Hantavirus Mulai Diwaspadai di Surabaya, Masyarakat Diminta jaga Kondisi Tubuh
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 11 Mei 2026 09:06 WIB
selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus.
Meskipun hingga saat ini, belum ditemukan kasus yang terkonfirmasi positif.
Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba
Kepala Dinkes Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, mengatakan hantavirus bukan penyakit baru karena sudah lama dikenal di dunia medis.
Virus ini, diketahui menular melalui tikus dan kasusnya cenderung sporadis.
“Hantavirus ini sebenarnya bukan penyakit baru. Sudah lama ada dan penularannya dari tikus. Sampai sekarang di Surabaya juga belum ada kasus yang terbukti positif,” jelas dr. Billy, Senin (11/5/2026).
Ia mengatakan gejala hantavirus kerap menyerupai flu biasa atau common cold. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh.
Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah mengaktifkan kembali pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk transportasi publik seperti bandara, pelabuhan, dan jalur transportasi darat menggunakan alat pemindai suhu elektronik.
Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya
“Kalau ada yang terdeteksi suhu tubuhnya di atas normal, tentu harus segera dipantau atau dilakukan langkah pengawasan lebih lanjut,” kata dr Billy.
Selain itu, warga diimbau menerapkan kebiasaan hidup sehat seperti menjaga pola makan, cukup istirahat, berolahraga, serta menggunakan masker saat berada di ruang tertutup atau keramaian.
Dinkes Surabaya juga masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat terkait mekanisme skrining hantavirus.
Kementerian Kesehatan disebut tengah meminta panduan resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam
“Kami masih menunggu guidance dari kementerian kesehatan terkait screening. Namun kami tetap berkoordinasi dan menyiapkan langkah antisipasi,” ujarnya.
Bagi warga yang akan bepergian ke luar negeri, Dinkes mengingatkan pentingnya melengkapi vaksinasi seperti meningitis, influenza, dan pneumonia sebagai perlindungan tambahan.
“Untuk warga yang bepergian ke luar negeri, vaksinnya harus dilengkapi. Itu penting sebagai perlindungan,” tandas dr Billy.
Editor : Zein Muhammad