Senin, 19 Okt 2026 00:36 WIB

Tragedi Keracunan MBG 201 Siswa di Surabaya, BGN Akui ada Kesalahan SOP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mei 2026 14:30 WIB
Perwakilan BGN Jawa Timur, Kusmawati saat hearing di DPRD Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Perwakilan BGN Jawa Timur, Kusmawati saat hearing di DPRD Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui adanya kesalahan penerapan standar operasional prosedur (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tembok Dukuh, Surabaya.

Akibat kesalahan itu, sebanyak 201 siswa keracunan usai menyantap menu makanan dari program makan bergizi gratis (MBG).

Baca Juga: Top 5 Berita: Ayam Krispi hingga Keracunan MBG di Mojokerto

Perwakilan BGN Jawa Timur, Kusmawati mengakui tidak adanya pengawas gizi di lokasi saat bahan baku makanan datang dan dilakukan pengecekan kualitas.

“Memang terjadi kesalahan penerapan SOP. SOP yang ditentukan BGN itu sudah baik, namun di SPPG yang bersangkutan terjadi kesalahan penerapan. Di antaranya, pengawas gizi tidak ada di tempat saat kualitas bahan baku datang,” jelasnya saat hearing bersama DPRD Surabaya, Rabu (13/5/2026).

Kusmawati mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat tim belum bisa memastikan apakah dugaan kerusakan makanan terjadi sejak bahan baku diterima atau justru saat proses pengolahan di dapur.

“Jadi kita belum bisa memastikan kerusakan itu terjadi pada kualitas bahan asalnya atau pada proses pengolahannya,” ungkapnya.

Selain itu, BGN juga menyoroti persoalan pengambilan sampel makanan yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Baca Juga: 15 Siswa SMP Diduga Keracunan MBG di Mojokerto

Saat kejadian, menu MBG terdiri dari nasi putih, krengsengan daging, tahu goreng, buncis, dan buah jeruk. Namun sampel yang masih bisa diuji laboratorium hanya daging.

Kusmawati menjelaskan, sampel makanan sempat dikeluarkan dari lemari pendingin tanpa penanganan khusus sehingga kualitasnya berubah.

“Harusnya ketika dikeluarkan ada treatment khusus dan dimasukkan ke cooler box, tidak dibiarkan di suhu ruangan. Akibatnya, hanya daging yang masih bisa diambil sampelnya,” paparnya.

BGN menyebut hasil laboratorium hingga kini belum keluar sehingga penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan.

Baca Juga: Sidoarjo Perketat Pengawasan MBG usai Temuan SLHS Palsu

Dalam kesempatan itu, Kusmawati juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang disebut sebagai kasus pertama MBG di Surabaya.

“Dengan segala kerendahan hati kami memohon maaf. Ini menjadi catatan bagi kami untuk jauh lebih waspada dan lebih hati-hati dalam penerapan SOP,” tuturnya.

BGN mencatat, total korban terdampak mencapai 201 siswa dari 10 sekolah. Sebanyak tujuh siswa sempat menjalani rawat inap, sementara lainnya telah dipulangkan ke rumah setelah mendapat penanganan medis.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.