Rabu, 01 Jul 2026 07:51 WIB

Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Resmi Dilantik, Bupati Fawait beri Warning Begini

Tiga Direksi PDP Kahyangan Jember saat pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).
Tiga Direksi PDP Kahyangan Jember saat pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Perkebunan Kahyangan Jember Tahun 2026, Rabu (13/5/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember Muhamad Fawait dan dihadiri kepala OPD serta perwakilan karyawan BUMD Kahyangan.

Baca Juga: Pasti Mapan, Inovasi Dispendukcapil Jember dalam Permudah Urusan Dokumen Kependudukan

Dalam kesempatan itu, tiga nama resmi dipercaya menakhodai PDP Kahyangan. Mereka adalah Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran dan Pengembangan PDP Kahyangan.

Suasana pelantikan berlangsung khidmat sekaligus penuh optimisme.

Dalam sambutannya, Bupati Fawait menegaskan bahwa amanah sebagai direksi BUMD bukan sekadar mengejar keuntungan perusahaan, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

“PDP bukan perusahaan swasta yang murni profit oriented. BUMD harus menjadi pengungkit ekonomi daerah dan ikut hadir dalam proses pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Menurut Fawait, keberadaan PDP Kahyangan harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan pedesaan, sekitar kebun, pinggir hutan, hingga wilayah pesisir yang masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi.

Pihaknya juga menaruh harapan besar kepada tiga direksi baru yang dinilainya memiliki latar belakang aktivis.

Kata Fawait, karakter aktivis identik dengan keberanian berpikir out of the box, tangguh, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Beasiswa Pendidikan pada Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian

“Kalau dikritik jangan baper. Senyumin saja, salawatin saja. Buktikan dengan angka-angka kinerja yang nyata,” tuturnya.

Dalam momen ini, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini turut menyoroti peluang besar yang bisa dimanfaatkan PDP Kahyangan melalui program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI.

Program tersebut dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi baru di daerah.

Berdasarkan informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN), di Kabupaten Jember diperkirakan akan terdapat sekitar 400 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) dengan potensi perputaran uang mencapai Rp4,6 triliun.

Baca Juga: Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

“Ini peluang besar. PDP harus ikut menyediakan stok bahan baku untuk mendukung program MBG. Dampaknya luar biasa bagi ekonomi daerah,” jelasnya.

Tak hanya bicara soal bisnis dan keuntungan perusahaan, Gus Fawait juga menitipkan pesan khusus agar direksi baru memperhatikan kesejahteraan pekerja kebun dan petani di sekitar lahan PDP Kahyangan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah BUMD tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan perusahaan, tetapi juga dari dampak sosial positif yang dirasakan masyarakat sekitar kebun.

“Keberhasilan PDP harus bisa dirasakan masyarakat. Saya titip nasib para pekerja kebun dan petani pekebun agar benar-benar diperhatikan,” pungkas Gus Fawait. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Potret Jalan Nias Surabaya yang Semrawut

Jalan Nias Surabaya sejak lama menjadi perhatian karena banyak aktivitas pengecatan, pengelasan, dan usaha lainnya yang menggunakan badan jalan.

Ratusan Kasus Kejahatan Diungkap Polda Jatim dalam Sebulan, Ringkus 222 Bandit

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat semakin mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sehingga situasi Kamtibmas aman dan kondusif.

Tingkatkan Kemampuan SDM, Diskominfo Sidoarjo Gelar Pelatihan AI Gratis

Menurut Choirul, pemanfaatan AI harus diarahkan untuk memperkuat kreativitas dan menghasilkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Daftar 3 Layanan Publik Buruk di Surabaya, Camat dan Lurahnya Disebut Kerja Seenaknya Sendiri

Wali Kota Eri Eri telah menginstruksikan Inspektorat Kota Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap camat dan lurah di tiga kecamatan tersebut.

Penyelundupan Gading Gajah hingga Benih Lobster Lewat Jemaah Umroh Dibongkar Polda Jatim

Pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi lintas instansi dalam upaya melindungi kekayaan hayati Indonesia dari praktik perdagangan ilegal.

Wali Kota Eri Wajibkan Pejabat Perempuan di Surabaya Dapat Izin Suami, Ini Risikonya Bila Dilanggar

Menurut Eri, syarat tersebut diberlakukan lantaran pejabat perempuan yang menjadi ujung tombak pelayanan publik dan bekerja hingga malam hari.