Minggu, 19 Jul 2026 07:52 WIB

Piala Bupati Jember 2026 Resmi Digelar, Siap Bangkitkan Sepak Bola dan Ekonomi Rakyat

Suasana rapat koni dengan camat serta dinas pariwisata terkait sosialisasi turnamen sepak bola antar kecamatan di Aula Pemkab Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Suasana rapat koni dengan camat serta dinas pariwisata terkait sosialisasi turnamen sepak bola antar kecamatan di Aula Pemkab Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Askab Jember menggelar sosialisasi Turnamen Antar Kecamatan Piala Bupati Jember 2026, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Askab PSSI Jember, Andik Slamet, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember yang diwakili Sekretaris Disporabudpar Radian, serta perwakilan camat se-Kabupaten Jember.

Baca Juga: Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

Dalam kesempatan itu, Deni Ariyanto mewakili Ketua Askab PSSI Jember menyampaikan bahwa turnamen antar kecamatan tahun ini merupakan pelaksanaan Piala Bupati Jember yang ketiga.

Menurutnya, Askab PSSI Jember terus berupaya membangkitkan pembinaan sepak bola dari berbagai jenjang usia.

Sebelumnya, Askab juga telah sukses menggelar turnamen tingkat SD, SMP, SMA hingga Liga Mahasiswa.

“Ini merupakan turnamen antar kecamatan memperebutkan Piala Bupati Jember yang ke-3. Sebelumnya Askab PSSI Jember juga telah melaksanakan turnamen tingkat SD, SMP, SMA hingga Liga Mahasiswa,” kata Deni.

Sementara itu, Sekretaris Disporabudpar Kabupaten Jember, Dendhy Radiant dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Askab PSSI Jember dalam menggelar kompetisi sepak bola antar kecamatan.

Ia mengatakan turnamen tersebut bukan sekadar ajang olahraga, namun juga menjadi sarana silaturahmi antarinstansi kecamatan serta wadah menggairahkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

“Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar kecamatan dan diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” kata Dendhy.

Pihaknya berharap setiap kecamatan dapat melibatkan unsur internal kecamatan dalam tim yang akan bertanding agar suasana kebersamaan semakin terasa.

Selain itu, Dendhy menilai antusiasme masyarakat akan menjadi faktor penting dalam suksesnya turnamen tersebut.

Dengan banyaknya penonton yang hadir, maka sektor UMKM dan pedagang kaki lima dipastikan ikut merasakan dampak positif.

Baca Juga: Pemkab Jember Masifkan Progam Bunga Desaku Mini dalam Permudah Layanan ke Masyarakat

“Nantinya diharapkan event ini bisa menarik masyarakat untuk datang menonton. Otomatis para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima juga akan ikut bergerak sehingga roda ekonomi masyarakat terus berputar," paparnya.

Dendhy menegaskan bahwa Disporabudpar Kabupaten Jember siap mendukung penuh penyelenggaraan Turnamen Antar Kecamatan Piala Bupati Jember 2026, agar berjalan lancar dan sukses sesuai visi misi Bupati Jember dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui event olahraga.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Wakil Ketua Askab PSSI Jember Andik Slamet turut memaparkan berbagai aturan dan teknis pelaksanaan turnamen kepada seluruh peserta yang hadir.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Jember Abdulah Wahid dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa biaya pendaftaran ini tidak dipungut biaya alias gratis dengan total hadiah Rp25 juta. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.