Sabtu, 29 Agu 2026 17:32 WIB

Ini Dia Tampang Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Surabaya, Motifnya Bikin Ngelus Dada

Tersangka saat diamankan Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Dok. Jatanras Polrestabes Surabaya).
Tersangka saat diamankan Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Dok. Jatanras Polrestabes Surabaya).

selalu.id - Pelaku yang menghabisi nyawa DK, sekuriti Graha Darmo Satelit Surabaya akhirnya terungkap. Sekuriti berusia 48 tahun ini ternyata dibunuh orang terdekatnya sendiri.

Enam luka tusuk pada tubuh korban menjadi petunjuk awal polisi. Dugaan kuat kematian korban adalah kasus penghilangan nyawa. Ponselnya hilang, tapi sepeda motornya masih ada di lokasi.

Baca Juga: Dituduh Lecehkan Karyawan, Bos Restoran WNA Korea Anggap Dirinya Tak Bersalah dan Janji Koperatif 

Polisi memeriksa enam orang saksi. Setelah serangkaian penyelidikan Tim gabungan Polsek Sukomanunggal, Unit Resmob dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hasilnya, tidak sampai 12 jam dari penemuan mayat di pos sekuriti itu, polisi menangkap pelaku. Ia adalah OA, rekan kerja korban.

"Sekarang sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan. Pelaku sama sebagai seorang satpam. Mereka adalah sahabat," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Selasa (12/5/2026).

Dari pengakuan tersangka, pembunuhan dilatarbelakangi masalah pinjaman online (pinjol). Keduanya cekcok mempersoalkan pertanggungjawaban pembayaran pinjol.

Baca Juga: Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

"Motif daripada pembunuhan itu sendiri diawali dengan permasalahan Pinjol. Menurut pengakuannya, uang Pinjol itu digunakan berdua, antara tersangka dan korban," jelas Edy.

Perdebatan itu terjadi setelah pencairan dan menerima dana Pinjol. Tersangka merasa tersinggung dengan perkataan korban terkait pertanggungjawaban dengan pembayaran pinjol.

"Ada ketersinggungan berkaitan mungkin masalah pertanggungjawaban dengan pembayaran Pinjol itu. Adanya percekcokan itulah akhirnya tersangka melakukan pembunuhan korban dengan cara menusuk leher dan dada. Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," papar dia.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Terkait kemungkinan adanya pelaku lain, Edy menyatakan berdasarkan bukti dan keterangan tersangka, kemungkinan itu sangat kecil.

"Saat ini dari pengakuan tersangka bahwa dia pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV yang ada dan kemudian keterangan saksi di TKP, memang saat itu kondisi sepi. Tidak ada orang selain korban dan pelaku," tandasnya.

Kini OA sudah ditempatkan di sel tahanan Polrestabes Surabaya. Penyidik masih mendalami motif lain dari tersangka.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawab Tantangan Era Mobil Listrik, Organda Surabaya Siapkan Skema DP Nol untuk Pemilik Angkot

Organda tengah menyiapkan terobosan agar pemilik angkutan kota bisa memiliki kendaraan listrik dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.

Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pertama yang seharusnya dilaksanakan Kamis pekan sebelumnya.

Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Ning Ita, mengatakan capaian ini merupakan buah dari komitmen yang dibangun secara konsisten sejak periode pertama hingga periode kedua kepemmimpinannya.

Niat Kembalikan NU Seperti Dulu, Caketum PBNU Gus Kikin Ketengahkan Dokumen Asas Awal

Gus Kikin menyebut telah ditemukan kembali dokumen asas awal pertama NU didirikan dan sekitar tiga tahun lalu telah diterbitkan dalam bentuk buku.

Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri

Ajang tersebut diikuti tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali.

Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

Perubahan pola konsumsi masyarakat membuat kemampuan promosi menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha, terutama melalui media sosial.