Minggu, 11 Okt 2026 14:07 WIB

Beredar Kabar Tanggul Lumpur Porong Sidoarjo Bocor, BPBD Bilang Begini

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 10 Jul 2026 21:40 WIB
Tanggul Lumpur Porong Sidoarjo. (Dok. Istimewa).
Tanggul Lumpur Porong Sidoarjo. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kabar mengenai dugaan rembesan tanggul lumpur di kawasan Porong, Sidoarjo, yang sempat beredar di media sosial dipastikan tidak berkaitan dengan kebocoran tanggul. 

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi tanggul masih dalam keadaan aman dan terkendali, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Informasi yang beredar menyebut adanya rembesan pada tanggul kolam lumpur di kawasan Siring. Temuan itu memunculkan kekhawatiran masyarakat karena lokasi tersebut berada di area penampungan lumpur Lapindo yang selama ini terus dipantau.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo langsung melakukan verifikasi lapangan. 

Informasi diterima sekitar pukul 13.32 WIB dan petugas tiba di lokasi pada pukul 14.30 WIB untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Dari hasil pemantauan bersama Tim PPLS (Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo), tidak ditemukan indikasi kebocoran tanggul. Material lumpur yang terlihat meluap justru berasal dari aktivitas pengerukan yang sedang berlangsung di area selatan bekas jalan tol yang terputus.

"Kondisi sebenarnya adalah material lumpur yang terlihat meluap merupakan hasil kegiatan pengerukan menggunakan excavator. Ada penambahan tinggi tanggul pengaman," jelas Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo Sabinno Mariano.

Menurut BPBD, pengerukan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin sekaligus penguatan tanggul untuk menjaga kapasitas pengendalian lumpur. 

Baca Juga: Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Aktivitas alat berat di lokasi menyebabkan material lumpur tampak meluber, sehingga memunculkan persepsi seolah terjadi rembesan dari tanggul.

Di saat informasi yang belum terverifikasi menyebar luas, koordinasi antara BPBD dan PPLS dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan tetap terkendali. 

Pemantauan juga menunjukkan tidak ada perubahan yang mengarah pada situasi darurat maupun potensi ancaman bagi permukiman warga di sekitar kawasan terdampak.

Sabinno menegaskan, kapasitas tanggul masih mencukupi untuk menahan debit lumpur yang ada. Upaya peninggian tanggul sekitar 1,5 meter yang tengah dilakukan menjadi bagian dari langkah antisipatif agar sistem pengamanan tetap optimal.

Baca Juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

"Berdasar hasil pemantauan kami, kondisi tanggul lumpur di Porong berada dalam kategori aman," katanya.

Dengan hasil verifikasi tersebut, BPBD memastikan informasi mengenai kebocoran tanggul tidak terbukti. 

Pengawasan terhadap area lumpur Porong tetap dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi tanggul dan kolam penampungan tetap aman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Momen Bupati Jember Fawait Turun Langsung Tangani Warganya yang Sakit Kronis

Bupati Jember Fawait memastikan masyarakat harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, terutama warga lanjut usia dan keluarga kurang mampu.

Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Dari sisi operasional, TPS berhasil mempertahankan produktivitas bongkar muat kapal pada level yang kompetitif.

Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai

Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.

4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Jaraknya juga tidak jauh dari Surabaya, jadi pas untuk “short escape” tanpa harus keluar kota jauh.