Jumat, 18 Sep 2026 13:11 WIB

Sekuriti Perumahan di Surabaya Tewas Bersimbah Darah: Ada 6 Luka Tusuk, HP Raib

Korban saat ditemukan tewas. (Dok. Istimewa).
Korban saat ditemukan tewas. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Sekuriti perumahan Darmo Satelit, Sukomanunggal, Surabaya, yang ditemukan tewas bersimbah darah, itu diduga kuat dibunuh.

Saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditubuh sekuriti berinisial DK (44), warga Perak, Surabaya, itu ditemukan enam luka tusuk.

Baca Juga: 7 Fakta Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya, Nomor 4 dan 5 Bikin Penasaran

“Lukanya ada di leher sebelah kanan, punggung sebelah kiri, lengan sebelah kiri belakang, sikut sebelah kiri, dada sebelah kanan, dan perut sebelah kiri,” sebut Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Akhyar saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).

Akhyar menyebut, saat olah TKP, tidak ditemukan ponsel milik korban. Ada dugaan dibawa oleh terduga pelaku.

Namun, barang-barang lainnya milik korban seperti sepeda motor masih ditemukan di sekitar lokasi.

"Sepeda motornya ada di samping TKP, kuncinya masih nyantol. Penyebabnya kita belum tahu, begitupun motifnya. Modus operandinya juga belum tahu. Kenapa kok hanya handphone korban yang hilang. Ini masih dilakukan penyelidikan," jelasnya.

Saat ini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut dan mencari keberadaan terduga pelaku.

Baca Juga: Polisi Periksa 6 Saksi dalam Kasus Pembunuhan Janda Jombang di Surabaya

"CCTV-nya nggak ada. Karena gedung itu sudah lama mangkrak sekitar 5-6 tahunan mangkrak. Belum terdeteksi pelakunya," kata mantan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya itu.

Sekuriti itu ditemukan tewas di pos penjagaan Perumahan Darmo Satelit I, Sukomanunggal, Surabaya, Senin (11/5/2026) pagi.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak dengan luka berdarah di beberapa bagian tubuh.

Kusnul, salah satu petugas kebersihan di lokasi, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh sesama sekuriti saat pergantian shift pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Ini Dia Tampang Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Surabaya, Motifnya Bikin Ngelus Dada

“Ditemukan sekitar jam 7 tadi. Yang menemukan itu sesama sekuriti. Jadi waktu mau tukar shift pagi, kok lampunya belum dimatikan. Pas masuk ke pos, korban sudah tergeletak,” ungkapnya.

Menurut Kusnul, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah memiliki masalah dengan warga sekitar selama bekerja sebagai petugas keamanan.

“Sudah empat tahun jadi sekuriti. Orangnya baik, sopan. Kalau shift siang sering kasih makan anak-anak kebersihan. Dievakuasi jam 10 tadi,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gandeng Duta Pancasila, Pemkab Mojokerto Perkuat Edukasi Cukai dan Perang Lawan Rokok Ilegal

Melalui Satuan Polisi Pamong Praja, Pemkab menggelar sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai khusus untuk Duta Pancasila atau Purna Paskibraka

Man City Bantai Norwich 5-0, Lolos ke Babak 4 Carabao Cup

Nama yang paling mencuri perhatian adalah Floyd Samba. Striker 17 tahun itu menjalani laga debutnya bersama tim utama dan langsung menutupnya dengan 2 gol.

Juventus Bangkit, Hajar NEC Nijmegen 5-0 di Pembuka Liga Europa

Kelima gol Juve dicetak oleh 5 pemain berbeda.

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.