Rabu, 12 Agu 2026 00:11 WIB

Pasca Kasus Penganiayaan Istri dan Pembunuhan Mertua di Mojokerto, Begini Nasib Tiga Anak Pelaku  

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata saat berbincang dengan anak perempuan korban.
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata saat berbincang dengan anak perempuan korban.

selalu.id - Tiga anak Satuan dan istrinya Sri Wahyuni kini tinggal bersama pakde atau kakak istri pelaku dirumah neneknya yang meninggal dunia yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Ketiganya mendapatkan pendampingan trauma healing dari Polres Mojokerto imbas peristiwa yang terjadi kemarin sehingga nenek mereka meninggal dunia.

Baca Juga: Mencekam! Kelompok Perguruan Silat Bikin Onar hingga Bentrok dengan Warga Mojokerto

Ketiga anak itu terdiri dari remaja kelas 2 SMP putra pertama Sri Wahyuni atau Yuni (35), F (15) anak pertama Satuan dan balita usia 3,5 tahun anak dari Yuni dengan Satuan.

Satuan dan Sri Wahyuni menikah di tahun 2020 dengan status duda dan janda. Mereka menikah sudah memiliki anak masing-masing satu. Dalam pernikahannya keduanya dianugerahi satu anak yakni B.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, ketiga anak tersebut kini sudah ada pengampunya yakni keluarga besar dari korban.

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

"Kalau anak yang pertama ini sudah ada pengampunya masing-masing. Ada keluarga besar dan sebagainya. Namun, kalau ada kendala lanjutan dalam hal sekolah, akses dan sebagainya. Saat ini kepada lingkungan supaya tidak ada terjadi framing, dikucilkan atau bahkan bikin cuek atau sebaliknya ada yang simpatik," kata Andi, Jumat (8/5/2026) malam.

Ia menambahkan, semua pihak fokus ke trauma healing dan masa depan tiga anak tersebut. "Ayo semua sama-sama fokus di situ untuk masa depannya mereka. Jadi kepentingan anak menjadi prioritas dari proses penyelesaian atas peristiwa itu," jelasnya.

Baca Juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

Menurut mantan Kapolres Batu ini, hasil dari pertemuan sebentar dengan tiga anak tersebut memang ada trauma yang dirasakan.

"Secara fisik tadi untuk yang 15 tahun saudari F itu dia tertekan banyak namun masih dalam tataran bisa berkomunikasi. Tapi kalau proses kehilangan itu ya karena waktunya juga masih berkurang. Untuk yang anak kandung dari tersangka dua laki-laki yang belasan tahun dengan yang tiga tahun, yang tiga ini masih terlalu dini untuk mengetahui tentang apa yang terjadi. Sehingga saya tadi lebih melihat mereka harus lebih banyak diberikan penjelasan dengan pokok komunikasi yang tepat," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Penanganan Banjir di Surabaya Masih Setengah Hati, DPRD Bongkar Penyebabnya

Pansus Banjir DPRD Surabaya pun mendorong agar normalisasi saluran menjadi pekerjaan rutin yang wajib dianggarkan, minimal setiap tiga tahun.

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Polisi mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali korban, bisa segera melapor ke pihak kepolisian.