Minggu, 11 Okt 2026 00:09 WIB

Pemkab Sidoarjo Kukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas, Wajib Berikan Layanan Terbaik

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 01 Jul 2026 19:48 WIB
Pengukuhan Kepala UPTD Puskesmas di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Pengukuhan Kepala UPTD Puskesmas di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Penguatan pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu agenda yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 

Salah satunya melalui pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (1/7/2026)

Baca Juga: Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Komitmen ini yakni sebagai langkah memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan primer.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana mengatakan kepala puskesmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah. 

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dikukuhkan menjadikan jabatan tersebut sebagai amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya titip kepada kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini agar selalu ingat bahwa jabatan ini adalah ladang ibadah, sebab masyarakat yang datang ke puskesmas pada dasarnya menginginkan pelayanan yang cepat, ramah, mendapatkan informasi yang jelas, serta diperhatikan dan diperlakukan dengan baik,” kata Mimik.

Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kemampuan tenaga kesehatan dalam menangani pasien, tetapi juga dari sikap dan cara melayani masyarakat. 

Mimik menilai pelayanan yang ramah harus menjadi budaya di setiap puskesmas.

“Layani masyarakat dengan senyuman. Bagi orang yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi semangat bagi mereka untuk sembuh,” jelasnya.

Baca Juga: Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Dalam kesempatan itu, Mimik menekankan bahwa kepemimpinan di lingkungan puskesmas harus dibangun melalui keteladanan. 

Semangat dan disiplin seorang pemimpin akan memengaruhi kinerja seluruh jajaran sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan.

“Kalau pimpinannya semangat dan disiplin, bawahannya juga akan mengikuti. Yang penting kompak. Kalau tim solid, pelayanan kepada masyarakat pasti akan semakin baik,” paparnya.

Selain pelayanan, Mimik menyoroti persoalan kesehatan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sidoarjo, yakni tingginya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), khususnya di wilayah Krian dan Porong. 

Ia mengajak seluruh kepala puskesmas memperkuat langkah pencegahan, edukasi, deteksi dini, hingga pendampingan kepada masyarakat.

Baca Juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina mengatakan pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Sidoarjo. 

Ia berharap seluruh kepala puskesmas mampu membangun budaya kerja yang profesional, responsif, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Dari sisi operasional, TPS berhasil mempertahankan produktivitas bongkar muat kapal pada level yang kompetitif.

Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai

Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.

4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Jaraknya juga tidak jauh dari Surabaya, jadi pas untuk “short escape” tanpa harus keluar kota jauh.

PN Surabaya Kabulkan Gugatan Pembeli Apartemen Trans Icon di Surabaya

Putusan ini pun disambut oleh lembaga pengawas P3SRS Watch.