Kamis, 03 Sep 2026 13:06 WIB

Sidoarjo Menggambar: Satukan Komunitas Seni hingga Pelajar dalam Kreativitas

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 25 Mei 2026 12:00 WIB
Siswa SD menunjukkan hasil kreativitasnya dalam event Sidoarjo Menggambar. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Siswa SD menunjukkan hasil kreativitasnya dalam event Sidoarjo Menggambar. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, komunitas perupa hingga masyarakat pecinta seni berkumpul memadati area Dewan Kesenian Sidoarjo Art Center di Jalan Erlangga No 67 Sidoarjo, Minggu (24/5/2026).

Mereka datang untuk mengikuti kegiatan positif menggambar bersama dalam acara bertajuk Sidoarjo Menggambar.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Indonesia Menggambar 2026 tersebut tak sekadar menjadi ajang berkumpul para perupa.

Event ini juga menjadi ruang ekspresi kreatif bagi pelajar, mahasiswa, komunitas seni hingga masyarakat umum pecinta seni visual.

Sentot Usdek, Ketua Penyelenggara Sidoarjo Menggambar menyebut, total peserta yang terdata mencapai 145 orang.

Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai pelukis profesional hingga komunitas seni dan pelajar sekolah dasar.

"75 persen peserta yang mendaftar didominasi para pelajar. Hal ini menunjukkan banyak bibit-bibit pelukis hebat asal Sidoarjo," ungkapnya.

Dominasi peserta justru datang dari kalangan pelajar. Antusiasme generasi muda itu terlihat sejak pagi saat peserta mulai memenuhi area menggambar bersama yang digelar terbuka di lingkungan Dekesda.

"Total yang terdata dalam Sidoarjo Menggambar ini ada sebanyak 145 peserta. Tak hanya para pelukis profesional, namun acara ini juga diramaikan oleh komunitas perupa, masyarakat pecinta seni hingga mahasiswa dan juga pelajar," sebut Sentot.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diinisiasi untuk membangun kembali budaya menggambar sebagai ruang berekspresi sekaligus memperkuat semangat berkarya di tengah masyarakat.

Di antara ratusan peserta, perhatian pengunjung tertuju pada karya-karya peserta cilik yang mengangkat identitas khas Sidoarjo dalam bentuk visual modern.

Salah satunya Rayyan (9), siswa kelas 2 SDIT Nurul Hikmah yang memilih menggambar Monumen Jayandaru dengan unsur udang dan bandeng.

"Ya, tadi saya menggambar Monumen Jayandaru dengan udang dan bandeng. Saya terinspirasi membuat ini karena sering mendengar bahwa Monumen Jayandaru ini merupakan simbol Kota Delta Sidoarjo," ujarnya.

Tak hanya itu, sentuhan budaya lokal juga muncul dari karya Quaneisha Nada (12), pelajar asal Perum Surya Asri 1 Sidoarjo.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Pecinta anime tersebut mencoba mengangkat sosok Dewi Sekardadu dengan gaya ilustrasi modern ala Jepang agar lebih dekat dengan generasi muda.

"Aku tadi membuat lukisan Dewi Sekardadu namun dalam imajinasi anime. Walaupun dalam kegiatan ini temanya bebas, namun sebagai putri yang lahir di Sidoarjo. Cerita Rakyat Dewi Sekardadu harus dikenalkan ke dunia luas bahkan hingga Internasional, agar semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Sidoarjo," ungkap anak dari pasangan Bagus Riyanto dan Kurnia Noviani itu.

Penyelenggara menilai kegiatan tersebut bukan hanya agenda seni tahunan, melainkan bagian dari pergerakan budaya visual yang diharapkan mampu menghidupkan kembali kebiasaan menggambar sebagai media ekspresi sosial dan kebersamaan.

Melalui ruang kreatif seperti ini, energi berkesenian masyarakat diharapkan terus tumbuh dan memberi warna baru bagi perkembangan komunitas seni di Kota Delta.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.