Pemkab Sidoarjo Kukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas, Wajib Berikan Layanan Terbaik
- Penulis : Ariyanto
- | Rabu, 01 Jul 2026 19:48 WIB
selalu.id - Penguatan pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu agenda yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Salah satunya melalui pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (1/7/2026)
Baca Juga: Tingkatkan Kemampuan SDM, Diskominfo Sidoarjo Gelar Pelatihan AI Gratis
Komitmen ini yakni sebagai langkah memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan primer.
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana mengatakan kepala puskesmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah.
Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dikukuhkan menjadikan jabatan tersebut sebagai amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya titip kepada kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini agar selalu ingat bahwa jabatan ini adalah ladang ibadah, sebab masyarakat yang datang ke puskesmas pada dasarnya menginginkan pelayanan yang cepat, ramah, mendapatkan informasi yang jelas, serta diperhatikan dan diperlakukan dengan baik,” kata Mimik.
Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kemampuan tenaga kesehatan dalam menangani pasien, tetapi juga dari sikap dan cara melayani masyarakat.
Mimik menilai pelayanan yang ramah harus menjadi budaya di setiap puskesmas.
“Layani masyarakat dengan senyuman. Bagi orang yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi semangat bagi mereka untuk sembuh,” jelasnya.
Baca Juga: KDMP Nglawak Bantah soal Surat Penjualan Gerai yang Disetor ke Agrinas oleh Kopdes Bungurasih
Dalam kesempatan itu, Mimik menekankan bahwa kepemimpinan di lingkungan puskesmas harus dibangun melalui keteladanan.
Semangat dan disiplin seorang pemimpin akan memengaruhi kinerja seluruh jajaran sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan.
“Kalau pimpinannya semangat dan disiplin, bawahannya juga akan mengikuti. Yang penting kompak. Kalau tim solid, pelayanan kepada masyarakat pasti akan semakin baik,” paparnya.
Selain pelayanan, Mimik menyoroti persoalan kesehatan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Sidoarjo, yakni tingginya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), khususnya di wilayah Krian dan Porong.
Ia mengajak seluruh kepala puskesmas memperkuat langkah pencegahan, edukasi, deteksi dini, hingga pendampingan kepada masyarakat.
Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina mengatakan pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Sidoarjo.
Ia berharap seluruh kepala puskesmas mampu membangun budaya kerja yang profesional, responsif, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.
Editor : Zein Muhammad