Minggu, 19 Jul 2026 07:52 WIB

DPRD Surabaya Soroti Ancaman Geopolitik Dunia hingga Tawuran pada Momen Harkitnas 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2026 18:57 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah ancaman geopolitik global dan meningkatnya persoalan sosial di dalam negeri, termasuk tawuran remaja hingga kemiskinan.

Hal itu ditekankan Fathoni dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5/2026).

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Menurut Fathoni, kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Konflik di Timur Tengah, persaingan dua kekuatan besar dunia, hingga berkembangnya paham populisme disebut berpotensi memengaruhi stabilitas banyak negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, ia menilai Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

“Musuh kita hari ini bukan sesama anak bangsa. Tantangan kita adalah bagaimana bersatu mengentaskan kemiskinan dan memperkuat bangsa,” kata Fathoni.

Politikus Golkar ini menegaskan bangsa yang mampu menjaga ketahanan pangan dan ketahanan energi akan lebih siap menghadapi tekanan geopolitik global.

Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai fokus memperkuat sektor strategis tersebut.

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Selain isu global, Fathoni juga menyoroti kondisi sosial anak muda di perkotaan. Ia berharap semangat perjuangan yang diwariskan para pemuda dalam Sumpah Pemuda 1928 dapat kembali dihidupkan generasi muda saat ini.

Menurut dia, arek-arek Surabaya memiliki sejarah panjang tentang nilai kepahlawanan dan persatuan yang seharusnya menjadi contoh bagi daerah lain.

“Hari Kebangkitan Nasional ini jangan hanya seremoni. Anak-anak muda Surabaya harus menjadi teladan, tidak tawuran lagi, dan ikut membangun kota,” ujarnya.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

Fathoni menilai penguatan ekonomi menjadi bagian penting menjaga stabilitas sosial. Ia meminta pemerintah terus menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha agar investasi terus tumbuh dan mampu membuka lapangan kerja baru.

Dengan bertambahnya lapangan pekerjaan, kata dia, upaya pengentasan kemiskinan di Surabaya maupun secara nasional akan lebih cepat tercapai.

Fathoni optimistis Indonesia dapat melewati situasi global yang tidak menentu apabila seluruh elemen bangsa tetap menjaga kekompakan dan semangat gotong royong.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.