Minggu, 06 Sep 2026 09:08 WIB

Hindari Jalan Yos Sudarso Surabaya, Ada Demo Seniman Jalan Macet

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Mei 2026 11:57 WIB
Aksi unjuk rasa seniman di Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Aksi unjuk rasa seniman di Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Ratusan seniman dan pegiat budaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Kesenian Surabaya (DKS), kawasan Balai Pemuda kota setempat, Senin (11/5/2026).

Imbas aksi tersebut membuat arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso sempat tersendat dan merayap.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Pantauan selalu.id, massa mulai berkumpul sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka membawa poster, spanduk, serta bergantian menyampaikan orasi di depan gedung DKS. Kemudian mereka pindah menuju depan Balai Kota Surabaya.

Kepadatan kendaraan terjadi karena sebagian badan jalan dipadati peserta aksi dan pengguna jalan yang melambat untuk melihat jalannya demonstrasi.

Koordinator aksi, Taufik Monyong, mengatakan demonstrasi ini merupakan bentuk solidaritas publik kesenian terhadap situasi yang sedang dihadapi Dewan Kesenian Surabaya.

Massa menolak upaya pengosongan ruang sekretariat dan Galeri DKS di kawasan Balai Pemuda.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

“Publik kesenian, pegiat budaya, seniman, akademisi, mahasiswa, hingga warga Kota Surabaya turun karena peduli terhadap nasib Dewan Kesenian Surabaya,” ungkapnya.

Menurut Taufik, persoalan yang terjadi bukan sekadar soal gedung, melainkan menyangkut ruang sejarah dan perkembangan kebudayaan Kota Surabaya.

“Aksi ini penegasan sikap moral bahwa ruang kesenian bukan hanya bangunan, tetapi ruang ingatan kolektif dan tempat tumbuhnya peradaban kota,” katanya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Taufik menegaskan, Dewan Kesenian Surabaya bersama Balai Pemuda telah menjadi bagian penting perjalanan sejarah kota sejak 1971.

Dari tempat itu lahir banyak seniman, musisi, sastrawan, hingga pekerja budaya yang memberi warna bagi Surabaya.

Karena itu, massa menilai langkah pengosongan ruang sekretariat dan galeri DKS melalui kebijakan administratif dianggap melukai sejarah kebudayaan kota.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.