Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri
- Penulis : Ariyanto
- | Sabtu, 29 Agu 2026 10:35 WIB
selalu.id - Pengelolaan sampah dan lingkungan di Kabupaten Sidoarjo kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali.
Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kinerja daerah, tetapi juga membawa manfaat fiskal. Pemkab Sidoarjo memperoleh insentif fiskal sebesar Rp1,5 miliar atas capaian dalam pengelolaan sampah dan lingkungan asri.
Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta
Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian kepada Bupati Sidoarjo Subandi dalam acara yang berlangsung di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026).
Ajang tersebut diikuti tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali. Capaian Sidoarjo dalam bidang lingkungan menjadi salah satu bentuk kinerja pemerintah daerah yang mendapat apresiasi dalam forum tersebut.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menilai penghargaan bagi daerah berprestasi memiliki dampak lebih luas dari sekadar pencapaian administratif. Menurutnya, kinerja pemerintahan yang baik berkaitan langsung dengan tingkat kepercayaan masyarakat.
“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito.
Tito juga menyebut predikat daerah berprestasi dapat memberikan dampak terhadap daya tarik investasi dan membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha maupun mitra pembangunan. Insentif fiskal menjadi salah satu manfaat yang diberikan kepada daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik.
Meski demikian, penghargaan tersebut tidak dimaksudkan sebagai tujuan akhir. Daerah yang belum memperoleh apresiasi tetap didorong melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
Bagi Sidoarjo, penghargaan itu sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat hingga pemerintah daerah. Subandi menilai capaian tersebut merupakan hasil keterlibatan berbagai unsur pemerintahan.
Baca Juga: Perketat Pengawasan Miras, Pemkab Sidoarjo Tutup Tiga Tempat Penjualan di KNV
“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan penghargaan pengelolaan sampah dan Kabupaten Asri. Tentunya ini sebagai hasil kerja bersama,” ujar Subandi.
Menurut Subandi, penanganan sampah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa perlu bergerak dalam satu sistem agar persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan.
“Mulai dari Pemda, kecamatan sampai desa bersama-sama bagaimana menangani sampah yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan penghargaan,” katanya.
Selain memperkuat penanganan di tingkat pemerintahan, Subandi menekankan pentingnya perubahan kebiasaan masyarakat. Salah satunya dengan memilah sampah sejak dari rumah berdasarkan jenisnya.
Baca Juga: Harkopnas 79 di Sidoarjo jadi Ajang Konsolidasi Anggota Koperasi
Sampah organik seperti sisa makanan, daun, sayuran, buah, dan ranting pohon dapat diolah. Sementara sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kaleng bisa dimanfaatkan kembali atau didaur ulang. Adapun sampah bahan berbahaya dan beracun (B3), seperti baterai, lampu bekas, serta obat kedaluwarsa, membutuhkan penanganan khusus.
Pemilahan dari sumber tersebut dinilai penting untuk mendukung keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Dengan pemisahan sejak rumah tangga, proses pengolahan sampah di tingkat berikutnya menjadi lebih mudah.
“Kalau masyarakat sudah memilah sampah dari rumah, pengelolaannya akan lebih mudah. Sampah organik dapat langsung diolah, sampah anorganik dapat didaur ulang, sedangkan sampah residu baru dibawa ke tempat pembuangan akhir,” ujar Subandi.
Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga menegaskan bahwa penghargaan bukan semata-mata milik Pemkab Sidoarjo. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang selama ini ikut menjaga kebersihan dan lingkungan di Kabupaten Sidoarjo.
Editor : Redaksi