Senin, 02 Nov 2026 21:23 WIB

Sekuriti Perumahan di Surabaya Tewas Bersimbah Darah: Ada 6 Luka Tusuk, HP Raib

Korban saat ditemukan tewas. (Dok. Istimewa).
Korban saat ditemukan tewas. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Sekuriti perumahan Darmo Satelit, Sukomanunggal, Surabaya, yang ditemukan tewas bersimbah darah, itu diduga kuat dibunuh.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditubuh sekuriti berinisial DK (44), warga Perak, Surabaya, itu ditemukan enam luka tusuk.

Baca Juga: 7 Fakta Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya, Nomor 4 dan 5 Bikin Penasaran

“Lukanya ada di leher sebelah kanan, punggung sebelah kiri, lengan sebelah kiri belakang, sikut sebelah kiri, dada sebelah kanan, dan perut sebelah kiri,” sebut Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Akhyar saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

Akhyar menyebut, saat olah TKP, tidak ditemukan ponsel milik korban. Ada dugaan dibawa oleh terduga pelaku.

Namun, barang-barang lainnya milik korban seperti sepeda motor masih ditemukan di sekitar lokasi.

"Sepeda motornya ada di samping TKP, kuncinya masih nyantol. Penyebabnya kita belum tahu, begitupun motifnya. Modus operandinya juga belum tahu. Kenapa kok hanya handphone korban yang hilang. Ini masih dilakukan penyelidikan," jelasnya.

Saat ini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut dan mencari keberadaan terduga pelaku.

Baca Juga: Polisi Periksa 6 Saksi dalam Kasus Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya

"CCTV-nya nggak ada. Karena gedung itu sudah lama mangkrak sekitar 5-6 tahunan mangkrak. Belum terdeteksi pelakunya," kata mantan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya itu.

Sekuriti itu ditemukan tewas di pos penjagaan Perumahan Darmo Satelit I, Sukomanunggal, Surabaya, Senin (11/5/2026) pagi.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak dengan luka berdarah di beberapa bagian tubuh.

Kusnul, salah satu petugas kebersihan di lokasi, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh sesama sekuriti saat pergantian shift pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Ini Dia Tampang Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Surabaya, Motifnya Bikin Ngelus Dada

“Ditemukan sekitar jam 7 tadi. Yang menemukan itu sesama sekuriti. Jadi waktu mau tukar shift pagi, kok lampunya belum dimatikan. Pas masuk ke pos, korban sudah tergeletak,” ungkapnya.

Menurut Kusnul, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah memiliki masalah dengan warga sekitar selama bekerja sebagai petugas keamanan.

“Sudah empat tahun jadi sekuriti. Orangnya baik, sopan. Kalau shift siang sering kasih makan anak-anak kebersihan. Dievakuasi jam 10 tadi,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.