Sidoarjo Menggambar: Satukan Komunitas Seni hingga Pelajar dalam Kreativitas
- Penulis : Ariyanto
- | Senin, 25 Mei 2026 12:00 WIB
selalu.id - Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, komunitas perupa hingga masyarakat pecinta seni berkumpul memadati area Dewan Kesenian Sidoarjo Art Center di Jalan Erlangga No 67 Sidoarjo, Minggu (24/5/2026).
Mereka datang untuk mengikuti kegiatan positif menggambar bersama dalam acara bertajuk Sidoarjo Menggambar.
Baca Juga: Gadis 14 Tahun Asal Surabaya Diduga Alami Eksploitasi, Dipaksa Ngamen, Hingga Hamil dalam Penyekapan
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Indonesia Menggambar 2026 tersebut tak sekadar menjadi ajang berkumpul para perupa.
Event ini juga menjadi ruang ekspresi kreatif bagi pelajar, mahasiswa, komunitas seni hingga masyarakat umum pecinta seni visual.
Sentot Usdek, Ketua Penyelenggara Sidoarjo Menggambar menyebut, total peserta yang terdata mencapai 145 orang.
Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai pelukis profesional hingga komunitas seni dan pelajar sekolah dasar.
"75 persen peserta yang mendaftar didominasi para pelajar. Hal ini menunjukkan banyak bibit-bibit pelukis hebat asal Sidoarjo," ungkapnya.
Dominasi peserta justru datang dari kalangan pelajar. Antusiasme generasi muda itu terlihat sejak pagi saat peserta mulai memenuhi area menggambar bersama yang digelar terbuka di lingkungan Dekesda.
"Total yang terdata dalam Sidoarjo Menggambar ini ada sebanyak 145 peserta. Tak hanya para pelukis profesional, namun acara ini juga diramaikan oleh komunitas perupa, masyarakat pecinta seni hingga mahasiswa dan juga pelajar," sebut Sentot.

Baca Juga: Beredar Kabar Tanggul Lumpur Porong Sidoarjo Bocor, BPBD Bilang Begini
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diinisiasi untuk membangun kembali budaya menggambar sebagai ruang berekspresi sekaligus memperkuat semangat berkarya di tengah masyarakat.
Di antara ratusan peserta, perhatian pengunjung tertuju pada karya-karya peserta cilik yang mengangkat identitas khas Sidoarjo dalam bentuk visual modern.
Salah satunya Rayyan (9), siswa kelas 2 SDIT Nurul Hikmah yang memilih menggambar Monumen Jayandaru dengan unsur udang dan bandeng.
"Ya, tadi saya menggambar Monumen Jayandaru dengan udang dan bandeng. Saya terinspirasi membuat ini karena sering mendengar bahwa Monumen Jayandaru ini merupakan simbol Kota Delta Sidoarjo," ujarnya.
Tak hanya itu, sentuhan budaya lokal juga muncul dari karya Quaneisha Nada (12), pelajar asal Perum Surya Asri 1 Sidoarjo.
Baca Juga: Perkuat Keamanan Siber, Pemkab Sidoarjo Gandeng LSWare Inc Korea Selatan
Pecinta anime tersebut mencoba mengangkat sosok Dewi Sekardadu dengan gaya ilustrasi modern ala Jepang agar lebih dekat dengan generasi muda.
"Aku tadi membuat lukisan Dewi Sekardadu namun dalam imajinasi anime. Walaupun dalam kegiatan ini temanya bebas, namun sebagai putri yang lahir di Sidoarjo. Cerita Rakyat Dewi Sekardadu harus dikenalkan ke dunia luas bahkan hingga Internasional, agar semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Sidoarjo," ungkap anak dari pasangan Bagus Riyanto dan Kurnia Noviani itu.
Penyelenggara menilai kegiatan tersebut bukan hanya agenda seni tahunan, melainkan bagian dari pergerakan budaya visual yang diharapkan mampu menghidupkan kembali kebiasaan menggambar sebagai media ekspresi sosial dan kebersamaan.
Melalui ruang kreatif seperti ini, energi berkesenian masyarakat diharapkan terus tumbuh dan memberi warna baru bagi perkembangan komunitas seni di Kota Delta.
Editor : Zein Muhammad