Minggu, 18 Okt 2026 17:24 WIB

DPRD Surabaya Soroti Ancaman Geopolitik Dunia hingga Tawuran pada Momen Harkitnas 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2026 18:57 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah ancaman geopolitik global dan meningkatnya persoalan sosial di dalam negeri, termasuk tawuran remaja hingga kemiskinan.

Hal itu ditekankan Fathoni dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5/2026).

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Menurut Fathoni, kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Konflik di Timur Tengah, persaingan dua kekuatan besar dunia, hingga berkembangnya paham populisme disebut berpotensi memengaruhi stabilitas banyak negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, ia menilai Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

“Musuh kita hari ini bukan sesama anak bangsa. Tantangan kita adalah bagaimana bersatu mengentaskan kemiskinan dan memperkuat bangsa,” kata Fathoni.

Politikus Golkar ini menegaskan bangsa yang mampu menjaga ketahanan pangan dan ketahanan energi akan lebih siap menghadapi tekanan geopolitik global.

Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai fokus memperkuat sektor strategis tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Drainase Tunjungan Tersumbat Lemak dan Minta Pembuang Ditindak Tegas

Selain isu global, Fathoni juga menyoroti kondisi sosial anak muda di perkotaan. Ia berharap semangat perjuangan yang diwariskan para pemuda dalam Sumpah Pemuda 1928 dapat kembali dihidupkan generasi muda saat ini.

Menurut dia, arek-arek Surabaya memiliki sejarah panjang tentang nilai kepahlawanan dan persatuan yang seharusnya menjadi contoh bagi daerah lain.

“Hari Kebangkitan Nasional ini jangan hanya seremoni. Anak-anak muda Surabaya harus menjadi teladan, tidak tawuran lagi, dan ikut membangun kota,” ujarnya.

Baca Juga: Aturan SHS Bikin Ribet, Karang Taruna Surabaya Keluhkan Pengajuan Dana Gen Z Rp5 Juta

Fathoni menilai penguatan ekonomi menjadi bagian penting menjaga stabilitas sosial. Ia meminta pemerintah terus menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha agar investasi terus tumbuh dan mampu membuka lapangan kerja baru.

Dengan bertambahnya lapangan pekerjaan, kata dia, upaya pengentasan kemiskinan di Surabaya maupun secara nasional akan lebih cepat tercapai.

Fathoni optimistis Indonesia dapat melewati situasi global yang tidak menentu apabila seluruh elemen bangsa tetap menjaga kekompakan dan semangat gotong royong.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC