Sabtu, 29 Agu 2026 05:44 WIB

Pemkab Jember Masifkan Progam Bunga Desaku Mini dalam Permudah Layanan ke Masyarakat

Camat Kaliwates Jember, Dwi Sunu saat memberikan pemaparan dalam program Bunga Desaku Mini di Kelurahan Jember Kidul. (Dok. Diskominfo Jember).
Camat Kaliwates Jember, Dwi Sunu saat memberikan pemaparan dalam program Bunga Desaku Mini di Kelurahan Jember Kidul. (Dok. Diskominfo Jember).

selalu.id - Program pelayanan Bunga Desaku Mini kembali hadir untuk mendekatkan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat. 

Kali ini, kegiatan yang diprakarsai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hermin itu digelar di Kelurahan Jember Kidul (Jeki), Kecamatan Kaliwates, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus mengakses berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember secara langsung tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho mengatakan pelaksanaan Bunga Desaku Mini di Kecamatan Kaliwates berlangsung selama dua hari dengan menyasar sejumlah kelurahan, yakni Mangli, Sempusari, Kaliwates, Kebonagung, Jember Kidul, Patian, dan Tegal Besar.

"Hari ini kegiatan berlangsung di Jember Kidul, kemudian dilanjutkan ke Patian dan terakhir di Tegal Besar. Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat mengetahui sekaligus bisa memanfaatkan berbagai program unggulan yang dimiliki Pemkab Jember," ujarnya.

Beragam layanan yang dihadirkan dalam Bunga Desaku Mini antara lain layanan kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC), beasiswa mahasiswa Cinta Bergema, program Peta Cinta, Mutiara Cinta, bantuan Gerobak Cinta, hingga informasi mengenai Sekolah Rakyat. 

Seluruh layanan tersebut dihadirkan agar masyarakat dapat memperoleh pendampingan secara langsung.

Selain memberikan pelayanan, pemerintah juga membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi. 

Baca Juga: Momen Para Remaja Disabilitas Jember Dibekali Kemandirian Sebelum Masuk Dunia Usaha

Menurut Dwi Sunu, keluhan yang paling banyak disampaikan warga berkaitan dengan layanan UHC, kepesertaan BPJS Kesehatan, serta akses terhadap program beasiswa pendidikan.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Hermin menilai pendekatan langsung kepada masyarakat tetap menjadi cara paling efektif untuk memastikan informasi mengenai program pemerintah dapat diterima secara menyeluruh.

"Media sosial memang sudah berkembang, tetapi tidak semua masyarakat memahami program-program pemerintah melalui media tersebut. Karena itu kami hadir langsung untuk berdialog, memberikan pendampingan, sekaligus membantu masyarakat memperoleh layanan yang dibutuhkan," katanya.

Hermin menyebut, dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember, sekitar 20 kecamatan telah dikunjungi melalui kegiatan serupa. Ia berharap seluruh wilayah nantinya dapat merasakan manfaat program Bunga Desaku Mini.

Baca Juga: KUA-PPAS P-APBD 2026 Disepakati, Pemkab-DPRD Jember Genjot Pengentasan Kemiskinan Lewat Pelayanan Dasar

Menurutnya, salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah Peta Cinta, yang berfokus pada penyelesaian persoalan kematian ibu dan bayi, pencegahan pernikahan anak, serta penyelesaian administrasi kependudukan.

"Masih ada kasus pernikahan usia dini yang berdampak pada persoalan administrasi kependudukan, seperti belum memiliki KTP atau kesulitan memasukkan anak ke dalam Kartu Keluarga. Program Peta Cinta hadir untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut sehingga hak-hak masyarakat tetap terpenuhi," jelasnya.

Melalui Bunga Desaku Mini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal, memahami, dan memanfaatkan berbagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Spesial Kemerdekaan, Polytron Sebar Subsidi Motor Listrik Jutaan Rupiah di GIIAS Surabaya

Hingga saat ini, populasi pengguna motor listrik Polytron di Indonesia tercatat telah hampir menyentuh angka 70.000 pengguna.

Pelindo Pastikan Kelancaran Logistik Banjarmasin saat Kabut Asap

Pelindo juga memastikan setiap kegiatan operasional tetap dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku. 

Bukan Lewat PDAM, Ternyata Begini Aturan Retribusi Sampah di Perumahan Elit Surabaya

Mekanisme serupa berlaku bagi sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) yang menggunakan jasa vendor pengelolaan sampah.

DLH Surabaya Usut Rantai Pengelolaan Limbah Faskes Pascatemuan B3 di Tambak Sumur Sidoarjo

DLH juga akan memeriksa berbagai dokumen pendukung untuk memastikan seluruh proses pengelolaan limbah B3 berjalan sesuai ketentuan.

Hiu Tutul Muncul di Tlocor, Sidoarjo Bersiap Sambut Ikon Wisata Bahari Baru

Menariknya, pesisir Tlocor tak hanya menyimpan daya tarik hiu tutul. Kawasan ini juga menyimpan komoditas rumput laut dengan kualitas jempolan.

Keren, Warga Desa Tromposari Sidoarjo Sulap Lahan Kumuh jadi Wisata Wringin Asri

Keberadaan Wisata Wringin Asri diyakini bakal mendongkrak pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekaligus menghidupkan usaha mikro warga lokal.