Kamis, 02 Jul 2026 19:40 WIB

Patroli Obyek Vital, Polresta Sidoarjo Perketat Antisipasi 3C dan Premanisme

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 17 Mei 2026 10:04 WIB
Patroli Pamobvit Sat Samapta Polresta Sidoarjo (dok.Humas Polresta SIdoarjo) 
Patroli Pamobvit Sat Samapta Polresta Sidoarjo (dok.Humas Polresta SIdoarjo) 

selalu.id - Aparat kepolisian memperketat pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan strategis Kabupaten Sidoarjo pada akhir pekan. Langkah tersebut diambil menyusul tingginya mobilitas warga di beberapa titik publik dan objek vital di wilayah tersebut.

Patroli yang berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) siang hingga sore hari ini menyasar kawasan perhotelan, pusat perbelanjaan, perkantoran Kota Sidoarjo, Museum Mpu Tantular, tempat ibadah, serta kawasan industri dan pergudangan Safe n Lock. Pengawasan terfokus pada pemantauan potensi tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, serta gangguan keamanan dan peringatan masyarakat (kamtibmas) lainnya.

Baca Juga: DPRD Sidoarjo Perintahkan Bongkar Warung di Eks Tol Jabon yang Diduga Sarang Prostitusi

Kasat Samapta Polresta Sidoarjo Kompol Yudhi Prastio mengatakan patroli rutin tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah hukum Polresta Sidoarjo.

“Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada objek vital, pusat keramaian, kawasan perkantoran, perhotelan hingga wilayah rawan konflik dan rawan kecelakaan kerja,” ujarnya.

Baca Juga: Ratusan Petani Gogol Sidoarjo Tagih Kejelasan Dana Gapoktan yang Kini Misterius Keberadaannya

Di lapangan, personel yang bertugas, termasuk Briptu Putra Riyan, melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog dengan petugas keamanan setempat dan warga yang sedang beraktivitas. Dalam interaksi tersebut, petugas meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan orang-orang yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Warga juga diimbau untuk segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan indikasi gangguan keamanan atau tindakan yang dinilai meresahkan. Selain fokus pada isu kamtibmas, personel di lapangan juga memberikan edukasi terkait keselamatan berkendara guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Kukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas, Wajib Berikan Layanan Terbaik

Berdasarkan laporan hasil pemantauan dari siang hingga sore hari di lokasi-lokasi objek vital tersebut, situasi di lapangan dilaporkan berada dalam kondisi aman dan kondusif. Pihak kepolisian tidak menemukan adanya gangguan yang menonjol atau aktivitas kriminalitas yang mengganggu mobilitas warga.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

Hingga penutupan operasional, masih terdapat 17 jemaah yang belum dapat dipulangkan karena masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Aliansi SAE Patenang Minta Usut Dugaan Pelanggaran Proyek Tol Probowangi di Paiton

Syarful mengatakan bahwa aliansinya tidak menolak pembangunan, namun meminta seluruh proses pembangunan tetap berjalan sesuai ketentuan.

Perkuat Integritas Layanan, Dirjen Imigrasi Resmikan Prestige Immigration Services di Surabaya

Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Dirjen Imigrasi dalam memperkuat integritas aparatur dan transformasi layanan keimigrasian.

12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

BNN menegaskan pengembangan perkara masih terus dilakukan guna mengungkap seluruh jaringan, termasuk pihak-pihak yang terlibat.

BNN Sebut Narkoba 3,37 Ton di Gresik Diduga untuk Bahan Vape

Ganja jenis cannabis buds itu diduga tidak akan diedarkan dalam bentuk konvensional, melainkan digunakan sebagai bahan baku pembuatan rokok elektrik (Vape).

Narkoba 3,37 Ton di Gresik Itu Jenis Kuncup Ganja, Berasal dari Thailand

Barang terlarang tersebut merupakan jaringan internasional berasal dari Thailand. Total, barang bukti yang disita sebanyak 3,37 ton.