan Pendidikan Tingkat Nasional

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan Abdul Mukti. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan Abdul Mukti. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan di bidang pendidikan dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (25/5/2026) malam.

Raihan tersebut menempatkan Kota Mojokerto sebagai salah satu pemerintah kota dengan kinerja terbaik nasional dalam tata kelola serta pelayanan pendidikan berbasis data.

Baca Juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Penghargaan pertama diraih pada kategori validitas data pendidikan terbaik tingkat pemerintah kota dengan predikat Terbaik 3 Nasional.

Sementara penghargaan kedua pada capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pendidikan Tahun 2025 berdasarkan rapor pendidikan kategori pemerintah kota dengan predikat Terbaik 3 Nasional.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan sumber daya manusia.

Baca Juga: Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

“Bagi kami, pendidikan bukan sekadar urusan administratif, tetapi fondasi utama dalam membangun kualitas SDM dan masa depan daerah. Karena itu, kualitas layanan pendidikan harus terus dijaga, diperkuat, dan dikembangkan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, sekolah, hingga masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

“Validitas data dan kualitas pelayanan harus berjalan beriringan. Dengan data yang akurat, kebijakan pendidikan dapat disusun lebih tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Masuk Sekolah, Pengrajin Sepatu Pantofel Kulit di Mojokerto Banjir Pesanan

Ning Ita menegaskan, Pemerintah Kota Mojokerto akan terus memperkuat sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan sistem pendidikan berbasis data.

Raihan dua penghargaan tersebut sekaligus memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai salah satu daerah dengan performa pendidikan terbaik di tingkat nasional, khususnya dalam aspek pelayanan dasar pendidikan dan tata kelola data pendidikan daerah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Syarat, Jadwal hingga Mencairkan BLT Kesra Rp900 Ribu pada Juli 2026

Apabila pemerintah memutuskan untuk mencairkan kembali BLT Kesra untuk masyarakat, maka calon penerima wajib melakukan pengecekan berkala.

Gadis 14 Tahun Asal Surabaya Diduga Alami Eksploitasi, Dipaksa Ngamen, Hingga Hamil dalam Penyekapan

Korban diduga berkenalan dengan pelaku melalui media sosial pada Januari dan hilang dari rumah pada Maret 2026.

Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Kunjungan UBS Gold dilakukan atas rekomendasi mitra usaha yang mengetahui keberhasilan PDS dalam menerapkan sistem itu.

Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan pil ekstasi yang disembunyikan di balik bungkus rokok.

Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

Peserta dan personel terminal lainnya mendapatkan edukasi mengenai bl8nd spot pada alat berat.

Ancaman Kemerdekaan Pers di Balik Permintaan Penghapusan Berita

Literasi digital menjadi bekal penting agar masyarakat memahami perbedaan antara hak atas privasi, hak memperoleh informasi, dan fungsi pers.