Rabu, 01 Jul 2026 07:18 WIB

Kasus Penggelapan Mobil Elf di Ponpes Arrohmah Suren Jember, Polisi Diminta Tegak Lurus

Imam Haironi, Kuasa Hukum Kiai Ali Rahmatullah saat mendatangi Polres Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Imam Haironi, Kuasa Hukum Kiai Ali Rahmatullah saat mendatangi Polres Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Imam Haironi, kuasa hukum Kiai Ali Rahmatulloh, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Arrohmah Suren, meminta Polres Jember tetap profesional dan tegak lurus dalam menangani laporan dugaan penipuan dan penggelapan mobil elf milik yayasan pesantren.

Menurutnya, proses hukum kasus tersebut sejauh ini masih berjalan dan sejumlah pihak telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Baca Juga: Pasti Mapan, Inovasi Dispendukcapil Jember dalam Permudah Urusan Dokumen Kependudukan

“Pelapor sudah diperiksa, saksi-saksi juga sudah dimintai keterangan. Terlapor pun demikian, sudah diperiksa. Tentu masyarakat saat ini menunggu kelanjutan prosesnya dan meminta Polres Jember tetap tegak lurus,” kata Imam kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Imam mengatakan, kasus yang menimpa pengasuh pondok pesantren itu telah menjadi perhatian publik, khususnya para wali santri yang terus mempertanyakan perkembangan penanganan perkara tersebut.

“Kasus ini sudah lama menjadi atensi publik karena korban merupakan tokoh agama. Wajar jika banyak wali santri yang menanyakan sejauh mana perkembangan kasus ini. Alat bukti maupun saksi juga sudah kami hadirkan,” jelasnya.

Meski demikian, Imam mengaku tetap percaya bahwa Polres Jember akan menangani perkara tersebut secara profesional dan transparan, meskipun melibatkan dua pengusaha besi tua.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Beasiswa Pendidikan pada Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian

“Kami percaya Polres Jember akan tetap profesional dalam menangani dugaan tindak pidana ini,” ujarnya.

Imam pun mengajak masyarakat dan media untuk ikut mengawal jalannya proses hukum agar perkara tersebut dapat segera menemukan titik terang.

“Kami meminta masyarakat luas dan media ikut memantau proses dugaan pidana ini karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Baca Juga: Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

Dalam waktu dekat, pihak kuasa hukum berencana kembali mendatangi Polres Jember untuk meminta perkembangan terbaru terkait penanganan kasus tersebut.

“Kami akan mengagendakan datang kembali ke Polres Jember untuk meminta SP2HP terbaru agar ada kejelasan prosesnya sudah sampai di mana,” pungkas Imam.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Potret Jalan Nias Surabaya yang Semrawut

Jalan Nias Surabaya sejak lama menjadi perhatian karena banyak aktivitas pengecatan, pengelasan, dan usaha lainnya yang menggunakan badan jalan.

Ratusan Kasus Kejahatan Diungkap Polda Jatim dalam Sebulan, Ringkus 222 Bandit

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat semakin mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sehingga situasi Kamtibmas aman dan kondusif.

Tingkatkan Kemampuan SDM, Diskominfo Sidoarjo Gelar Pelatihan AI Gratis

Menurut Choirul, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk memperkuat kreativitas dan menghasilkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Daftar 3 Layanan Publik Buruk di Surabaya, Camat dan Lurahnya Disebut Kerja Seenaknya Sendiri

Wali Kota Eri Eri telah menginstruksikan Inspektorat Kota Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap camat dan lurah di tiga kecamatan tersebut.

Penyelundupan Gading Gajah hingga Benih Lobster Lewat Jemaah Umroh Dibongkar Polda Jatim

Pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi lintas instansi dalam upaya melindungi kekayaan hayati Indonesia dari praktik perdagangan ilegal.

Wali Kota Eri Wajibkan Pejabat Perempuan di Surabaya Dapat Izin Suami, Ini Risikonya Bila Dilanggar

Menurut Eri, syarat tersebut diberlakukan lantaran pejabat perempuan yang menjadi ujung tombak pelayanan publik dan bekerja hingga malam hari.