Selasa, 13 Okt 2026 21:36 WIB

Ini Dia Tampang Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Surabaya, Motifnya Bikin Ngelus Dada

Tersangka saat diamankan Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Dok. Jatanras Polrestabes Surabaya).
Tersangka saat diamankan Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Dok. Jatanras Polrestabes Surabaya).

selalu.id - Pelaku yang menghabisi nyawa DK, sekuriti Graha Darmo Satelit Surabaya akhirnya terungkap. Sekuriti berusia 48 tahun ini ternyata dibunuh orang terdekatnya sendiri.

Enam luka tusuk pada tubuh korban menjadi petunjuk awal polisi. Dugaan kuat kematian korban adalah kasus penghilangan nyawa. Ponselnya hilang, tapi sepeda motornya masih ada di lokasi.

Baca Juga: Pengedar Sabu Dupak Timur Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Identitasnya

Polisi memeriksa enam orang saksi. Setelah serangkaian penyelidikan Tim gabungan Polsek Sukomanunggal, Unit Resmob dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hasilnya, tidak sampai 12 jam dari penemuan mayat di pos sekuriti itu, polisi menangkap pelaku. Ia adalah OA, rekan kerja korban.

"Sekarang sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan. Pelaku sama sebagai seorang satpam. Mereka adalah sahabat," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Selasa (12/5/2026).

Dari pengakuan tersangka, pembunuhan dilatarbelakangi masalah pinjaman online (pinjol). Keduanya cekcok mempersoalkan pertanggungjawaban pembayaran pinjol.

Baca Juga: Dompet Boneka Harimau di Balik Rahasia Gelap Peredaran Sabu Jaringan Bangkalan

"Motif daripada pembunuhan itu sendiri diawali dengan permasalahan Pinjol. Menurut pengakuannya, uang Pinjol itu digunakan berdua, antara tersangka dan korban," jelas Edy.

Perdebatan itu terjadi setelah pencairan dan menerima dana Pinjol. Tersangka merasa tersinggung dengan perkataan korban terkait pertanggungjawaban dengan pembayaran pinjol.

"Ada ketersinggungan berkaitan mungkin masalah pertanggungjawaban dengan pembayaran Pinjol itu. Adanya percekcokan itulah akhirnya tersangka melakukan pembunuhan korban dengan cara menusuk leher dan dada. Sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," papar dia.

Baca Juga: Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Terkait kemungkinan adanya pelaku lain, Edy menyatakan berdasarkan bukti dan keterangan tersangka, kemungkinan itu sangat kecil.

"Saat ini dari pengakuan tersangka bahwa dia pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV yang ada dan kemudian keterangan saksi di TKP, memang saat itu kondisi sepi. Tidak ada orang selain korban dan pelaku," tandasnya.

Kini OA sudah ditempatkan di sel tahanan Polrestabes Surabaya. Penyidik masih mendalami motif lain dari tersangka.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Langkah tegas ini merupakan komitmen Polres Mojokerto dalam memberantas tindak kejahatan jalanan dan menjaga kondusivitas keamanan di Bumi Majapahit.

DPRD Nganjuk Hentikan Total Pembangunan Wisata Watu Lawang, Ini Duduk Perkaranya

Endah membeberkan, DPRD Nganjuk sebenarnya sudah mewanti-wanti agar seluruh pengerjaan fisik di lapangan disetop sementara waktu, namun kini makin ngawur.

Di Sidoarjo, Mendikdasmen Perintahkan Sekolah Harus Perkuat Sains dan Teknologi

Di sisi lain, persoalan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian pemerintah. 

Melihat Tubuh Lewat Seni Lukis dalam Pameran The Imaginary Bodies di ARTOTEL Grand Prima Surabaya

Penikmat seni maupun masyarakat umum bisa menikmati deretan karya ini mulai 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027 mendatang.

Petrokimia Gresik Ungkap Penyebab Pipanya Bocor di Surabaya yang Bikin Heboh

Meski begitu, Petrokimia Gresik bersama pihak terkait kini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut.

Tekan Pengangguran, Disnaker Nganjuk Buka Pelatihan Babershop dan Barista

Kegiatan pelatihan kali ini juga dalam rangka mendukung peringatan Hari Santri 2026. Pelatihan akan berlangsung selama 12 hari ke depan.